lupa
aku terlupaa
seolah rayuan manis yang menelusuri tiap daun telingaΒ
ajakan bisu yang menantang seolah aku ini bisaΒ
pada saat itu aku merasa lupaΒ
lupa dan lupa
aku hanya mengikuti alur dari sebuah hati yang sudah ditentukan akan tetapi
karena hal ini aku jadi lupa
lupa bahwa ini masih awal untuk membangun sebuah hubungan
lupa bahwa cinta yang sebenarnya bukan tentang merasakan saja melainkan memahami
lupa bahwa kau, iya kau yang sebenarnya hati harapkan












