ANGGREK HITAM (black orchid)
Anggrek hitam adalah salah satu spesies anggrek yang dilindungi di Indonesia karena terancam kepunahan di habitat aslinya. Anggrek hitam yang dalam bahasa latin disebut Coelogyne pandurata merupakan flora identitas (maskot) propinsi Kalimantan Timur. Populasi anggrek hitam (Coelogyne pandurata) di habitat asli (liar) semakin langka dan mengalami penurunan yang cukup drastis karena menyusutnya luas hutan dan perburuan untuk dijual kepada para kolektor anggrek.
Anggrek hitam sebagaimana namanya, mempunyai ciri khas pada bunganya yang memiliki lidah (labellum) berwarna hitam. Anggrek langka ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai “Black Orchid”. Sedangkan di Kalimantan Timur, Anggrek Hitam yang langka ini mempunyai nama lokal “Kersik Luai”.
Habitat asli Anggrek Hitam telah mengalami penurunan dalam jumlah besar. Hal ini disebabkan karena sudah semakin menyusutnya luas hutan di Kalimantan. Sungguh sangat malang jikalau bunga yang secantik ini harus punah seiring berkurangnya hutan di Kalimantan. Untuk menghindari hal buruk tersebut maka pemerintah Indonesia telah membuat undang-undang bahwa bunga Anggrek Hitam adalah termasuk tumbuhan yang dilindungi oleh negara, sebagaimana telah tertuang dalam PP No. 7 Tahun 1999. Bahwa setiap orang dilarang untuk mengambil, menebang, memiliki, merusak dan memperniagakan tumbuh-tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup ataupun mati.
bunga Anggrek Hitam ini memiliki harum yang penuh semerbak. Dan pada umumnya, banyak sekali para pecinta Anggrek yang datang ke cagar alam di Kalimantan pada bulan Maret hingga Juni karena pada saat bulan-bulan tersebutlah bunga Anggrek Hitam sedang bermekaran cantik.
kingdom : plantae (Tumbuhan)
Sub kingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : liliopsida (Berkeping satu/monokotil)
Ordo : asapragales
Famili : orchidecea (Suku anggrek-anggrekan)
Upafamili : epidendroidae
Genus : ceologyne
Spesies : c. pandurata
• Jumlah bunga dalam tiap tandan antara 1 sampai 14 kuntum
• Garis tengah tiap bunga sekitar 10 cm
• Daun kelopak berbentuk lanset, melancip, berwarna hijau muda, panjang sekitar 5-6 cm, lebar 2-3 cm
• Daun mahkota berbentuk lanset melancip berwarna hijau muda bibir menyerupai biola , tengah –tengah nya terdapat 1 alur, pinggirnya mengeriting, berwarna hitam kelam atau coklat tua
• Daun anggrek hitam berbentuk lonjong berwarna hijau dengan panjang berkisar antara 40-50 cm dan lebar 2-10 cm
• Dari keseluruhan bunga tidak dapat menjadi buah
• Mengeluarkan bau semerbak
Habitat Tanaman
Anggrek hitam atau Black Orchids ini tumbuh di tempat teduh. Umumnya jenis anggrek yang menjadi maskot Kalimantan Timur ini, tumbuh di dataran rendah pada pohon-pohon tua, di dekat pantai atau di daerah rawa dataran rendah yang cukup panas dan dekat sungai-sungai di hutan basah.
Anggrek hitam atau yang biasa juga disebut Anggrek Kalimantan ini sangat mudah dijumpai di kawasan Cagar Alam Padang Luway yang merupakan habitat asli jenis flora tersebut. Sebagai tumbuhan epifit, anggrek hitam hidup menempel pada batang kayu atau pohon, disamping beberapa diantaranya tumbuh di lantai hutan pada batang kayu yang telah rebah.
Habitat asli anggrek hitam berada di jantung hutan Kaimantan Tengah yang merupakan salah satu tanaman kebanggaan yang dijadikan maskot untuk provisi tersebut. Biasanya anggrek hitam mekar pada bulan Maret sampai Juni. Meskipun habitat anggrek hitam identik dengan hutan di Pulau Kalimantan, jenis anggrek ini juga tumbuh liar di Sumatera, Semenanjung Malaya dan Mindanao, Pulau Luzon dan Pulau Samar Filipina.
Anggrek hitam bagaikan mutiara hitam yang terpendam dalam kerimbunan hutan. Anggrek ini memiliki bentuk dan warna yang sangat menawan. Anggrek hitam bukanlah anggrek yang memiliki bunga berwarna hitam. Kelopak bunganya berwarna hijau pupus dengan lidah bunga berwarna hitam dengan sedikit garis-garis berwarna hijau dan berbulu. Kelebihan lain yang dimiliki anggrek ini adalah rajin berbunga dengan aroma yang khas, namun harus tumbuh pada habitat yang relatif lembab. Lidah bunga yang berwarna hitam pada Anggrek Hitam merupakan pembawa sifat hitam yang langka, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pembawa sifat warna hitam yang di butuhkan oleh para ahli pemuliaan tanaman untuk menghasilkan silangan baru dengan corak warna bunga yang lebih menarik.
