Dia.
Aku dimiliki dia. Seseorang yang dulu pernah takan ku miliki. Dia dulu sebuah gelagak tawaku yang terdengar. Dia adalah sebuah senyuman yang ku singgungkan dengan cacian canda. Dia adalah rindu, sosok bahagia yang sederhana.
Kini, Dia adalah sebuah nama yang terukir dihati. Dia adalah sebuah alasan untuk aku berusaha lebih keras. Dia adalah sebuah nama yang pernah aku pintakan. Dia adalah cerita yang takan pernah berahir. Dan dia adalah alasanku untuk saat ini.
Inspired by Dia.
















