Judul: Sirkus Pohon Penulis: @hirataandrea Tebal: 383 Penerbit: @bentangpustaka . . Sobrinudin bin Sobirinudin, panggilanku sendiri adalah Sobri. Bagaimana kelak kemudian hari namaku berubah menjadi Hob adalah bagian dari kisah hidupku yang berliku-liku. Yang di dalamnya terlibat lelaki udik bernama Hanuhi. . Tara yang mencari sosok "pembela" waktu ia sedang bermain di taman pengadilan agama saat menemani ibunya yang diceraikan. Bertahun-tahun ia mencari hampir putus asa, sampai ia bertanya pada setiap orang yang ia temui "kau kah yang membelaku waktu itu?". Spaneng. . . Bahkan pohon delima juga ikut andil dalam novel ini. Bagaimana dia dibenci oleh Hob pemiliknya sendiri, dan dipuja oleh para politisi kampung Ketumbi yang akan mecalon menjadi kepala desa. Karena mereka percaya bahwa pohon delima itu memiliki kekuatan mistis untuk memenangkan pemilihan. Kearifan lokal yang di luar logika. Tapi begitulah orang-orang Ketumbi memiliki jalan pemikiran yang tidak bisa diraba. . . Sudah ciri khas Pak Cik @hirataandrea selalu membawakan dan mengisahkan kehidupan sederhana dengan cara yang jenaka. Hal yang sebenarnya tragedi dijadikan parodi. Tidak berperasaan. . . Secara tersirat setelah baca buku ini, aku menangkap sirkus bukan hanya suatu tempat yang banyak berkumpulnya orang-orang untuk menyaksikan pertujujan, tenda-tenda, biang lala, komedi putar dan gula-gula. Aku menangkap bahwa "Kehidupan Manusia" juga adalah sirkus dengan segala lawakannya yang jenaka. . . Banyak cerita yang disampaikan oleh pak cik yang saling berkaitan, pohon delima, penantian dua musim burung kutilang, penantian puluhan tahun Tara, kisah romansa Hob yang menikahi perempuan yang sangat lambat, hingga ia menemukan seni menunggu dalam hidup. . . Pokoknya asik deh buku ini, cinta, kehidupan, kesetiakawanan, dan keserderhanaan, komplit. Kalo mau pinjam, antri ya gaes, udah banyak yang menunggu. Salam asmara, eh, aksara. . . Untuk menepati janji review pada baginda mimin yang kemaren patah hati, getwellsoon min. Semoga selalu berbahagia @semesta.literasi . . #pecandubuku #indoreads














