jika aku membayangkan menjadi Tirto.id yang getol pada urusan survei persurveian, atas dasar pengalaman aku berani katakan bahwa dari 6 orang yang kutanya, 6-6nya setuju kalau “basa-basi itu menguras tenaga”

seen from Mexico
seen from Singapore

seen from United States
seen from Netherlands
seen from Australia
seen from Bangladesh
seen from Kazakhstan
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from China

seen from Kenya
seen from Azerbaijan

seen from Poland
seen from China
seen from Mali

seen from Malaysia
seen from Australia
seen from China

seen from South Africa
seen from Switzerland
jika aku membayangkan menjadi Tirto.id yang getol pada urusan survei persurveian, atas dasar pengalaman aku berani katakan bahwa dari 6 orang yang kutanya, 6-6nya setuju kalau “basa-basi itu menguras tenaga”

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
PEREMPUAN DI TITIK NOL KM JOGJA
Aku sebut Jogja ya karna beli dan bacanya di Jogja. Awal saya bertmu buku ini pun hasil rekomendasi si teman saya ituhh. Dia niat mau kasih pinjem ini, tapi setelah diceknya ternyata hilang entah ada orang pinjam tak belum dikembaliin, atau ketlingsut dadi bungkus tempe. Fak og, buku yang dibeli pake uang itu kalau hilang emang pasti nyesek rasanya, saya sih kehilangan buku baru buku Big Boss waktu zaman SMA, dan itu syedih juga, gak kebayang kalau yang hilang iyu novel, atau semacemnya. Semoga suatu saat mbalik, seperti sebuah pepatah Equador: sesuatu yang dicari terkadang malah tidak ketemu, sedangkan yang tidak dicari apalagi, jelas makin gak ketemu! Ngising wae...
Oke, buku ini tadinya gak mau aku beli, tapi kebacut baca bagian awalnya bbrp lembar, trus dpt kabar buku tmn ku hilang, yowes, mau gimana lagi kukuras duit jajan buat buku setebal kuku jenthik ini. Gak rugi! Karena kenapa? Alam semesta nih kayaknya lagi dalam posisi yang unik, karena akhir2 ini saya atau aku lagi dipertemukan dengan hal2 yang berbau feminisme. Jadi, waktu itu ketika buka timeline, kesasar kesitu, buka youtube kebawa kesitu, lagi obrolan masuk situ lagi, trus sampe jadi kepikiran. Mungkin ini cara kerjanya alam semesta cafe, halah..
Awalnya ini aku kira buku tentang cinta anak muda yang klise2 gitu. Ternyata enggak, jauh dari bayang2 happy ending. Mengambil lokasi di Mesir yang kuat sama budaya patriarkinya, ada seorang perempuan bernama Firdaus yang sebagai tokoh utama sudah mengalami banyak kungkungan dan kekerasan sejak dini. Dari buku ini kita akan tahu sebuah perjuangan wanita Mesir yang berusaha untuk mendapat hak2 yg belum tercapai. Saking pedasnya isi buku ini, aku sendiri terbawa untuk membayangkan jika diposisinya, ngeri sekali. Minggu lalu cukup sehari buat aku selesaikan buku ini. Karena memang dari segi cerita selalu memancing rasa ingin tahu.
Aku jadi ingat sama ibuku, ketika aku putar lagu yg dinyanyikan wsatcc tentang wanita dijajah pria sejak dulu..., ibuku ikut nyanti itu keras2 lalu sering bilang ke bapak, tuh pak, wanita selalu dijajah pria. Dari situ aku berpikir juga kalau ternyata ibuku memendam rasa juga dan meluapkannya lewat musik yang ia dengar. Musik memang salah satu strategi yang unik. Yah, begitulah intinya..