Retro Minggu Lalu
Ternyata aku bisa melalui minggu lalu. Tidak dengan sempurna seperti yang aku inginkan, tapi bisa dihadapi. Sudah buka WA, mengurangi ke-negatif-an dalam pikir, membaca buku, mulai membaca al-matsurat dan mengerjakan kerjaan, journaling tiap bangun pagi untuk cek keadaan pagi seperti apa Yang masih buruk, ngomongin/komplenin orang, salah ngomong ke atasan dan beberapa orang yang lain, masih banyak khawatir, kesal dan takut dengan orang baru yang akan datang serta project yang ‘hancur’ menurut versiku
Kemarin, ketika bertemu teman, ada percakapan yang aku garis bawahi, lebih tepatnya pertanyaannya, “Apakah kegagalan yang kamu sebut itu tervalidasi oleh orang lain?” Satu teman bilang, nggak terlihat seperti itu. Tapi tetep ada yang salah dengan penerimaan diri, ekspektasi dan effort yang dikeluarkan. Itu belum seiringan.
Mari kita terus coba lewati ini. Terus berupaya ya!