Faktor2 penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anggrek meliputi :
• Cahaya
• Suhu udara
• Kelembaban udara
• Penyiraman
• Pemupukan
• Sirkulasi udara
• Media tanam
• Repotting
• Hama & penyakit
Ekologi dan Syarat Tumbuh
Anggrek hitam merupakan anggrek epifit yang hidupnya menumpang pada tanaman inang. Penyebaran marga tanaman ini adalah Kalimantan dan Sumatera, dengan habitat hidup di pohon-pohon tua dekat sungai di hutan primer (kelembaban relatif tinggi). Tanaman ini tumbuh di dataran rendah maupun daerah pegunungan (dipertocarpt) dengan ketinggian 1.000-1.500 dpl. Kelembaban nisbi (RH) yang diperlukan untuk anggrek berkisar antara 60–85%.
Perbanyakan Tanaman
Anggrek hitam dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif. Perbanyakan secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara memisahkan anakan. Sedangkan perbanyakan secara generatif hanya bisa dilakukan secara laboratories.
a. Pembuatan Media Tanam
Tanaman ini dapat tumbuh di media sabut kelapa, pakis dan serbuk gergaji, namun media yang paling sesuai adalah serbuk gergaji karena menyerupai habitat asli tumbuh tanaman ini. Serbuk gergaji terlebih dahulu direndam dengan air selama ± 24 jam untuk menghilangkan getah yang melekat di serbuk gergaji, kemudian di beri larutan fungisida agar terhindar dari serangan jamur.
b. Pemupukan
Pemupukan diberikan sesuai umur tanaman dan dilakukan 2x dalam satu minggu. Pemupukan sebaiknya dilakukan pagi hari (06.00–07.00) atau sore hari (16.00– 18.00. Bila menggunakan pupuk berbentuk cair, semprotkan ke permukaan bawah daun, batang lalu ke akar. Jenis pupuk untuk anggrek hitam muda, pilih yang banyak mengandung unsur N untuk merangsang pertumbuhan vegetatif. Contohnya : Dekastar 22-8-4 , Vitabloom 30-10-10 atau GandasilD20-15-15. Jenis pupuk untuk anggrek dewasa, untuk merangsang pembungaan, contohnya : Hyponex (biru) : 10-40–15, Gandasil B 6 – 20 – 30 atau Growmore (orange) 6–30–30
Frekwensi penyiraman tergantung umur tanaman dan kelembaban media tanam. Anggrek muda disiram 2x perhari yaitu yaitu pagi hari ( 06.00 – 08.00 ) dan sore hari ( 16.00 – 18.00 ), sedangkan anggrek dewasa cukup disiram sekali sehari pada pagi hari. Penyiraman terbaik dgn cara spray, ditujukan ke media, batang dan daun. Hindari menyiram bunga karena akan menyebabkan cepat rontok. Penyiraman juga dapat menggunakan air bekas cucian beras dan bekas cucian ikan maupun daging Perhatian : kalo daun terlihat layu atau kuning, kemungkinan karena terlalu banyak disiram.
d. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian hama maupun penyakit yang menyerang tanaman anggrek hitam tergantung intensitas serangan. Penggunaan insektisida,herbisida dan fungisida haruslah tepat dosis, tepat waktu dan tepat serangan.
Setiap anggrek hitam dewasa akan menghasilkan anakan baru dimana pseudobulbnya akan mengeluarkan tangkai bunga dengan panjang tangkai bunga 10-90 cm (tergantung kesuburan tanaman anggrek). Kelebihan lain anggrek hitam ini sangat rajin berbunga biasanya dalam sebulan dia akan berbunga 4-5 kali dalam sebulan dengan lama mekar bunga ±7 hari Budidaya anggrek hitam sangatlah mudah dan ramah lingkungan sehingga tidak memerlukan biaya yang tinggi. Dengan budidaya yang tepat tentunya anggrek hitam akan terus mengeluarkan bunga dengan aroma dan warna yang indah.
Kandungan Bunga Anggrek
• Umbi anggrek memiliki kandungan sekitar 50% resin dan gel
• Bahan-bahan protein serta pati sekitar 30%
• Dekstrin 0,13
• Ptozenat
• Sukrosa
• Kalsium
• Logam gaffes
• Minyak atsiri
• Dan zat gizi lainnya
Manfaat Bunga Anggrek
Tidak hanya sebagai symbol, tanaman hias serta bahan campuran makanan. Manfaat bunga anggrek tidak hanya sebatas itu saja, anggrek telah digunakan untuk obat herbal yang mempunyai peranan sangat penting sekali terhadap pengembangan pengobatan dari bahan tumbuhan-tumbuhan.
Vanilli (Vanilla planifolia) adalah anggota suku anggrek-anggrekan. Tumbuhan tersebut dimanfaatkan buahnya sebagai penambah aroma untuk penyedap kue, sebagai pembuatan parfum serta aromterapi. Umbi bawah tanah dari anggrek Orchis Mascula yang telah dijadikan sebagai bubuk yang dijadikan campuran sebagai bumbu masakan. Daun kering anggrek bisa digunakan untuk rum pada minuman di Pulau Reunion.
• Dapat menghentikan pendarahan Rahim, caranya mudah sekali. Cukup hanya mengambil satu sendok the umbi anggrek bubuk, lalu campurkanlah bersama segelas air yang dingin lalu rebuslah. Lalu aduklah sampai rata dan tambahkanlah sedikit gula ke dalamnya. Sesudah mendiidh angkatlah lalu dinginkan. Minum dengan cara yang rutin. Maka pendarahanpun akan segera diatasi. Untuk menghentikan pendarahan internal pada perut.
• Di mesir, minuman berasal dari bubuk bunga anggrek yang dikenal untuk obat herbal sangat bermanfaat sekali untuk penyembuhan penyakit ada musim dingin.
• Sebagai tonik.
• bisa dijadikan sebagai obat anti-diare.