“Penguasa Hindustan, Shah Jahan, mengalami mahaduka setelah istrinya Mumtaz Mahal meninggal saat melahirkan bayi sungsang di tenda perang. Pada tahun 1632, ia menitahkan penciptaan istana pualam yang dirancang berdasarkan citra tentang surga dalam Al Qur’an sebagai jejak terakhir raga istrinya. Dengan bantuan Isa, arsitek berdarah Persia, ditambah dua puluh dua ribu pekerja dan ratusan gajah, ia berhasil mewujudkan Lambang Keagungan cinta yang diberinya nama: Taj Mahal”
“Berlatar asmara dan perselingkuhan, intrik dan perang saudara, Jahanara, anak Mumtaz Mahal, membabar kisah dibalik penciptaan Taj Mahal. Ia bercerita tentang dirinya yang berusaha kabur dari “suami politik”-nya demi memburu kekasih rahasia yang bersembunyi di balik dinding-dinding Taj Mahal…”
Sekelumit kata yang tertulis di sampul belakang buku karya John Shors yang berjudul asli Beneath a Marble Sky : A Novel of the Taj Mahal. Agak terlambat bacanya, karena buku ini terbit oktober 2006. Tapi masih sangat luar biasa untuk dibaca. Sebuah kisah tentang persembahan abadi dari seorang suami kepada istri yang sangat dicintai. Taj Mahal, bangunan yang mempesona, semempesona kisah cinta di baliknya, dan bukan hanya kisah cinta Shah Jahan dan Arjumand Banu yang membuat kagum, tetapi juga jejak yang ditinggalkannya. Sebuah sejarah bahwa kerajaan Islam pernah berjaya di tanah Hindustan 📚🐪











