MALANGTODAY.NET – Ikan Arapaima belakangan ini menjadi perbincangan masyarakat, pasca penemuan ikan tersebut di Sungai Brantas yang berbahaya bagi ekosistem. Pada bulan Juni 2018 kemarin, warga Mojokerto, Jawa Timur dibuat geger dengan penemuan ikan Arapaima Gigas di aliran Sungai Brantas. Sejatinya, ikan yang berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan ini dilarang masuk ke Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014. Tapi selain Arapaima, ada juga beberapa ikan air tawar yang tergolong paling ganas dan mematikan di dunia! Dilansir dari mongabay.co.id, berikut daftar-daftarnya. Baca Juga: 10 Peraturan Perundang-undangan yang Melindungi Fauna di Indonesia Ikan Piranha (Pygopristis denticulata) [caption id="attachment_247040" align="aligncenter" width="1022"] Ikan Piranha (Istimewa)[/caption] As we know, banyak banget fulm-fulm Hollywood yang menceritakan tentang keganasan ikan ini. Yap, nggak cuma di Hollywood, ikan ini juga ganas di dunia nyata. Predator air ini biasanya hidup di aliran sungai di Amerika Selatan. Biasanya mereka selalu berkelompok. Mereka pemakan segala, mulai dari ikan, siput, serangga sampai tanaman-tanaman air yang ada di sungai. Redtail Catfish (Phractocephalus hemioliopterus) [caption id="attachment_247041" align="aligncenter" width="899"] Redtail Catfish (Istimewa)[/caption] Ikan yang sering disebut sebagai RTC atau Lele Ekor Merah ini merupakan salah satu jenis ikan hias predator perpaduan warna merah para ekornya sangatlah kontras, sehingga mudah dideteksi. Semakin terang warna merah di ekornya, semakin panjang umur pula spesies ini. Unik kan? Ikan lele asal amazon tersebut mampu tumbuh hingga ukuran lebih dari 1 meter. Bahkan bisa mencapai 1,8 meter dengan berat 80 kg. Umur Redtail Catfish sendiri, bisa mencapai sekitar 20 tahun. RTC termasuk ikan jenis omnivora alias pemakan segala. Walaupun masuk ke dalam kategori predator fish, ikan ini masih bisa hidup berdampingan dengan ikan sejenis catfish lainnya. Mereka juga tahan banting alias kebal, nggak gampang sakit atau mati. Bahkan penyakin seperti white spot atau panu dan jamur, nggak mempan untuk mematikan mereka! Ohiya, ada sebuah mitos yang berasal dari ikan ini. Menurut mitos India, jika memakan daging RTC yang berwarna hitam itu, maka kita akan mendapat kesialan seumur hidup! Belut Listrik (Electrophorus electricus) [caption id="attachment_247043" align="aligncenter" width="760"] Belut Listrik (Istimewa)[/caption] Belut Listrik merupakan ikan jenis todak yang hidup di perairan Amazon dan lembah Orinoco, Amerika Selatan, atau perairan yang cenderung tenang. Mereka punya senjata khusus yang mematikan, yaitu sengatan listrik sebesar 500 volt. Kekuatan listrik ini bisa membunuh manusia dewasa! Sengatan listrik tersebut muncul dari organ internal khusus yang dimiliki oleh Belut Listrik. Belut ini bisa tumbuh panjang hingga 2,5 meter dan berat 20 kilogram. Untuk ukuran rata-ratanya mencapai 1 meter. Ohiya, ketika mencari mangsa, belut ini mengandalkan tegangan listrik berukuran kecil untuk mendeteksi mangsanya yang ada didepan. Kok nggak mengandalkan mata? Karena mata mereka itu sebenarnya tidak bisa melihat alias buta. Baca Juga: Biadab! Ini Dia Kasus-kasus Penyiksaan Hewan di Indonesia Hiu Banteng (Carcharhinus leucas) [caption id="attachment_247044" align="alignnone" width="650"] Hiu Banteng (Istimewa)[/caption] Hiu ini bukan jenis hiu sungai sejati, tetapi keberadaannya tetap kudu diwaspadai. Hiu Banteng biasanya ditemukan diperairan dangkal, seperti di pinggir pantai. Hewan ini biasanya akan memangsa mamalia darat, ikan, kerang, penyu, dan udang-udangan. Hiu ini bisa dibilang hidup di dua daerah, air laut dan juga air tawar. Jadi jangan heran kalau tiba-tiba ada hiu jenis ini di aliran sungai. Karena dia bisa nembus-nembus kayak motor nyalip waktu lagi macet. Karena bisa nyelip-nyelip sampai ke perairan yang keruh, Hiu Banteng punya kemampuan untuk melihat dalam air keruh. Mereka akan mengandalkan warna di dalam air keruh tersebut. Hiu banteng betina khas berukuran 2,4 m (7,9 kaki) dan beratnya 130 kg (290 lb). Ukuran terbesar mereka tercatat terbesar adalah betina berukuran 4,0 m (13,1 kaki). Sedangkan rata-rata pria 2,25 m (7,4 kaki) dan 95 kg (209 lb). Baca Juga: Satwa Buas Masuk ke Perkampungan, Salah Siapa? Ikan Macan (Pseudoplatystoma fasciatum) [caption id="attachment_247046" align="aligncenter" width="1200"] Ikan Macan (Istimewa)[/caption] Ikan yang hidup di sungai-sungai besar di Afrika ini, tergolong predator ganas. Dari segi fisik, ikan ini mempunyai gigi yang tajam-tajam dan besar. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 90 centimeter. Mereka sering banget berburu secara berkelompok dan memangsa hewan-hewan besar dengan gigi tajam mereka. For Your Information, Ikan Macan ini ternyata tergolong jenis ikan yang nocturnal lho, seperti kelelawar. Mereka akan mencari makan pada malam hari, dan pada siang hari akan melayang di tengah air yang berdekatan dengan benda-benda di dalam perairan. Sehingga ikan ini terlihat seperti kayu.