nunggu, tapi ngga tahu apa yang ditunggu
#me1
Xuebing Du
Three Goblin Art
Alisa U Zemlji Chuda

JBB: An Artblog!
d e v o n

PR's Tumblrdome

★
Stranger Things
noise dept.
h
TVSTRANGERTHINGS
Claire Keane
Lint Roller? I Barely Know Her
hello vonnie
trying on a metaphor
I'd rather be in outer space 🛸
Game of Thrones Daily
$LAYYYTER

tannertan36
seen from China

seen from United Kingdom
seen from Switzerland
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Brazil
seen from Canada
seen from United States
seen from France
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
@ridhakhoirunisa
nunggu, tapi ngga tahu apa yang ditunggu
#me1

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
alasan
salah satu dari sekian banyak alasan memilih Affy mungkin adalah karena keakrabannya dengan banyak orang, terutama anak kecil. padahal sebenarnya, dia ngga pernah bilang kalau dia suka anak kecil (beda sama saya yang selalu umbar kemana-mana kalo saya suka sama anak kecil), tapi entah kenapa banyak anak kecil yang lebih gampang nempel sama dia dibandingkan saya. hal-hal kecil kayak gini yang justru malah bikin saya tambah yakin ke dia. :))
Peti Mati
Dulu, ada orang yang menyebutku sebagai peti mati. orang lain harus "menyelam" ke dalam jiwaku jika ingin tahu apa yang sebenarnya ku pikirkan. "hampir mustahil memang" pikirku kala itu.
ku pikir memang tidak akan ada yang berhasil, sampai dia datang. dia yang merusak kunci peti ini meski dengan kesusahan. dia yang kemudian masuk ke dalam peti ini membersamaiku. dia yang menunjukan dunia luar tanpa memaksaku keluar dari peti matiku.
Fase
setiap manusia, bergerak dalam fasenya masing-masing. ada sebagian orang yang sudah menikah di usia muda mereka, beberapa yang lain masih memilih sendiri di usia matangnya. ada sebagian orang yang sudah memiliki pekerjaan yang mapan di usia 25, ketika sebagian yang lain baru memulainya.
tidak ada fase yang lebih baik dibandingkan yang lain, semua orang bergerak dalam fasenya masing-masing. dan oleh karena tidak perlu membanding-bandingkan satu fase dengan yang lain. juga bukan kapasitasmu mempertanyakan fase hidup orang lain. "loh kok, 26 belum menikah?" "kok masih sendiri? sudah umurnya loh" atau "kok umur segini lanjut kuliah lagi, ga takut ketuaan nanti nikahnya?" atau juga "kok umur segini baru mulai kerja?" dan lain sebagainya.
yakin deh, hidup kita ngga akan menjadi lebih baik dengan basa-basi "unfaedah" itu. lagipula, belum tentu orang yang menikah di umur 21 akan lebih bahagia dibandingkan orang yang menikah di umur 29. kenapa? karena itu fase mereka. itu takdir yang mungkin juga sudah diusahakan oleh mereka. so, please be more considerate. hidupmu tidak akan jadi lebih bahagia dengan merendahkan hidup orang lain. :)
Yogyakarta, 22 Maret 2017.
ps: selamat bekerja di hari pertama, Affy! 💕
Rumah
"kalau kamu sedih, inget ya, aku ke Jakarta buat kamu, buat kita."

