Sudahlah, tidak ada hari esok, yang ada hanya hari ini dan hari dimana mimpimu terwujudÂ
Benar kah begitu?
Tulisan ini untuk mereka-mereka yang selalu lalai akan tanggung jawabnya sebagai abdi Allah, anak dari orangtua mereka, pembelajar yang menanti-nantikan tugas, dan pencari nafkah yang tidak beranjak dari kasur dan gadgetnya.
Benar kah begitu?
Mungkin kita sedang lelah, sedang futur, sedang tidak bersemangat, sedang lapar (ya makan atuh), tapi jadikanlah itu sebagai masa transisi (hanya sebentar) yang akan membuat kita lebih bangkit dan tegar kedepannya.
Tidak hari esok akan membuat kita bersemangat bahwa fokuslah pada apa yang kita kerjakan sekarang, menuntaskan segala sesuatunya dengan baik, hari ini. Kelak tuntasnya hari ini, dan membaik setiap hari nya, akan membuat kita lupa bahwa mimpi tidak lagi kita harapkan akan terjadi, tapi sudah kita nikmati beberapa hari yang lalu tanpa kita sadari. Dan mimpi yang suatu hari nanti tidak tahu saatnya, akan menjadi mimpi-mimpi yang semakin membesar.















