Masih adakah temen-temen yang minat pinjam-meminjam buku?
taylor price
Peter Solarz
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Today's Document

â

Origami Around
Stranger Things
Alisa U Zemlji Chuda
dirt enthusiast

pixel skylines
YOU ARE THE REASON

Kaledo Art
Acquired Stardust
occasionally subtle

JVL
wallacepolsom
Three Goblin Art
h
KIROKAZE

⣠Chile in a Photography âŁ
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from China

seen from United Kingdom
seen from Finland

seen from TĂźrkiye
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@peter-draw
Masih adakah temen-temen yang minat pinjam-meminjam buku?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Dear Book Lovers,
Perkenalkan saya Ahmad Syarif Afandi.
Kamu mungkin kaget kenapa tiba-tiba dapat postingan dari saya. Kamu juga tidak ingat atau kenal siapa saya. But you may remember Lendabook.
3 tahun yang lalu, saya mulai membuat Lendabook dengan tujuan sederhana: saya ingin berbagi kecintaan saya kepada buku dan membaca.
Saya percaya internet memang gila, dalam arti yang sebenarnya. Berawal dari sekadar tugas akhir untuk lulus kuliah, saya tidak pernah menyangka Lendabook bisa mengumpulkan ribuan orang dengan kecintaan yang sama.
Dan saya tidak tahu persis bagaimana, tapi dari ribuan orang itu, kamu adalah salah satunya. Satu dari ribuan orang yang cinta & peduli dengan buku dan budaya membaca.
Perjalanan Lendabook ga pernah gampang. Dalam waktu 3 tahun, 6.000 pengguna dan 4.000 judul buku telah terdaftar di portal Lendabook.co, dengan puluhan orang yang secara sukarela membantu untuk pembuatan website, membangun komunitas, bersuara lewat sosial media, dan masih banyak lagi.
Intinya, saya dan teman-teman begadang, berjuang, bolak-balik jumpalitan agar Lendabook bisa terus berjalan.
We learned a lot. And I am very glad and thankful for all of that.
Dan sekarang, saya ingin memulai perjalanan Lendabook yang baru.
3 bulan terakhir, saya, @iqbalhape, @SENDYYeah, @s3ketika dan @Pechilchilan kembali jumpalitan dengan koding kami yang baru untuk meluncurkan portal kami dengan tujuan yang lebih fokus: membuat semua orang membangkitkan kembali kecintaan mereka pada buku.
Sekarang, saya ingin kamu untuk gabung kembali dengan gerakan ini. Mulai dengan explore website kami yang baru dengan klik link ini: lendabook.co,
login, dan mulai input buku favorit kamu.
Kami sangat terbuka untuk semua saran dan kritik yang bisa membangun portal Lendabook menjadi lebih baik. Apapun itu, feel free untuk kabari kami, kapanpun! :)
Salam,
Fandi, Fans Lendabook no. 1
Standar Hidup
Selamat datang di era dimana segalanya berjalan begitu cepat. Perasaan baru kemarin hari senin, sekarang udah akhir pekan. Segalanya hadir begitu cepat, begitupun informasi. Jaman sekarang informasi itu ibarat debu, sekali tiup langsung bisa menyebar kemana-mana tanpa bisa kita kontrol.Â
Ngomong-ngomong soal informasi, saya sedikit tergelitik dengan sebuah broadcast message di sebuah grup di Whatsapp. Sebenarnya saya adalah orang yang paling anti baca broadcast message, karena pesan yang di-broadcast ya itu-itu aja, apalagi ditambah embel2 sebarkan ke 1 orang maka kamu akan dapat 1 pahala, sebarkan ke 10 orang maka kamu akan dapat 100 pahala, macam MLM aja ini lama-lama. Broadcast message ini sebenernya berawal dari sebuah aplikasi chating sebut saja namanya Blackberry Messenger, itulah kenapa sampai saat ini (setelah saya sadar) saya tidak pernah menggunakan aplikasi chating tersebut.
Oh maaf, sepertinya kita terlalu panjang bahas sejarah broadcast message, maafkanâŚâŚ