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Berbahagia dengan sederhana
minggu ini merupakan minggu terakhir Dia di Jogja. Dia akan kembali ke ibu kota, meninggalkan zona nyamannya di kota yang hampir delapan tahun ditinggalinya. sedangkan saya harus tetap disini, menyelesaikan keputusan yang setahun lalu saya pilih. entah bagaimana rasanya Jogja tanpa Affy. sejujurnya saya takut. bertahun di jogja mayoritas saya habiskan bersamanya; makan sama Affy, ke kampus nebeng Affy, pulang kampus dijemput Affy, main sama Affy. saya takut kehilangan teman makan, juga bahu untuk bersandar, teman bercerita saat otak mulai penat dengan segala tugas. rasa takut ini kemudian membuat saya banyak merenung. merenungi ternyata saya amat beruntung. punya pasangan satu frekuensi, yang bisa diajak diskusi dari mulai "makan apa kita nanti?" sampai dengan arah kebijakan Jokowi. saya beruntung karena Affy selalu rela mengantar jemput saya. saya beruntung karena kami punya lingkaran pertemanan yang sama. beruntung karena punya pasangan dengan selera humor dan musik yang (kurang lebih) sama. saking beruntungnya, kadang saya kurang bersyukur. menuntut lebih, padahal sudah mendapatkan apa yang saya butuhkan. rasa syukur yang telat saya sadari ini juga membuat makna kebahagiaan bagi saya, saat-saat ini, menjadi sangat amat receh dan sederhana. saya bahagia mendengar suara motornya datang menjemput saya. saya bahagia duduk bersamanya tanpa mengerjakan apapun. saya bahagia melihat sunset bersama diatas motor scoopy kesayangan kami berdua. saya bahagia bisa melihatnya sesering yang saya bisa. ya, bahagia bisa sesederhana itu. dan mungkin baru akan kamu sadari setelah zona nyamanmu hampir pergi. btw, selamat tanggal 28 Affy. sampai bertemu di zona nyaman kita selanjutnya, semoga dilancarkan. 💕
Yogyakarta, 1-3-18.
ps: doakan saya tidak mellow terlalu lama ya, xoxo
🤗💞
Rustic & Natural Flower Arrangement Course with @galleryflo
Ceritanya hari sabtu lalu saya lagi super produktif, ikutan kursus merangkai bunga. moreover, this is my first time attending floral bouquet course, jadi pingin update gitu rasanya, hehehe. nah, course kali ini diadain sama @galleryflo di GYA Cafe Jogja, temanya rustic and natural. pas pertama kali liat posternya langsung decide mau ikutan karena harganya murceee, cuma 45rb udah bisa belajar bikin flower crown sama buket bunga (hasil karyanya bisa dibawa pulang).
nah kira-kira begini hasil akhirnya. taraaa!
gara-gara kursus singkat begini jadi pengen bikin usaha buket bunga *banyak mau*
dan senangnya lagi bisa ketemu beberapa kenalan baru. kelasnya kecil sih, tapi ga apa, tetap asyique.
makasih @galleryflo! 💕
Indahnya Srigethuk, Surga Dunia di Gunung Kidul
Saya adalah seorang mahasiswa asal Tangerang yang kuliah di Yogyakarta. Sebagai mahasiswa pendatang, tentunya saya ingin sekali mengeksplorasi kota ini. Terutama saat libur kuliah telah tiba. Berbagai tempat sudah saya datangi, mulai dari Malioboro sampai Parangtritis. Menyenangkan memang, tapi kesan yang ditimbulkan kurang mendalam. Mungkin karena destinasi wisata ini terlalu populer dan mainstream. “saya ingin mencari tempat yang asing, tapi indah” batin saya kala itu.
Bermodal nekat dan bertanya kesana-sini, di suatu hari libur yang menyenangkan, saya bersama beberapa orang teman pergi ke Gunung Kidul. Bukan mencari pantai, tapi mencari air terjun indah, yang konon katanya menghasilkan pelangi abadi. Setelah nyasar beberapa saat, kenekatan kami berbuah manis, sampailah kami di Srigethuk setelah kurang lebih tiga jam naik mobil dari Kota Yogyakarta. Sesampainya disana, kami disambut dengan gethek yang dikelola oleh warga lokal. Ya, jika ingin ke Srigethuk, pengunjung harus terlebih dahulu naik gethek ini.
“Bapak Pengendara Gethek”
“Indonesia di Srigethuk”
Pada saat naik gethek, hamparan air yang hijau nan jernih memanjakan mata saya. Belum lagi hijaunya rindang pohon, semakin menambah eksotisme tempat ini. Tidak sampai lima menit, kami sampai di air terjun indah ini. kami semua terpukau. Betapa tidak, disini hanya ada kami, dan supir gethek yang menunggu kami pulang. Belum lagi, suara damai dan keindahan yang berasal dari air terjun Srigethuk membuat kami semakin betah. Dan ya, kisah itu benar adanya, di Srigethuk ada pelangi yang abadi, indah sekali.
