Hindari Kebodohan Sebelum Berusaha Menjadi Brilian
Charlie Munger, salah satu investor terkaya di dunia, sahabatnya Warren Buffett, pernah ditanya tentang cara dia agar selalu rasional dalam mengambil keputusan.
Salah satu caranya adalah dengan berpikir terbalik--inverted thinking.
Misalnya, waktu perang dunia II, Charlie adalah seorang meteorologis. Tugasnya adalah mastiin agar pesawat bisa lepas landas dan mendarat tanpa gangguan cuaca.
Dia berpikir, kalau saya mau celakain banyak pilot, apa cara yang paling mudah dan efektif?
Saya bisa kirim pesawat ke area yang dingin banget sampe pesawatnya ga bisa berfungsi, atau kirim ke area di mana pesawat akan kehabisan bahan bakar sebelum bisa mendarat.
Dengan cara berpikir inversion seperti itu, Charlie tau dia harus menghindari apa.
Trik ini membantu kita memahami masalah/tujuan karena memaksa kita ngeliat dari perspekif yang berbeda.
Tesisnya adalah "lebih mudah menghindari kebodohan daripada berusaha menjadi brilian." Maksudnya, seringkali apa yang menghalangi kita mencapai tujuan adalah hal-hal simpel dan bodoh.
Misalnya, kamu pengen jadi kaya raya. Dengan inverted thinking, kita bisa nanya, "Apa paling mudah dan efektif untuk jatuh miskin?"
Jajan Gofood tiap hari, maksain cicil rumah dan mobil melebihi kemampuan, bikin banyak kartu kredit, dsb.
Itu kan hal-hal simpel yang seringkali kita remehkan, padahal dampaknya besar buat kesehatan finansial kita.
Jadi, jauh sebelum kita berusaha untuk bikin rencana canggih untuk mencapai tujuan, mulai aja dari menghindari kebodohan. Itu aja udah bisa membawa hasil yang signifikan.
Sekian.

















