Ternyata, ada yang lebih mengecewakan daripada manusia dengan pribadi yang keras, dan ego yang berkuasa atas dirinya.
Ternyata, ada yang lebih perlu dihindari daripada kamu yang begitu tertutup, begitu sibuk dengan pikiranmu sendiri hingga lupa sekitar.
Ternyata, ada yang lebih menyedihkan daripada si dungu, yang tak pernah mendapat ilmu selama hidupnya.
Ternyata, ada yang lebih menyakitkan daripada begitu terlambatnya seseorang untuk memperbaiki keadaan.
Ternyata, ada yang lebih perlu dikasihani daripada seorang yang cacat, yang berjuang menghadapi dunia.
Ya, kamu terbuka untuk banyak hal.
Ya, kamu sedang menjalani ujian.
Ya, kamu seorang yang dianugrahi kesempurnaan fisik.
Bukankah seharusnya kau dapat menjadi sang bijaksana? Sang pemberani? Sang pahlawan?
Ketika kenyataan berkata tidak.
Ah, mungkin kau kurang banyak tafakkur.
Atau... entahlah, apa kamu salah memasuki ruang ujian?
Mungkin, itu juga alasan mengapa banyak orang tak menjadi lebih baik, meski usia telah menggerogotinya.
Sudahlah, selagi masih dianugrahi waktu, lebih baik banyak belajar, banyak memahami, banyak introspeksi, banyak berbuat baik, dan banyak-banyak mengurangi kesombongan. Ya, kan? :)