Guillermo Amor adalah pemain jebolan dari akademi La Masia, lahir di Benidorm, Spanyol, 4 desember 1967 . Dia bermain sebagai gelandang yang bisa ditempatkan di posisi manapun. debutnya di tim utama dilakukannya pada musim 1988-99 dibawah asuhan Johan Cruyff dimana seperti kita ketahui sebagai era Dream Team nya Barca saat itu. Dengan kemampuan komplit di posisi gelandang amor diplot sebagai pengatur serangan Barca dan sukses merengkuh hampir semua titel pada masa tersebut, jika dideskripsikan posisi Amor saat itu adalah sebagai gelandang tengah . Dia diplot hampir mirip seperti iniesta saat ini. Bermain untuk membuka ruang para pemain depan dan memberi peluang untuk menciptakan gol kemenangan barca. Trophy pertama yang diraih Amor adalah liga spanyol musim 90-91 yang dipertahankan barca dalam 5 tahun berturut. Saat kariernya berseragam biru merah selama 10 musim, Amor yang bermain bersama koeman dan albert ferrer tersebut telah menjalani laga sebanyak 311 kali dengan 47 gol yang dicetaknya sukses membantu menyumbangkan trophy sebanyak 17 kali yaitu 5 La liga, satu piala Eropa, 2 Winner Cup, 2 super eropa ,3 piala Spanyol dan 4 kali piala Super spanyol. Guilleromo Amor sendiri pada saat itu juga menjadi simbol kesuksesan La Masia dalam mengorbitkan bintang baru, dia meyakinkan keraguan publik soal pemain jebolan akademi dan sukses menjadi pemain lokal yang menjadi andalan barca pada waktu tersebut. Debut pertamanya di tim utamanya terjadi saat dia menggantikan maradona di musim yang sama dream team dibentuk, dengan kostum bernomor 18 dia termasuk beruntung mungkin karena seiring kariernya dimulai ia dibantu oleh banyak nama tenar yang sudah lebih dahulu bersinar, peran pentingnya di barca juga berbuah manis ke penampilan apiknya di timnas Spanyol, dia bermain sebanyak 37 kali, dengan 4 gol yang diciptakannya membantu Spanyol berlaga di piala dunia dan kejuaraan Piala Eropa. Diakhir kariernya , Amor bermain di Livingston yang berasal dari liga Skotlandia dimana sebelumnya dia malang melintang di tim seperti Fiorentina dan Villareal. Penasaran dengan gaya bermainnya Amor?. Lihat penampilan Iniesta dimasa sekarang, begitulah Amor bermain di era nya dalam dream team barca saat itu memanjakan legend barca yang menjadi predator gawang lawan barca seperti romario dan hristo Stoichkov.