Ingat lagi visimu, kau tau mana urutan satu ~
Randomly, find this song when my heart feel so worries.
Awalnya dengerin lagunya biasa aja, nggak feeling kalau akan jadi repeated song this year. Kirain hanya sebatas lagu-lagu band indie biasa yang liriknya dinarasikan secara puitis.
But not gonna lie, kalau lagu ini cukup realistis dalam kasih afirmasi positif. Lagu yang kasih pemahaman bahwa dunia ini berjalan atas izin-Nya.
Risalah terikatnya
Batin dan raga yang mengunci
Di atas Sang Maha Daya
Semua kendali terambil alih
Dari bait pertama lagu ini, penulis seperti ingin menegaskan bahwa dalam kehidupan ini sudah terdapat rules dan scenario yang telah ditetapkan. Dan Sang Maha Daya itulah yang bertanggung jawab atas segala kehidupan yang terjadi di alam semesta ini.
Semua persoalan, kebahagiaan, kesedihan, dan amarah seakan akan terkunci. Bahkan ketika sudah tak sanggup lagi bertahan, ternyata Dia hadir untuk mengambil alih semua itu.
Jikalau kau keluhkan
Dengung sumbang yang mengganggu
Buka lagi visimu
Kau tahu mana urutan satu
Bait kedua menjadi bagian paling ku suka dari rangkaian lagu ini. Aku suka cara penulis merangkai kata “Buka lagi visimu” setelah “Dengung sumbang yang mengganggu”. Tulisan ini sangat menggambarkan kehidupanku di tahun ini yang aku rasa lempeng-lempeng aja.
Jadi berawal dari tahun 2024 aku memutuskan resign untuk melanjutkan mimpiku menjadi psikolog, tapi sampai hari ini aku masih belum mendapatkan apapun yang sesuai dengan harapanku. Setiap hari bawaannya cuma pingin berkeluh kesah, merasa diri ini kurang apalagi sampai gagal berkali kali. Kemudian datang ucapan-ucapan yang menggoyahkan tujuanku. Rasanya jadi terombang ambing lagi. Kira-kira jalan apa yang harus ku pilih?
Singkat cerita, aku memutuskan untuk sholat istikharah. Aku minta petunjuk pada-Nya agar dibantu menemukan pilihan terbaik. Aku merasa takut salah jika memutuskan dengan gegabah dan tanpa pertimbangan. Beberapa hari kemudian aku memiliki keyakinan penuh untuk terus melanjutkan mimpiku. Hati kecilku berkata untuk terus memperjuangkan apa yang telah aku impikan.
Tak berselang lama, aku mendengarkan lagu ini berangkat dari rekomendasi teman-temanku di X. Mereka bilang lagu Perunggu enak-enak loh. So i decided to listen this song. Bait kedua inilah yang kemudian menjadi concernku. Oh maybe Allah want to tell me about His scenario from this song. Begitulah akhirnya aku terus menerus mendengarkan lagu ini dan menjadikan lagu kesukaanku di tahun ini.
Dikuatkan lagi dengan penutup di lagu ini yaitu,
Sebutlah namaNya
Tetap di jalanNya
Kelak kau mengingat
Kau akan teringat
Bahwa sejauh apapun saya sebagai hamba ini, berjalan, berlari, bahkan merangkak, jangan pernah berhenti mengingat-Nya. Mengingat-Nya Yang Maha Memiliki.
Thank you Perunggu for this magical song.