#infoINJO (Budayakan Membaca) . Bagi sebagian orang pertanyaan ini mungkin hanya olok2an penimbul tawa, ada juga yg menjadikan pertanyaan ini sumber motivasi, namun pernahkah terbesit di fikiran kita bahwasannya bagi sebagian orang pertanyaan ini begitu Sensitif? Belajar dr berita yang belum lama ini tersebar luas, di youtube ada sebuah video seseorang yang membuat onar dinikahan mantannya, sampai terjadi tindakan pemukulan dr si keluarga yg punya hajat untuk menghentikan semuanya. Dari video tsb, sedikit memberikan sebuah bukti prihal menikah bukan Hal yang mudah. Rasa cinta, benci, janji-janji, sakit hati, harapan palsu, penghianatan, kisah kelam dsb menandakan bagi sebagian orang Menikah bukanlah sebuah hafalan matematika bahwasannya 1+1 sudah pasti 2. Mudahnya begini, Siapa sih yg di selama hidupnya ga mau menikah? Tapi jalan hidup dan takdir orang kan berbeda-beda, terkadang kita luput menyadari hal itu. Hanya karna ingin mengundang tawa, kita tidak mengindahkan perasaan dan kisah yang dia alami. Bagi sebagian orang menikah adalah hal mudah, tapi bagi sebagian orang yang telah berusaha mencari, berdoa tak pernah henti, namun hingga kini belum ada takdir baik menghampiri, pertanyaan model seperti ini amat menyayat hati. Senada dengan pertanyaan "Kapan Wisuda?", tau kan kasus di Medan? Ada seorang Mahasiswa yg tega membunuh Dosennya sendiri. Entah apa latar belakangnya, itu cukup membuktikan bagi sebagian orang prihal kuliah dan tuntutan Wisuda itu menjadi sesuatu yg membebankan fikirannya. Lagi-lagi, "Siapa sih mahasiswa yg gak mau wisuda?" Ya.. takdir gak bisa kita pukul rata. Bukan, ini bukan sebuah larangan utk bertanya hal ini, namun.. Lebih peka' yah sama perasaan orang lain. Karna setiap manusia punya jalan hidupnya masing-masing yang belum tentu sejalan sama apa yang diinginkannya. Mengerti lah. #instajokam











