See you on top.. :)) #COFRAIZER #IbnuAbbas
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from Germany

seen from Australia
seen from Croatia
seen from Russia
seen from China

seen from United States

seen from France
seen from China
seen from Australia

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany
See you on top.. :)) #COFRAIZER #IbnuAbbas

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Selasa Malam Itu..
Melihat wajah Ust Mu'inuddinillah di twitter tiba-tiba mengingatkanku dengan masa-masa itu. Ya, masa Selasa malam, masa dimana kami harus mengikuti kajian tafsir yang langsung diisi oleh beliau, mudir pondok kami. Tidak hanya penghuni Ibnu Abbas yang bisa mengikuti kajian tersebut, karena aku ingat, pasti di shaff ikhwan ada bapak-bapak atau orang lain yang ikutan nimbrung bertanya.
Aaaaaa sekarang dimana lagi aku bisa mendapatkan kajian tafsir seperti ituuu??? Banyak sebenernya yang aku sesalkan saat itu. Ya, aku tidak mengikutinya dengan sungguh-sungguh. Hanya mencatat sekenanya! Parah -_- Buku tafsirku bahkan lebih penuh dengan coretan-coretan gaje ketimbang arti makna tafsiran surat yang sedang dibahas. Yah kala itu aku memang masih SMP. Apa sih menariknya membahas seputar agama begitu bagi anak SMP :'3
Itu pikiranku dulu. Tapi dulu kalau lihat catatan-catatannya temen yang rajin dan alim-alim gitu rasanya iri juga sih. Kenapa aku ga ngikutin dari awal. Ah, sudah, malah berandai-andai kan jadinya -_-
Dulu di pondok, Selasa malam merupakan salah satu malam yang dinanti-nanti. Masi inget banget dah, Selasa malam pasti makanannya lele. Entah dimasak apa yang jelas pasti lele XD Dan karena malam itu adalah malam yang ditunggu-tunggu, teman-teman banyak yang merelakan untuk makan malam agak malaman dengan alasan pengen cepet-cepet ke masjid untuk ikut kajian tafsir!
Hahahaha entahlaah. Kebetulan masjid kami terletak di asrama ikhwan. Jadi yah mungkin ada sebagian dari kami yang senang dengan selasa malam karena bisa cuci mata juga :P wkwk. Tapi aku enggak keleess -_-
Selasa malam itu kami bisa bertanya apaaaa saja dengan melayangkan selayang surat pertanyaan ke Ustadz Mu'in. Mulai dari celotehan santri/santriwati perihal hal gajelas gitu, curhatan, masalah serius, sampai ada yang ga jelas banget pertanyaannya alias ga bisa dipahami hahaa. Dan itu membuat kami semua tertawa. Tak jarang juga ikhwan akhwat jadi bertengkar karena ngotot-ngototan, dan pasti nanti Ust Mu'in sendiri yang ngelerainya. Terasa sangat dekat kala itu dengan beliau. Sayangnya kami hanya bisa bertemu dengan beliau sepekan dua kali (maksimal). Huft.. padahal kami pun ingin bercengkrama dengan beliau lebih lama lagi.
Tapi karena Selasa malam juga, banyak diantara kami yang kena kasus wkwk. Apalagi kalau bukan karena interaksi dengan lawan jenis. Kebersamaan kek gitu pun di manfaatkan untuk 'bermain'. Ada yang lempar-lemparan kertas lewat sekat. Jadi yang kek ini biasanya rebutan nih buat duduk tepat di samping sekat. Nah, bawah sekat kan bolong tuh, yaudah jadi deh surat demi surat mengalir wkwk XD haha. Padahal sekatnya tu udah ditinggiin setinggi tingginya sampe emang sumprit tinggi banget -_- Trus giliran tafsir selesai dimulai deh kerjaanku sebagai kismul 'amn (keamanan) bareng Rifa Hana Dyah meriksa lokasi akhwat. Yah buka-buka qur'an/buku tafsir gitu kalo aja ada modus qur'annya ketinggalan terus diselipin surat di qur'an itu. Sering aku temukan kertas-kertas aneh berserakan di lantai. Dan isinya, haha bikin ketawa aja. Terus nanti yang kek itu tinggal dah di laporin ke Ustadzah Uswah :3
Hahaha sumprit, kalo sekarang dipikir pikir sumprit gaje banget ya ulanh iseng nakal yang kek itu XD. Trus juga pernah kala itu, seusai kajian tafsir kami anak akhwat tempur, lempar-lemparan kerikil kecil gitulah sampe bikin ukhti Nadya marah-marah ke ikhwannya. Keknya si waktu itu masjid lagi kosong sama sekali ga ada asatidz/ahnya. Nah jadinya mungkin si ikhwan pengen bebas tapi akhwatnya ga peka dan ga kunjung pulang malah masih ngendep di masjid wkwk.
Serius, malam selasa sangat berkesan untukku :')
Pernah sekaliiii seumur hidupku itu aku ngobrol langsung dengan Ustadz Mu'in. Aku ingat waktu itu sehabis tafsir aku dengan temanku Wafdah yang kebetulan lagi nggak shalat langsung menemui Ustadz Mu'in. Wkkwkw, itu memang misi kami berdua. Kami ingin Ust Mu'in meluangkan waktunya dikit untuk anak akhwat. Dan.. jadilah akhirnya kajian tafsir selasa malam ikhwan dan akhwat pun dipisah. Ikhwan hari Selasa dan akhwat hari Rabu. Trus waktu itu kami juga tanya-tanya tentang majalah gizone penerbit Indiva Kreasi yang kebetulan juga beliau yang memilikinya.
Wkwkw aku sama Wafdah nekaaaat. Berani banget gitu, padahal belum ada sebelumnya yang berani ngobrol gitu dengan beliau. Awalnya sih kita malu dan takut tapi ternyata beliau baik. Yah walaupun kelihatannya beliau kalo ngomong itu kek make bahasa Arab terus .-. Otomatis saat pertama kali nyapa 'assalamu'alaikum ustadz' kita di balesnya langsung make Arab, dan kami cuma melongo. Hahaha Waf, ingat nggak kamu waktu itu? Waktu Ustadz Mu'in ngomongnya cepet banget wkwk. Parahnya, saat itu keknya Ustadz Mu'in lagi mau pergi ada urusan. Nah, jadi bisa dikatakan lah aku sama Wafdah mencegat beliau. 'Afwan ya Tadz XD
Yah, lain kali aku akan ceritakan lagi cerita yang lain tentang Selasa malam. Aku berdoa, semoga aku bisa bertemu dan bercengkrama lagi dengan Ust Mu'in esok saat akan masuk ke PTN, saat beliau mengetes hafalanku!
Semoga saja beliau tidak kecewa :")