30 (+1) Days Song Challenge Day-31
A song that comforts your soul
The Messenger by Linkin Park
Gak terasa ini sudah hari terakhir dari challenge ini. 31 hari terakhir gue selalu menghabiskan hari dan malam-malam gue nyari lagu yang sesuai sama temanya. It was fun even though sempet untuk beberapa hari gue agak gak mood dan malas, tapi akhirnya gue bisa lanjut lagi. Kalau gak salah dari Day-5 sampai Day-11 itu gue ngerasa malas banget dan terbebani banget sama challenge ini. Tapi terus gue mikir kalau gue gak bisa terus-terusan begitu. Gue harus dipaksa untuk bisa terbiasa. Later on gue akan nambahin untuk alasan di postingan yang kelewat dan gak ada ceritanya.
So, this is a song that comforts my soul. Ada ceritanya nih btw. Gue lupa kapan gue beli CD album ini untuk dirumah, rilisnya itu tahun 2010 jadi mungkin sekitaran tahun segitu lah ya. Dulu gue punya teman untuk nge-hype bareng tentang LP yang sekaligus adalah mantan pacar gue di SMA. Waktu itu gue bilang ke dia kalau lagu ini itu liriknya bagus banget dan walaupun ada lagu Waiting for The End, The Catalyst, sama Iridescent di album ini, tapi lagu ini juga gak kalah bagus.
Awal gue masuk kuliah itu tahun 2014 dan di semester-semester awal itu gue jarang berangkat kesana naik kereta, lebih sering naik pesawat. Waktu itu entah tahun berapa tapi gue berangkat ke semarang naik kereta pagi-pagi, naik kereta eksekutif yang berangkat dari stasiun senen. Waktu itu gue sudah mulai pakai spotify, dan gue mendengarkan lagu-lagu LP sepanjang perjalanan. Waktu lagu ini diputar gue refleks fokus ke liriknya. I didn't even feel that much reassurance when I first listened to this song but at that time, I feel like someone is comforting me. Terus gue nangis sepanjang perjalanan.
I guess at that time I already struggled with my life. Harus tinggal sendiri jauh dari keluarga, lingkungan pertemanan gue juga malah membuat gue insecure dan over thinking, mungkin waktu itu gue juga sudah struggle sama urusan akademik dan percintaan gue yang kacau. I mean I was pretty messed up and I feel like I’m not moving forward nor I’m going back, I'm stuck in the middle. Gak ada yang pernah ngomong atau mengingatkan ke gue, “you are loved,” itu sama sekali gak ada. I’m feeling worthless dan merasa gak dibutuhkan dimana-mana. At that time, teman gue juga rata-rata perantau, jadi mereka juga tinggal sendiri seperti gue. Terus gue mikir, ya mungkin ini masalah yang kebanyakan dialami sama perantau kayak gue. Tapi kenapa gue lemah banget? That’s when I know that my mental capacity is not as great as other people. Dari situ gue belajar untuk coba lebih kuat dan kalau memang gue sudah gak kuat, gue akan pulang ke Jakarta untuk recharge, running like a coward but that’s the best thing I’ve done in 5 years living by myself far from my family.
Well then, berakhirlah sudah perjalanan song challenge selama 31 hari ini. Habis ini gue akan mencari challenge seru lainnya yang bisa gue lakukan tiap hari juga.
Sampai ketemu di challenge dan tulisan lainnya!












