Lemahnya kita jika sudah berkaitan dengan masalah hati.
Terkadang, kita sangat sulit menerka apalagi memahami kecenderungan maksud perasaan kita sendiri.
Sebab, berdasarkan psikologi cinta:
Jika kamu cinta, namun kamu bingung mengapa kamu mencintainya. Itu dipastikan kamu benar-benar Cinta.
Jika kamu cinta karena dia mencintaimu, itu bukanlah cinta tetapi empati.
Jika kamu cinta karena hartanya, itu bukanlah cinta tetapi tertarik.
Jika kamu cinta karena penampilannya, itu bukanlah cinta tetapi obsesi.
Jika kamu cinta karena kebaikannya, itu bukanlah cinta tetapi kagum.
Dan jika kamu cinta karena pandangan pertama, itu dipengaruhi oleh sesuatu hal yaitu ghairah.
Mencintai makhluk memang serumit itu.
Tapi sadarkah bahwa tanpa melihat rupa, harta, kedudukan, sifat, dll Allah mampu mencintai Hambanya dengan Cinta yang sepenuhnya.
Masihkah kita berpaling dari Cinta-Nya dan memilih untuk terpedaya pada Cinta yang tidak di Ridhoi-Nya? 🥺