NAMPAR DIRI SENDIRI . . . Pada hakikatnya, salah satu cara terbaik mengevaluasi diri bukan membandingkannya dengan pencapaian orang lain tapi dengan pencapaian diri sendiri. Setelah sekian waktu, saya baru menyadari makna seutuhnya dari kalimat diatas. Jadi ceritanya, setiap saya down atau merasa sedang dalam kondisi hati yang tidak 'fit' (jiaah) saya selalu membuka memori - memori lama. Biasanya saya akan segera melemparkan diri ke kenangan jaman SMP atau SMA. Jaman yang saya nobatkan sebagai jaman paling idealis dalam hidup(><). Saya kemudian akan membuka si kotak pandora (sebut saja begitu padahal aslinya adalah kontainer kecil warna merah) yang menyimpan banyak tulisan, catatan harian, surat, foto, gantungan kunci dan berbagai aksesoris lainnya yang didapat ketika masa itu. Bayangkan, hanya dengan melihat sebuah gantungan kunci langsung sukses membuat saya berlinangan air mata (wkwk, si melan emang). Apalagi pas banget ketika saya sedang kehilangan semangat dan kemudian membuka 'koleksi catatan harian' dari kelas satu SMP sampai kelas tiga SMA maka lengkap sudah ke-mellow-annya. Tapi walaupun dilengkapi suasana mellow dan sendu cara tersebut terbukti selalu ampuh membuat saya kembali menyelami diri. Melihat bagaimana dulunya seorang khaira bertahan hidup (tragiss amat pilihan katanya), membuat pilihan, mencoba berbaur dan menerima kehadiran orang lain bahkan mampu menghadirkan kembali rasa terpendam tentang mengejar mimpi serta keinginan agar selalu jadi lebih baik tetap menyala. Istilahnya dengan mereview kembali perjalanan hidup akan membuat kita lebih mudah membuat perbandingan-perbandingan untuk diri sendiri. Tak melulu harus membandingkan dengan kehidupan orang lain. Dengan mereview kembali sejauh apa kita sudah melangkah, melihat seberapa pengorbanan yang telah kita lakukan, menilai seberapa cukup usaha yang dilakukan biasanya akan menimbulkan rasa syukur dan keinginan agar menjadi lebih dari apa yang sekarang kita dapatkan. P.S : foto diatas adalah catatan harian modern (baca:blog) yg sudah lama tak aktif dan dengan cara ini saya tahu bahwa ternyata ditampar diri sendiri lebih menyakitkan daripada ditampar orang lain 😯 #inicaraku #intrvrt
Loading...



















