"MENGENAL KEUNIKAN BUDAYA DAYAK BULUSU" Sebagai pulau terbesar ketiga, Kalimantan didiami suku Banjar, Melayu dan terutama Dayak. Berbagai studi mengatakan, asal usul bangsa Dayak mirip dengan ras dataran tinggi Yunnan di China Selatan, Formosa Taiwan dan Indochina. Dari sejumlah suku, Dayak Bulusu adalah sub suku dayak yang banyak berdiam di wilayah provinsi Kalimantan Utara. Rumpun Murut ini hidup dan tersebar di wilayah pedalaman. Misalnya di desa Seputuk atau Bebakung di Kabupaten Tana Tidung. Dari 405 sub suku, masing-masing punya adat istiadat dan budaya yang hampir sama. Kendati mirip, itulah kekayaan dan keanekaragaman Indonesia. Bentuknya berupa nilai-nilai kehidupan, tempat tinggal atau rumah bentang yang menggambarkan karakter kerja keras. Berbagai ekspresi melalui kepercayaan/agama, pakaian, tarian, nyanyian, tato, maupun bahasa. Kini sebagian dari kekayaan itu mulai hilang, termasuk bahasa Dayak. Bagaimana perkembangan Suku Dayak Bulusu? Apa saja nilai-nilai kehidupan yang masih dirawat? Bagaimana mempertahankan bahasa agar tidak punah? Bagaimana potret kerukunan antar umat beragama? Apa saja ekspresi pikiran, perasaan, kepercayaan warga? Simak #LiveTalkshow #MerawatKebhinekaan #KatolikanaTV bersama Lukas Ispandriarno Narasumber 1. Dr. B.A. Rukiyanto, SJ. (Dosen Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta) 2. Nova Yanti Dami Yana (Wiraswasta, Tana Tidung, Kaltara) 3. Budi (Wiraswasta, Tana Tidung, Kaltara) Kamis, 28 April 2022 pukul 20.00 WIB LIVE ON radio.katolikana.com bit.ly/AppsKatolikana Youtube.com/Katolikana https://youtu.be/EBj8zDDGPUE https://www.instagram.com/p/Cc5Wi3qrZdN/?igshid=NGJjMDIxMWI=


















