BELAJAR DARI BAHAN MASAKAN #30dwc21 . . Tulisan kali ini kita beralih ke makanan ya teman-teman. Ini adalah ca brokoli yang saya masak. Rasanya jelas enak karena masakan sendiri. Kalau diberi nilai karena makanannya tidak enak tetap akan dibilang "lumayan lah untuk pemula". Padahal harusnya sudah harus bisa masak loh di umur segini. Sudah harus bisa bedain mana jahe mana laos, mana ketumbar mana lada. Hehe . . Brokoli ini kalau saya belanja di Pasar Mauk saya kadang cukup sulit untuk mendapatkannya. Biasanya saya dapatkan di tukang sayur tertentu saja yang mau jual sayur-mayur yang jenisnya jarang saya temukan di lapak lain. Sempat saya tanya, kenapa beberapa jenis di Pasar ini susah didapatkan. Padahal saya sudah sangat jenuh sekali kadang melihat jenis sayur yang sama di setiap lapak sayur. Tukang sayur hanya menjawab "Soalnya gak banyak orang yang nyari sayur yang kaya gitu, sekalinya ada mesti mahal". Padahal dulu ke pasar tradisional di Condongcatur di Jogja saya mudah sekali mendapatkan brokoli ini. Padahal pasarnya tidak terlalu besar, tapi jenis sayurnya lebih beragam. . . Kok jadi bandingin pasar gitu? Iya soalnya jadi suka bingung sendiri kalau harus masak hal yang sama meskipun setiap hari memang masak yang berbeda. Tetapi kalau polanya sama dilakukan setiap minggu dengan menu yang sama maka akan timbul kebosanan juga. Padahal setiap masakan yang dihidangkan kita tidak boleh mencelanya. Saya akhirnya belajar dari sini. Belajar untuk tidak ingin berkata atau berpendapat yang sama terhadap makanan yang disajikan. . . Kita mungkin lupa ya, kalau sayur yang kita masak itu proses untuk pada tahap bisa dipanen membutuhkan waktu yang lama. Kemudian atas dasar kesalahan kita sendiri yang barang kali membuat masakan itu jadi tidak berselera. Dari makanan yang dimasak sendiri saya belajar untuk menghargai apa yang sudah saya masak. Alih-alih untuk menghargai diri sendiri dan membuat tubuh mendapat energi dari apa yang kita makan secara bahagia. Bersyukur atas apa yang dimasak, atas apa yang telah disajikan. . . Oiya, ketahui porsi makan kita supaya tidak ada yang mubadzir terbuang karena kita merasa terlalu kenyang. #30dwc21 #pejuangdwcjilid23 (di Tangerang) https://www.instagram.com/p/CANqjBuDpSn/?igshid=rxrf4be5dgs2

















