Menyiasati anggaran biaya liburan ke Maladewa (1)
Pemandangan hamparan pasir putih dengan gradasi laut biru bakal langsung menyambutmu saat singgah di Maladewa. Matahari yang bersinar sepanjang hari seolah membuat tempat ini menjadi lokasi liburan musim panas yang ideal, baik untuk sekadar berjemur maupun melakukan aktivitas di laut.
Maladewa, mungkin sebagian dari kamu masih banyak yang tidak berani mimpi bisa menikmati liburan di sana. Konon, liburan di Maladewa cuma bisa dirasakan oleh orang berduit. Jangan pesimis, dong. Sekarang, liburan di Maladewa juga bisa disiasati biayanya kok. Pesawat? Penginapan? Bisa diatur. Dan yang pasti, kamu bisa liburan di sini tanpa visa sampai 30 hari (kalau masih punya duit).
Maladewa di mana?
Tidak sedikit yang bersungut ketika mendengar nama ‘Maladewa’. Bahkan, ketika menelepon bank untuk urusan kartu kredit, saya harus mengulang beberapa kali nama ‘Maldewa’ hingga akhirnya menggantinya dengan ‘Maldives’ supaya urusan cepat selesai.
Umumnya, orang memang lebih mengenal negara ini dengan Maldives (Maldaif, katanya). Padahal, Maldives dan Maladewa ya sama saja. Maladewa ini negara yang unik. Seperti Indonesia, Maladewa juga negara yang terdiri atas pulau-pulau. Lokasinya tidak jauh dari Sri Lanka dan India karena itu tidak heran kalau penduduk Maladewa mirip dengan penduduk kedua negara tersebut.
Bicara soal bahasa, bahasa di Maladewa ini sedikit unik. Terkadang terdengar seperti bahasa India yang dicampur dengan bahasa Arab. Tapi, jangan khawatir, untuk berkomunikasi mereka bisa menggunakan bahasa Inggris kok, walaupun aksennya terkadang bikin kita mengernyitkan dahi untuk memahami.
Maladewa adalah negara yang penduduknya mayoritas Muslim. Bahkan, saat bertemu dengan penduduk lokal, mereka akan lebih sumringah disapa dengan ‘Assalamualaikum’ alih-alih ‘good morning’ atau ‘good evening’. Karena mayoritas Muslim, Maladewa memberlakukan kebijakan ketat soal alkohol dan cara berpakaian untuk turis yang datang ke negaranya. Soal ini, akan saya bahas lebih detail nanti.
Terbang dari Jakarta ke Malé
Urusan transportasi dari Indonesia, khususnya Jakarta, ke Maladewa memang gampang-gampang susah. Tidak ada pesawat yang terbang langsung dari Jakarta ke Maladewa. Tempat transit tergantung dari maskapai yang kamu gunakan.
Untuk pesawat, sekarang maskapai berbiaya rendah, seperti Air Asia dan Scoot membuka penerbangan ke Maladewa. Jika kamu memilih Air Asia, maka kamu akan transit di Kuala Lumpur, sedangkan jika memilih Scoot, maka kamu akan transit di Singapura. Sebenarnya, kalau kamu mau coba-coba menekan biaya, bisa saja membeli tiket pesawat secara terpisah, misalnya dari Jakarta-Singapura/ Kuala Lumpur, kemudian baru membeli tiket lain dari Singapura/ Kuala Lumpur ke Maladewa.
Tapi, untuk cara ini tidak disarankan karena khawatir akan mempertaruhkan perjalanan selanjutnya kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada penerbangan pertama kamu. Dan kalau dikalkulasi, biaya yang dikeluarkan saat membeli tiket langsung dari Jakarta ke Maladewa dibandingkan dengan membeli tiket terpisah ujung-ujungnya sama saja, bahkan malah lebih murah membeli tiket langsung.
Kalau kamu punya bujet lebih, ada dua maskapai full service yang melayani penerbangan dari Jakarta ke Maladewa, yakni Singapore Airlines dan Srilankan Air. Harga rata-rata PP Jakarta-Maladewa untuk maskapai berbiaya rendah adalah Rp4,2juta, sedangkan maskapai full service harga tiket PP mulai dari Rp5,5juta (Srilankan Air). Nah, supaya bisa dapat tiket murah, coba mulailah berlangganan newsletter setiap maskapai atau rajin-rajin cek travel fair. Niscaya, tiket PP Jakarta-Maladewa bisa di bawah angka Rp4juta.
