Elastomer Bearing Pad pada Jembatan
Seperti yang kita tahu bahwa jembatan memiliki banyak sekali komponen penyusun untuk bisa membuatnya berdiri dengan kokoh. Salah satu komponen penyusun jembatan yang harus ada adalah elastomer bearing pad. Komponen ini berfungsi untuk menahan beban pada jembatan, baik secara vertikal maupun horizontal.
Peran dari elastomer bearing pad dapat Anda rasakan pada saat melintasi jembatan dengan menggunakan mobil, motor, bus, atau kendaraan lainnya. Ketika melintasinya, Anda pasti merasakan getaran atau guncangan pada jembatan. Tenang, getaran dan guncangan tersebut bukan menunjukkan bahwa jembatan akan rubuh, tapi menunjukkan bahwa elastomer bearing pad pada jembatan sedang bekerja.
Komponen ini membuat struktur jembatan memiliki elastisitas yang berfungsi untuk menyerap beban gaya yang terjadi pada jembatan maupun substruktur jembatan untuk dikirim ke struktur jembatan. Oleh karena itu, beban gaya pada jembatan tidak akan bertumpu pada satu titik saja.
Elastomer bearing pad pada jembatan bekerja dengan cara mengakomodir pergerakan dan rotasi yang dialami oleh struktur jembatan dengan cara melakukan peregangan dan perubahan bentuk dari beban gaya menjadi energi panas. Dengan begitu rasanya tidak aneh apabila terasa guncangan atau getaran pada saat melintasi jembatan, semua ini karena elastisitas dari karet elastomer jembatan.
Jenis elastomer bearing pad pada jembatan
Elastomer bearing pad pada jembatan memiliki beragam jenis dan spesifikasi yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya.
1. Elastomer bearing pad polos
Elastomer bearing pad jenis ini dibuat dari karet alam. Cara pembuatannya cukup mudah, yakni karet alam dituang ke dalam cetakan berupa lembaran persegi panjang untuk dilakukan pencetakan dan vulkanisasi. Kemudian, karet tersebut dipotong lembaran sesuai dengan ukuran standar yang sudah ditetapkan.
Yang perlu diperhatikan adalah proses pemotongan tidak boleh menimbulkan panas dan ukuran harus sesuai dengan standar. Hasil pemotongannya pun harus memiliki ketebalan yang sama. Apabila menggunakan plat baja maka harus dipastikan bahwa pelat baja memiliki anti karat.
2. Elastomer bearing pad dengan pelat penguat baja
Cara pembuatan elastomer bearing pada dengan pelat penguat baja dilakukan dengan memasukan kompon karet di atas pelat baja yang terdapat pada cetakan. Selanjutnya, dilakukan vulkanisasi secara merata dengan menggunakan pemanasan dan tekanan.
Cetakan elastomer bearing pad pada jembatan harus mudah dibuka dan ditutup supaya bisa dibersihkan secara berkala dengan menggunakan minyak atau gemuk. Pada jenis ini, pelat baja yang digunakan harus memiliki ketebalan selimut minimum 3 mm dan tidak tajam atau kasar.
Kemudian pada saat proses vulkansir, pelat baja yang terbuka harus dilindungi dengan karet. Hal tersebut dilakukan agar pelat karet tidak terpisah dengan pelat penguat baja yang digunakan.
3. Elastomer bearing pad dengan pelat serat gelas
Pada dasarnya, pembuatan elastomer bearing pad jenis ini sama dengan kedua cara di atas. Yang perlu diperhatikan adalah proses pemotongan pelat yang harus mengutamakan ketelitian. Elastomer bearing pad dengan pelat serat gelas harus dipotong rapi dan tidak menimbulkan pemisahan pelat dengan elastomer. Pelat juga harus bebas dari berbagai lipatan dan lekukan, serta sejajar dengan permukaan atas dan bawah.
Nah, itulah tiga jenis elastomer bearing pad pada jembatan yang memiliki karakteristik masing-masing. Jadi, jangan sampai Anda salah memilih jenis elastomer bearing pad untuk pembangunan jembatan karena masing-masing desain jembatan memiliki kebutuhan yang berbeda.
