Untitled
Pada hati yang pernah patah
Berserak hambur puing keluh kesah
Menuang segala derunya resah
Nganga luka kau telan mentah
Pada jiwa jiwa yang dijejali rapuh
Menghalau segala riuh badai meruntuh
Berkawan sendiri arungi muara peluh
Cemaskan tepian segera berlabuh
Cahaya menjadi barang paling mahal
Pengap dinding menampung segala sesal
Semoga kan pekat tak mengenal kekal
Pada pengap dinding harapnya terpental
Jejak sembabnya mengering kaku di pipi
Mengalir deras hanyutkan mimpi mimpi
Di matanya sendu
Di dadanya biru
Di nadinya pilu
Di nafasnya yang berlalu
Lembah kara, 15 Juli 2023