Berapa lama penerbangan dari Jakarta ke Maladewa?
Seperti yang sudah saya jelaskan, dari Jakarta, semua maskapai harus transit. Waktu itu, saya transit di Singapura. Dari Jakarta ke Singapura penerbangan ditempuh kurang lebih 2 jam. Kemudian, transit 1 jam 55 menit sebelum terbang lagi ke Maladewa. Untuk waktu transit pun berbeda-beda. Lagi-lagi, tergantung setiap maskapai yang dipilih.
Durasi transit mulai dari 2 jam sampai belasan jam. Kalau kamu mau jalan-jalan dulu di Singapura atau Kuala Lumpur, kamu bisa pilih maskapai yang transitnya memakan waktu belasan jam. Pemilihan maskapai ini juga tergantung sama bujet kamu. Berhubung Singapura dan Kuala Lumpur punya bandara yang mumpuni untuk menginap, kamu tidak perlu khawatir kalau memang tidak ada bujet menginap saat harus transit lama di kedua negara itu. Cukup leyeh-leyeh dan istirahat di bandara untuk menunggu penerbangan selanjutnya.
Nah, dari Singapura ke Maladewa penerbangan ditempuh sekitar 4 jam dan pesawat akan tiba di Maladewa malam hari. Perlu dicatat, waktu kedatangan pesawat di Maladewa umumnya pagi atau malam hari. Kalau kamu mau tiba di Maladewa pada pagi hari, artinya kamu harus memilih maskapai yang transitnya lebih dari 10 jam untuk menempuh perjalanan dari tempat transit ke Maladewa pada pagi hari. Sedangkan jika kamu memilih maskapai dengan waktu transit singkat, umumnya pesawat akan tiba pada malam hari di Maladewa.
Buat kamu yang tiba di Maladewa pada malam hari, sangat disarankan untuk membeli hotel satu malam untuk menginap di Hulhumale, pulau di Maladewa yang menjadi lokasi Bandara Internasional Velana (Suasana lounge bandara ada di video). Berbeda dari Singapura dan Kuala Lumpur, Bandara Velana terbilang kecil untuk sekelas bandara internasional dan tidak nyaman sebagai tempat bermalam.
Jadi, kapan baiknya ke Maladewa?
Secara garis besar, cuaca di Maladewa bagus sepanjang tahun. Jadi, kamu bisa ke Maladewaa kapan pun (tergantung ketersediaan dana). Tapi, kalau mau merasakan the real summer vacation, disarankan kamu datang bulan Maret-Juni. Bulan-bulan itu, Maladewa sedang musim panas. Kalau kamu liburan pada bulan tersebut, kamu akan merasakan liburan musim panas yang panas (dalam arti sebenarnya).
Akan tetapi, kamu juga bisa berkunjung ke Maladewa pada musim-musim hujan atau berangin, pada Desember misalnya. Meskipun bulan Desember adalah musim berangin dan sesekali hujan, tapi percayalah kalau kamu tidak akan kehilangan sensasi liburan musim panas karena cuaca berangin di sana tetap saja panas.
Perbedaan waktu di Maladewa dan Jakarta
Ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Maladewa. Sejujurnya, ketika menempuh perjalanan ke Maladewa, saya agak sedikit pusing dengan perbedaan waktu yang ada. Dari Jakarta ke Singapura, perbedaan waktu di sana adalah 1 jam lebih cepat.
Begitu terbang lagi dari Singapura, ada perubahan perbedaan waktu lagi. Antara Maladewa dan Singapura memiliki beda waktu 1 jam. Maladewa 1 jam lebih lambat dari Singapura dan 2 jam lebih lambat dari Jakarta.
Tidak berhenti di situ masalah perbedaan waktu. Saat kamu memilih untuk tinggal di resort tertentu yang dikelola oleh pihak swasta, biasanya ada perbedaan waktu lagi. Begitu kamu bertolak menuju pulau tertentu, biasanya waktu di tempat mereka adalah 1 jam lebih cepat dari waktu di Male.
Berhubung perbedaan waktu ini sangat krusial, kamu harus hati-hati karena akan memengaruhi seluruh aktivitasmu selama liburan di sana.
Postingan berikutnya tentang pilah-pilih penginapan selama liburan di Maladewa. Tunggu kelanjutannya ya =)
