Tipe-tipe elastomer bearing pad pada jembatan
Selain memiliki berbagai jenis, elastomer bearing pad juga memiliki berbagai tipe. Tipe-tipe komponen ini memiliki kegunaan dan fungsinya masing-masing. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.
1. Pot bearings
Elastomer bearing pad jenis ini sangat direkomendasikan untuk digunakan pada jembatan yang memiliki ruang terbatas. Instalasi alat ini pun cenderung mudah sehingga tidak akan merepotkan pemasangnya. Meskipun terlihat mudah, tapi alat ini memiliki kinerja yang baik dan tentu saja dapat meningkatkan elastisitas jembatan.
Tipe ini sangat cocok untuk digunakan pada struktur jembatan yang memiliki kelengkungan dan kemiringan yang membutuhkan kontrol arah serta rotasi. Alat ini dirancang khusus untuk mengakomodasi beban vertikal yang besar karena adanya sistem piston dan bantalan karet.
2. Laminated elastomeric bridge bearings
Ini merupakan tipe elastomer bearing pad pada jembatan yang memiliki lapisan pelat baja sebagai penguat dari alat tersebut. Biasanya, pelat baja yang digunakan berbentuk seperti bantalan yang dapat menampung pergerakan akibat perubahan bentuk dan rotasi dari jembatan.
Laminated elastomeric bridge bearings dirancang untuk mengatasi struktur jembatan yang banyak mengalami masalah, seperti gerakan struktur, longitudinal, transversal, serta rotasi dengan frekuensi yang sering. Alat ini bekerja dengan cara melakukan isolasi getaran terhadap masalah yang terjadi.
3. Base isolation bearing
Base isolation bearing merupakan tipe elastomer bearing pad yang memiliki desain cukup mutakhir dan modern. Tipe ini dibuat untuk mengatasi berbagai masalah pada jembatan, seperti perbedaan temperatur internal dan eksternal, ukuran bentang bangunan yang besar, dan masalah pemanasan global yang menyebabkan pemuaian struktur bangunan jembatan.
Yang membedakan elastomer bearing pad tipe ini dengan yang lainnya adalah adanya tambahan karet sintesis (neoprene) dan rangkaian baja, seperti stainless steel dan teflon. Kombinasi dari dua bahan tersebut memungkinkan elastomer bearing pad untuk menopang bangunan terhadap beban geser yang terjadi karena gempa bumi.
4. Lead rubber bearings
Kelebihan dari tipe ini adalah kekuatannya dalam meredam getaran atau guncangan yang sangat besar karena terbentuk dari satu atau lebih silinder yang ditengahnya diberi inti bantalan karet. Selain itu, alat ini juga mampu untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi aibat bencana alam, seperti gempa bumi, gelombang pasang, atau banjir.
Itulah beberapa tipe elastomer bearing pad pada jembatan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing tipe dan jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jadi, tinggal bagaimana Anda menyesuaikannya dengan kebutuhan. Jangan sampai Anda salah dalam memiliki tipe atau jenis elastomer bearing pad karena kesalahan sedikit saja dapat membuat jembatan menjadi tidak berfungsi dengan maksimal.
Sebaiknya, lakukan konsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu sebelum memilih jenis dan tipe elastomer bearing pad pada jembatan yang akan digunakan. Pilihlah komponen yang memiliki kualitas baik sehingga jembatan yang akan dibangun pun dapat berdiri dengan kokoh dan berfungsi secara maksimal.
Ada banyak manfaat dari elastomer bearing pad pada jembatan. Tanpa adanya komponen ini maka jembatan akan menjadi rapuh dan mudah runtuh apabila beban bertumpu pada satu titik. Komponen ini pun harganya relatif murah, jadi jangan sampai Anda tidak menggunakan komponen ini dalam pembangunan jembatan dengan alasan efisiensi dana.
Tidak hanya harganya yang relatif murah, daya tahan komponen ini pun terhitung cukup lama, yakni sampai 100 tahun jika dilakukan perawatan. Yuk, bangun jembatan yang aman dan cantik dengan memaksimalkan penggunaan elastomer bearing pad pada jembatan!












