Bismillah, izin post semoga tidak menganggu TL teman online sekalian. Setelah 2019 baru tau kalau aku terkena PCOS, dan mulai merubah gaya hidup bareng mas di 2020, terutama saat PPKM, karena jarang keluar, akhirnya lebih sering makan rumahan. Jum'at, 11 Desember 2020 Bada Ashar, katanya waktu mustajab untuk berdoa, juga doa orang shalih insya Allah. Saat melakukan sharing session dengan peserta SPN, kebetulan sedang membahas waktu mustajabnya doa. Disitu, mumpung sebagai pemantik, isenglah bilang ke peserta, "Yuk boleh bantu doa supaya tahun ini aku bisa positif hamil." Se spontan itu, dan di aamiinkan teman-teman peserta SPN. Masya Allah, semoga doa baik kembali pada kalian semua. Setelah dipikir, wah udah lama nggak haid nih, biasanya kalo lama nggak haid, kasih test pack, besoknya haid, yaudahlah coba aja pancing. Itulah pikiran manusia, saking sudah pasrahnya karena memiliki PCOS, ndak kepikiran kalau ternyata hasil setelah test pack adalah garis 2. Terkejutlah! Pas banget setelah test pack dan keluar kamar mandi, Mas pulang, udahlah nggak ada kejutan ala-ala estetik, main kasih aja itu test pack ke suami😅. Bengong dululah dua manusia itu, bersyukur pastinya, dan masih tidak percaya, yang pasti, Allah maha besar dan maha berkuasa. Saking takut salahnya, aku minta suami beli test pack lagi, kata mas, "di apotek adanya dua merk ini, coba ajalah". Qadarullah hasilnya masih dua garis. Allahuakbar, alhamdulillah yaa Allah. Kami masih belum memberitahu siapapun dulu, sampai di 12 Desember 2020, kami pergi ke obgyn terdekat untuk memastikan hal tersebut. Dari hasil usia kandungan lebih muda dari HPHT, sehingga kantung kehamilan belum terlihat, kami kembali pasrah saja dan menghitung hari untuk memerimsakan kembali bulan depan. Akhirnya kami meminta doa dari orangtua, saudara dan teman terdekat. Serta meminta untuk di keep dahulu, karena masih banyak ketidakpastian kedepannya. #CeritaKehamilanTomat #hikuriondiary #diaryhikari #hikarirandy https://www.instagram.com/p/CSgEPaeBxsf/?utm_medium=tumblr









