New ocss, the first is a drahn who's a free citizen, the second is a mystel/viis who works under her
seen from Türkiye

seen from United States
seen from South Korea
seen from United States
seen from United States
seen from Thailand
seen from Brazil

seen from Singapore
seen from Japan

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Canada
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
New ocss, the first is a drahn who's a free citizen, the second is a mystel/viis who works under her

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ari Dina Krestiawan
Conversation Receipt
Medium: Cetak digital di atas gulungan kertas
Deskripsi
Karya ini menampilkan banyak teka-teki kepada para pengunjung. Saat memasuki ruang pamer,pengunjungakan dihadapkan pada ruang kosong serba putih khas galeri tanpa ada satu karyapun yang digantung ataudipasang,juga tanpa performans apapun. Kosong. Pengunjungakan menjumpai pengunjung lain dan tetap disuguhkan kudapan yang biasa ada di pameran seni rupa.
Karya saya menampilkan semua rencana rahasia di balik pameran ini dalam tampilan percakapan di aplikasi WhatsApp. Segala hal yang dilalui oleh para seniman yang terlibat akan tercatat dan terekam. Instant Messenger adalah salah satu bentuk catatan masa kini. Sebuah percakapan bisa didokumentasikan, menjadi bukti nyata,dan bisa dibaca oleh orang lain.
Bio
Ari Dina Krestiawan berkarya dengan melakukan eksperimen dan menjelajahi berbagai medium. Ia tertarik untuk mengangkat suatu hal yang diabaikan atau tidak diperhatikan oleh publik. Pada tahun 2005, ia berkolaborasi dengan seniman-seniman Amerika Selatan di El Despacho,Mexico City. Pada tahun yang sama, sebagai sutradara,ia meraih penghargaan untuk kategoriVideo Musik Terbaik dalam Kompetisi Video Musik Independen Indonesia yang diadakan oleh Institut Kesenian Jakarta. Tahun 2013, ia mengikuti program residensi Galeri Nasional Indonesia. Karya terakhirnya Irresistible Decay - New Order(2015) masuk dalam kompetisi film eksperimental di EXIS (Korea Selatan) dan Experimenta (India). Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai festival seperti OK. Video Festival, Jogja-NETPAC Asian Film Festival, Impakt, Façade Video Festival, Festival Les Instants Video Marseille, dan lainnya.