Dear sahabat lendabook, Saya ingat tiga tahun yang lalu saat saya pertama kali memulai Lendabook. Saat itu,Yunus Kuntawi Aji telah memulai gerakan lend-a-book di tumblr nya. Sebuah gerakan dengan misi yang sangat sederhana namun begitu berpengaruh dan menginspirasi: membuat buku terus bermanfaat dan menularkan virus membaca kepada siapa saja. Saat itu saya masih kuliah di tahun terakhir. Saya melihat semangat lend-a-book ada pada jutaan anak muda Indonesia, dan betapa luar biasa impact yang akan terjadi jika jutaan pemuda ini bisa berkumpul dan saling berinteraksi. Saya pun menghubungi Yunus dan berkolaborasi membuat platform untuk mewujudkan mimpi ini. 16 Januari 2012, kami meluncurkan Lendabook versi beta, dan betapa terkejutnya kami di hari pertamanya langsung ada 300 orang yang mendaftar menjadi anggota!. Gerakan ini terus menyebar melalui sosial media, dan makin banyak orang yang saling meminjamkan bukunya dan mendapatkan teman baru. Selama tiga tahun anggota Lendabook terus bertumbuh dan sekarang tercatat 6.380 anggota terdaftar yang berasal dari seluruh Indonesia. Saya pun tak pernah menyangka komunitas Lendabook terus bertumbuh di berbagai kota, mulai dari Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Aceh, hingga Makasar. Ribuan pemuda, kalian semua, berkolaborasi : menularkan virus membaca dan berbagi semangat melalui berbagai kegiatan positif. Terlalu banyak kehebatan yang kalian tunjukkan melalui Lendabook. Aktivitas dan gerakan yang kalian bawa bersama Lendabook selama ini telah menginspirasi banyak orang. Ini bukan pendapat saya, tapi pendapat mereka yang mengakui gerakan kita adalah bagian dari perubahan baru Indonesia. Telkom Indigo mengakui Lendabook sebagai salah satu gerakan inspiratif. Bersama Pandji Pragiwaksono, Coca Cola pun pernah menobatkan kita sebagai salah satu finalis Mengubah Indonesia. Dan di akhir 2013, Lendabook mendapatkan penghargaan World Summit Youth Award 2013, penghargaan internasional untuk pemuda yang menginisiasi gerakan positif menggunakan internet dan sosial media untuk menciptakan perubahan sosial. Ini semua, adalah cerita perubahan yang telah kita ukir bersama. Sebelumnya, kami tidak pernah tahu ada ribuan pemuda di luar sana yang memiliki semangat berbagi yang sama. Teman-teman yang memiliki kecintaan yang sama terhadap buku. Para sahabat yang punya keyakinan yang sama. Bahwa bersama, kita bisa mengubah Indonesia untuk lebih mencintai buku dan membaca.
Lendabook telah mempertemukan kita menjadi teman. Dan saya percaya masih ada jutaan teman kita yang lain di luar sana. Cerita kita masih panjang, dan kami ingin kamu menjadi bagian dari cerita ini. Karena saya tahu kamu telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian dari cerita perubahan ini. Karena kami percaya bahwa kamu punya mimpi yang sama: menyebarkan virus membaca di kalangan anak muda. Saya dan tim Lendabook akan terus memberikan yang terbaik untuk mewujudkan mimpi kita ini. Kini, kami juga ingin membagikan banyak cerita lewat blog, sementara tim engineer kami mengembangkan platform Lendabook menjadi lebih responsif dan lebih baik dari semua sisi.
Sejak awal kami selalu terbuka, dan jangan pernah ragu untuk berinteraksi langsung dengan saya. Saya selalu menantikan saat bisa berkolaborasi dengan teman-teman. Kamu bisa ikut berbagi cerita, menulis di blog yang saat ini sudah live di alamat ini, maupun ikut mengembangkan platform. Bagikan ide, saran, dan cerita apa pun ke email saya, dan saya akan selalu ada di sana. Sebagaimana kalian selalu ada untuk kami. Untuk Indonesia yang lebih cinta membaca. Ahmad Syarif Afandi, Co-Founder Lendabook

















