🔵"Ceritakan pengalamanmu pertama kali kenal dengan buku nonfiksi?" . . 🧀Pertama kali kenal buku nonfiksi yang bener2 sampe abis itu pas masih mondok di pesantren. Kelas 2 atau 3 SMA gitu, agak2 lupa.hehe Sayangnya lupa judul bukunya apa :') waktu itu minjem bukunya @dtdian . . 🧀Yang paling saya inget dari buku itu adalah kisah cangkir yang bener-bener jadi moodbooster pada saat itu. Mengajarkan betapa ada rasa sakit yang harus dilalui sebelum menikmati hasil dari perjuangan kita. . . 🧀Kisahnya ttg seorang nenek yang ingin membelikan cucunya hadiah sebuah cangkir. Pada saat melihatnya sang nenek memuji cangkir yang begitu indah. Seketika si cangkir berkata :"Tahukah kamu bahwa sebelum menjadi seperti ini, aku hanyalah tanah liat yang tiada nilainya?" Kemudian si cangkir bercerita sambil meneteskan air mata mengenang dirinya yang dulu. . . 🧀"Saat saya menjadi tanah liat, sang pengrajin membawaku ke suatu tempat. Disana saya dilempar berkali-kali sampai badanku sakit semua. Tak cukup disitu, aku bahkan diputar-putar hingga rasanya pusing sekali. Setelahnya, ia membentukku menjadi seutuh cangkir. Aku mengira penderitaan akan cukup sampai disitu, tapi ternyata setelahnya aku dibakar. Rasanya aku sudah tidak ada harapan lagi. Ingin saya marah dan berteriak kepada pengrajin itu yang tega menyiksaku" . . 🧀"Tapi setelah aku terkejut ketika memandangi sebuah cermin. Diriku indah sekali. Rasa sakit yang dulu kurasakan seketika menguap. Dan aku berterimakasih kepada pengrajin yang sudah membentukku seperti ini." . . 🧀Kira-kira seperti itulah gambaran ceritanya yang paling membekas dari buku nonfiksi itu. Sejak saat itu kayanya saya jadi lebih suka baca nonfiksi karena efeknya yg seperti moodbooster. Termasuk kedua buku yang saya foto ini : the power habit & menjadi pribadi yg tangguh. Saya rekomendasikan buku nonfiksi ini untuk kamu baca 😉 . . #Pimtar #CoverBukuKuning #MingguPertama #BookstagramIndonesiaChallenge (at Indonesia) https://www.instagram.com/p/Bzji7ltgvHf/?igshid=6rnoz5wezr6f