“Air Terjun Pelangi”
Beberapa teman saya memutuskan untuk berenang di sekitar air terjun menggunakan pelampung. Namun saat itu saya lebih memilih untuk menikmati keindahan alam ini. semua kepenatan kuliah saya hilang sudah. Surga dunia ternyata tidak perlu kita cari jauh-jauh. Ya, surga itu bernama Srigethuk.
“Berenang di Srigethuk”
“Pemandangan Srigethuk”
Damainya Borobudur di Hari Waisak
Diantara kalian siapa nih, yang pernah ke Magelang? Kalau kalian pernah pergi ke Magelang, pasti pernah juga dong, mengunjungi Candi Borobudur? Candi ini dulunya pernah masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia, loh! Bangga ya, kita sebagagai warga Indonesia.
Mendengar nama Candi Borobudur, mungkin, banyak diantara kalian yang berpikir “halah, Cuma Candi saja kok, apa spesialnya?”. Tapi tahukah kalian sejarah dari Candi ini? Pernah bayangin nggak bagaimana caranya orang zaman dulu membangun candi semegah Candi Borobudur? Apa Teknologinya? Apa motivasinya? Dan segudang pertanyaan lainnya. Kalau kata Bung Karno sih, “Jas Merah” alias “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”. Tak kenal maka tak sayang, bukan? Untuk dapat mengenal sejarah candi ini lebih dekat, Candi Borobudur juga menyediakan jasa tour guide. Atau, kalian juga bisa research via Google sebelum datang kesini. Riset ini sebaiknya kalian lakukan agar wisatanya tidak hanya diabadikan lewat foto, tapi juga lewat pikiran dan hati. Sehingga setelahnya, kalian akan dapat lebih mencintai bangsa ini. Mau kan, eksis berwisata sekaligus nambah ilmu?
Menariknya, Candi Borobudur setiap tahunnya dijadikan tempat bagi umat Budha untuk melakukan ibadat Hari Raya Waisak. Pada saat itu, Candi Borobudur juga dibuka untuk umum, dan akan sangat ramai oleh pengunjung. Pelepasan lentera merupakan hal yang paling menarik dari event ini. Biasanya, pengunjung yang datang ke Borobudur pada Hari Raya Waisak akan menunggu momen penerbangan lentera di malam hari, termasuk saya. Keindahan dan kedamaian yang dapat dirasakan ketika melihat pelepasan lentera di malam hari dijamin akan membuat pengunjungnya selalu ingin kembali ke Candi Borobudur, terutama pada saat perayaan Waisak. Semasa kuliah dulu, hampir tiap tahun saya kesana. Menikmati cantiknya Borobudur malam hari bersama dengan berbagai masyarakat dari berbagai kalangan. Momen ini sayang sekali jika dilewatkan.
Meskipun begitu, jika kalian memutuskan ingin mengunjungi Candi Borobudur pada saat Hari Raya Waisak, kalian harus ingat untuk menjadi pengunjung yang tertib. Jangan lupa jika pada hari itu umat Budha sedang melakukan ibadatnya. Jangan terlalu ribut dan mengambil foto sembarangan, ya. Nikmatilah kedamaiannya dengan tenang. Dijamin deh kalian akan ingin mengulangnya lagi, dan lagi. Selamat berlibur ke Borobudur! :)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
m: r u ok?
m: no.
ucapan adalah doa
*ceritanya lewatin bunderan teknik*
A: kok dulu kamu ga ngincer anak teknik aja?
R: emang dulu aku ngincer anak teknik. aku juga dulu ngomong ga bakal mau sama anak satu fakultas. eh, dapetnya bukan cuma sama yang satu fakultas. tapi sama satu fakultas, satu jurusan, satu konsentrasi, satu organisasi.
.
.
.
makanya hati-hati kalo berucap lain kali ~
:)
fase
yang muncul yang tumbuh yang lesu yang layu yang menepi yang pergi yang mati
I want to talk about what happened without mentioning how much it hurt. There has to be a way. To care for the wounds without reopening them. To name the pain without inviting it back into me.
Lora Mathis, If There’s A Way Out I’ll Take It (via wordsnquotes)
:')

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bahagia yang Sederhana
R: halo, anak kos baru ya?
H: iyaa
R: angkatan berapa? maba ya?
H: iyaa, kamu angkatan berapa?
R: aku S2 sih...
H: eh maaf, mbak. aku kira maba juga
**padahal kayaknya si adik ini matanya minus dan lagi lupa pake kacamata** 🙄😂