Mengapa Anak Remaja Sekarang Berlebihan Dalam Pacaran? Anak ABG ataupun anak remaja di jaman sekarang ini pergaulannya sangat luas, pola pikirnya pun 180˚ alias hampir berlawanan dibandingkan dengan para orang tua.

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Mexico
seen from United States
seen from Uzbekistan
seen from United States

seen from South Africa
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Luxembourg

seen from Singapore
seen from China
seen from China

seen from Malaysia
seen from India
seen from China
seen from Italy
seen from China

seen from Malaysia

seen from Türkiye
Mengapa Anak Remaja Sekarang Berlebihan Dalam Pacaran? Anak ABG ataupun anak remaja di jaman sekarang ini pergaulannya sangat luas, pola pikirnya pun 180˚ alias hampir berlawanan dibandingkan dengan para orang tua.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
#Ababil episode Sasa
Entah kapan munculnya. Tiba tiba muncul begitu saja. Tak dapat kupungkiri. Perasaan ini.. Tumbuh.. Tumbuh.. Dan tumbuh. Tumbuh semakin besar. Aku tak biasa berpura pura seperti ini. Aku tak bisa menyembunyikan perasaan ini terus menerus. Cinta ini sudah semakin besar. Sampai sampai tak dapat ku kendalikan. Arteriku menari nari. Neuronku terombang ambing. Cinta.. Apakah kau mendengarku? Hey apa kau dengar? ******** “HOAAAAAM” Sasa menutup diary nya lalu beranjak ke tempat tidur. Selimut belang-belang ia rentangkan dan kemudian dibalutkan ke tubuhnya. “Hangaaaaat,” batinnya. Selimut belang-belang kesayangannya selalu menemani ia tidur. Sebelum menutup mata ia berdoa.. “Tuhan, ijinkan aku untuk bertemu dengannya. Aku sangat rindu padanya tuhan. Pertemukanlah kami di suasana yang menyenangkan bagi kami.” ******** “Sa bangun… Udah pagi… Shubuhan sana…” “Iya maaa” *kucekmata* Sasa beranjak dari tempat tidur kemudian ke belakang untuk mengambil wudhu. Lalu ia sholat shubuh. Selesai sholat shubuh ia berdzikir dan kemudian memanjatkan doa. Dalam doanya selalu ada namanya. ******** *ol fb* Sasa: irfaaaan :) Irfan: woi sa haha.gimana kabarmu? Sasa: kabarku cantik, kamu? Irfan: loh kamu berubah jadi cewek? Haha :p Sasa: asemmm, emang selama ini? -_______- Irfan: bercanda sa :p eh gimana kabar tementemen di jogja? Sasa: tementemen yang mana nih? Irfan: ya bangsanya oci, beno, dkk Sasa: oh mereka baik kok, kamu kangen mereka ya? Irfan: iya, aku kangen semuanya sa Sasa: kangen aku juga dong berarti? :p Irfan: ya kangen semua pokoknya haha Sasa: eh btw tu foto profilmu kayak ekspresimu kalo habis nonton :p Irfan: wah itu ekspresiku pas lagi nonton malah hahaha Sasa: wew malah pas lagi nonton toh? Menghayati banget berarti :p Irfan: iya, sampe keringetan gitu nontonnya. Irfan: nonton drama maksudnya :p Sasa: maksudku juga itu Irfan: drama biologi tapi Sasa: -________- ………………………………. ………………………………. Chatting sama irfan emang menyenangkan, walau kadang suka ngeres. Dia tu ngangen-able banget. Sayangnya dia udah gak di jogja. Dia pindah ke bali karena orang tuanya pindah kantor disana. ******* Jadi inget pas pergi ke pameran anjing bareng irfan. Aku yang ngajak tapi dia yang beliin tiketnya, hehe. Jalan berdua ke pameran, kesana kemari, eh tiba tiba ketemu temennya irfan. Sebenernya asik banget punya sahabat cowok, sayangnya kalo jalan bareng berdua kemana-mana terus ketemu temen pasti dikira pacaran -________- “kamu pacarnya irfan?” tanya salah satu temen irfan. “b..b..bukaaaan!!” “bukan bro, dia tu temen deket gue, temen deket oci juga kok” “ah yang bener lo fan? Hahaha” “iyeeee” Setelah muter muter cukup lama, akhirnya irfan memutuskan untuk membeli anjing kecil berbulu putih. “anjing kecil yang cantik ini aku beri nama sasa” “sialan banget lo fan masa nama gue dipake buat nama anjing -_______-“ *bunyi sms* Dari: Oci Gmn ke pameran sama irfan? Pasti mesra bgt. Have fun ya :) Cinta yang rumit.
