Listen to me my beloved children. It is the best days of your life to love someone. You should enjoy these days to the fullest. When that time comes. When that time comes, you should not hesitate.
King Machaty

seen from Spain
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Singapore
seen from United Kingdom

seen from France
seen from Lithuania
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Argentina
Listen to me my beloved children. It is the best days of your life to love someone. You should enjoy these days to the fullest. When that time comes. When that time comes, you should not hesitate.
King Machaty

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Skanda Music - Mahati
Skanda Music Name: Mahati Composers: Daniel Lessner & William Richter Album: Skanda
Photo Story...Photo Essay...Documentary
Konten media massa, terutama media cetak & online terdiri dari berita tulis & berita foto. Kalau berita tulis, terbagi dalam ragam hard news (berita aktual), soft news (berita ringan), atau features (berita human interest). Sedangkan berita foto juga ada ragamnya sendiri. Ada foto jurnalistik yang menampilkan peristiwa aktual, ada juga yang disebut photo story ini.
Lalu, apa itu photo story? Foto ini memvisualisasikan cerita atau narasi dari subjek foto. Disajikan dalam rangkaian beberapa foto, bukan foto tunggal. Dari foto pertama hingga terakhir (biasanya 7-12 buah), tergambar sebuah jalan cerita yang ada awal, klimaks, dan penutupnya. Persis seperti membuat cerpen tapi dalam wujud foto. Topik yang biasa dibuat menjadi photo story adalah kehidupan sehari-hari seseorang (daily life).
Biasanya photo story butuh waktu pengerjaan yang lebih lama namun jauh lebih melibatkan jurnalis foto penciptanya. Pasti jurnalis foto tidak dapat membuat photo story dalam sehari saja. Bisa berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan tahunan.
Proses pengerjaan photo story dimulai dengan membuat konsep cerita atau tema besar. Lalu, berikutnya, jurnalis harus mencari subjek foto yang sesuai dengan konsep cerita. Secara personal, jurnalis harus meminta izin dan menanyakan apakah orang tersebut bersedia difoto untuk jangka waktu satu minggu, misalnya. Bila diizinkan, maka jurnalis bisa mulai memotret. Selama memotret, jurnalis tidak lagi berperan sebagai pengamat, tapi juga harus mendekatkan diri dengan subjek. Melakukan wawancara informal, bercengkrama, sampai subjek foto tidak lagi terganggu dengan keberadaan jurnalis. Selain itu, usahakan memotret dengan nuansa yang sama, pencahayaan yang kurang lebih sama. Konsep photo story tidak hanya terbatas pada ceritanya saja, melainkan juga tampilan visual fotonya. Karena melalui tampilan visual foto ini juga, cerita itu dapat lebih mudah dibaca khalayak.
Setelah merasa telah mengahasilkan foto yang baik & memuat susunan cerita yang utuh, jurnalis melanjutkan ke proses pemilihan foto & editing. Foto mana yang diletakkan pada susunan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya sampai foto terakhir. Foto mana yang jadi prolog, klimaks, dan epilog. Proses editing dilakukan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Tidak melakukan editing yang sampai menambahkan atau mengurangi elemen foto. Tidak men-crop sampai makna foto itu berlainan dengan faktanya. Etika jurnalistik tetap harus diterapkan sebagaimana mestinya.
Sampai di sini proses pengerjaan photo story. Hasil karya seperti ini akan membuat jurnalis penciptanya memiliki keterampilan yang lebih dari sekedar teknis fotografi. Kemampuan membangun konsep visual, bersosialisasi, hingga kemasan akhir semuanya dilakukan oleh jurnalis sendiri. Banyak jurnalis foto nasional maupun internasional yang telah membuat karya photo story. Di antaranya, Oscar Motuloh, James Nachtwey, John Stanmeyer, Stephanie Sinclair, dan banyak lagi.
Nah, semoga penjelasan ini bisa membuka sedikit wawasan tentang photo story. Dan selamat menikmati proses yang bagi saya seperti sedang berpetualang ke dunia alien. Keluar dari zona nyaman, namun akan memberi banyak pengetahuan dan pergaulan baru. Ini tantangan menyenangkan, dan kalau sudah lihat hasil karyanya, puas tak akan terkira. Apalagi setelah menyadari, jiwa kita sebagai pembuat karyanya pun bertambah kaya.
Kalau ada hal yang kurang dipahami, silakan bertanya melalui media ini. Atau bisa juga melalui e-mail :[email protected]. Terima kasih.
The Abandoned Chocolate Factory by Sebastian Liste
January 22, 2011. Ana celebrating her sixth birthday. She was born and has grown up inside the abandoned chocolate factory
The Abandoned Chocolate Factory by Sebastian Liste
March 20, 2011. A boy jumps from the abandoned chocolate factory in Salvador de Bahia, Brazil.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
The camera can photograph thought.
Dirk Bogarde
Photography helps people to see.
Camera helps your memory.