#Ababil episode Ciki
Entah kenapa akhir-akhir ini icha sering minta foto ke ciki. Untuk apa? Pikir ciki. Icha pun tak mau menjawab. Hingga pada suatu hari setelah pelajaran olahraga icha memberikan sepucuk surat kepada ciki. Setelah dibuka ternyata surat cinta. Dan disitu tertulis nama pengirimnya, ziano fiki andriawan. “Siapa dia cha?” “Dia fiki anak smp 19, dia suka kamu.” “Aku kan ga kenal, masa dia langsung bilang suka?” ******* (di toko souvenir) “Wah tasnya lucu banget!” “Wah kalungnya juga lucu!” “Wah yang ini murah banget!” Ciki mengambil sebuah gelang warna kuning yang simpel dan harganya murah meriah. Ia bermaksud untuk membelinya. “Icha.. Fadina.. Arin.. Mbak Dafin.. Bayar yuuuk!” “Ayoooook!” “Wih gelang kuning.. Buat siapa tuh cik?” “Buat aku sendiri lah cha..” “Ah gak seru..” “Gak seru gimana?” “Ya gak seru, coba sini liat gelangnya.. Bakalan seru lagi kalo gelang ini aku kasih ke fiki, terus bilang kalo gelang ini dari kamu cik..” “Ih jangan itu kan gelang aku cha..” “Biarin pokoknya gelang ini mau aku kasih ke fiki. Lagian harganya murah banget, cuma 500 rupiah doang..” “Huuuuhhh dasar! Yaudah terserah lo deh cha, yang jelas aku gak niatan ngasih gelang ke fiki.” ******** Akhirnya icha ngasih gelang kuning tadi ke fiki, terus bilang kalo itu dari ciki. Fiki langsung kegeeran dikira gelang itu dari ciki beneran. Fiki seneng banget. Fiki langsung ngajak ketemuan si ciki. Karena desakan icha, ciki pun mau. Pas ketemu, mereka canggung gitu. Apalagi ciki, selama ini ciki belom pernah pacaran dan selalu grogi kalau ngobrol sama cowok. Ciki bingung harus memulai pembicaraan darimana. Ciki juga bingung, fiki yang ngajak ketemuan malah pas ketemuan diem aja gak mau memulai pembicaraan. Akhirnya ciki deh yang terpaksa memulai. “Nama kamu siapa?” “Aku fiki lah, emangnya kamu gak tau?” “Emmmmmmm maksudnya nama lengkap kamu.” “Ziano fiki andriawan, kamu?” “Maya saskia kirana.” “Kok bisa dipanggil ciki?” “Saski.. Ciki.. Gak nyambung sih, tau deh ah.” “Hahahaha, oiya kenapa kamu ngasih gelang ini ke aku?” “Emmmmmmmm. (duh ngomong apa nih?)” “Yaudah kalo kamu gamau jawab, gakpapa kok.” Setelah ngobrol lumayan lama akhirnya fiki dan ciki menjadi semakin akrab. Di sekolah, icha selalu merayu ciki agar jadian sama fiki. “Dia aja gak nembak akuuuu!” “Oh jadi kamu mau ditembak cik? Oke.” “(ups salah ngomong deh ciki) Ya gak gitu juga cha, akukan gak suka fiki.” ******* Icha pun ngomong ke fiki kalo ciki minta ditembak. Dan malamnya fiki langsung nembak ciki lewat sms. Ciki bingung, dia bingung dengan perasaannya. (Apa aku terima aja ya? Lagian aku kan belom pernah pacaran. Ah tapi ntar pasti pada ngledekin aku kalo aku punya pacar) Akhirnya….. “Iy4, 4ku m4u jd p4c4r k4mu” “Sriuz?” “Iy4” “Hxhxhx lup# u ciki, 4khirny4 skrg qt pcrn :)” Esok harinya, fiki dan ciki ketemuan. Fiki mau mastiin tentang sms yang tadi malem. Fiki dan ciki pun resmi jadian. Fiki adalah yang pertama bagi ciki, namun ciki yang keempat bagi fiki. ****** Hubungan ciki dan fiki tak bertahan lama, karena ciki sadar bahwa pacaran hanya berdampak buruk pada sekolahnya maka ia memutuskan untuk putus dengan fiki. Cara putusnya pun absurd. Karena ciki gak tega mutusin fiki secara langsung, akhirnya ia menyuruh icha nulis surat pemecatan fiki sebagai pacarnya. Icha awalnya gakmau. Kenapa sih pake putus segala? Tapi akhirnya mau. Fiki pun sedih dan membalas surat itu. “Ciki, kenapa kamu mutusin aku? Padahal kita kan baik baik aja. Aku juga gak selingkuh. Aku sedih banget kamu mutusin aku. BROKEN HEARD, Fiki.” Broken heard? Patah pendengaran? :o