Oke lanjut, saya tergelitik untuk membuat tulisan ini berawal dari sebuah broadcast message yang ngomongin soal Standar Hidup. Pada intinya, di dalam pesan tersebut isinya adalah bagaimana agar anak-anak kita nantinya bisa bertahan hidup melawan milyaran orang lainnya dengan standar hidup yang paling minimal. Ada yang pernah baca juga pesan ini?. Nah inilah yang akan saya bahasâŚ
Menurut saya, standar hidup ini mesti dibedakan menjadi dua macam, standar hidup untuk pria dan standar hidup untuk wanita. Kenapa mesti dibedakan? Ini menyangkut soal harga diri dan kewajiban masing-masing. Kita ga bisa sama ratakan standar hidup pria dan wanita, karena masing-masing punya peran yang berbeda.Â
Buat para pria, menurut saya pria harus memiliki standar hidup yang tinggi, makan-makanan yang enak, bergizi dan mahal. Tempat tinggal pun juga harus tinggi standarnya, minimal rumah minimalis dengan desain terkini, punya 3 kamar, 3 kamar mandi, 3 dapur, intinya standarnya harus tinggi. Kenapa? Karena seorang pria akan memiliki tanggung jawab untuk menghidupi keluarga, anak dan istrinya kelak, kewibawaan dan harga diri seorang pria terletak dari bagaimana ia bisa memberikan kehidupan yang layak bagi keluarganya, memberi nafkah yang cukup dan memastikan anak-anak serta istrinya bisa tidur dan berkumpul di rumah yang nyaman. Inilah kenapa seorang pria harus memiliki standar hidup yang tinggi!.
Buat para wanita, menurut saya wanita harus memiliki standar hidup yang seminimal mungkin. Makan yang penting hokben kenyang dan bergizi, punya rumah tinggal yang penting nyaman dan aman untuk ditinggali, uang saku seminimal mungkin, make up seadanya, dan lain-lain, intinya seorang wanita harus punya standar hidup yang paling minimal. Kenapa? Karena kelak, sebaik-baik wanita adalah wanita yang mensyukuri berapapun nafkah yang diberikan oleh suaminya.Â
Bayangkan jika pria yang memiliki standar hidup yang tinggi menikah dengan wanita yang memiliki standar hidup yang minimal. Kehidupan keluarganya pasti adem ayem tentrem, sang pria setiap hari dengan gagah berani keluar rumah mencari nafkah demi memberikan yang terbaik untuk anak dan istrinya, dan sang wanita akan dengan senang hati menerima hasil kerja keras suaminya berapapun hasilnya.Â
âDek, ini hasil kerja keras Abang satu hari ini, ga banyak kok, cuman 10 juta di dompet, di rekening ada ratusan juta, tolong diterima dengan baik ya, DekâÂ
âAlhamdulillah, Terima kasih banyak, Kang. Saya sangat senang sekali menerimanya apalagi karena jumlahnya banyak Akang telah bekerja maksimal hari ini, semoga rejeki kita barokah ya, Kangâ
AamiinâŚ
Selamat hari Rabu!!
Dimana ada masalah, di situ ada startup
Quote ini pun muncul dari masalah
to peter-drawâÂ
A blessed to say,Â
Happy Birthday to Our CEO Lendabook, Ahmad Syarif Afandi.Â
BarakAllahu fiâumrik, wa hayatik. Semoga dilancarkan dan dimudahkan segala perkaranya oleh Allah SWT dan bahagia selalu :)Â
Makasih Willie !!! :3Â

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Live donât just exist !
Yakin itu tidak berdiri sendiri. Dia bergandengan dengan syukur,dengan sabar, dengan ikhlas, dengan ridho, dengan baik sangka, dan lainnya. â Ust Yusuf Mansur dalam buku Believe.
Ada beberapa orang dalam kehidupan saya yang berperan menjadi energi untuk tumbuh kembangnya semangat. Sebagai pengatur suhu agar rekah senyuman selalu stabil. Daya tahan tubuh menjadi lebih kebal dari serangan kelemahan. Mereka adalah keluarga dan sahabat yang selalu menginspirasi.
Berbekal keyakinan dan dukungan orang-orang yang menghadirkan energi semangat tadi, saya menjadi pribadi seperti sekarang ini. Saya lahir dan besar di Klaten. Melanjutkan kuliah di kota Jogja. Alhamdulillah tidak sampai 4 tahun saya bisa lulus kuliah di jurusan Teknik.
Bukan karena saya pintar, bukan karena saya memiliki nilai-nilai kuliah yang bagus sehingga tidak perlu mengulang mata kuliah. Sama sekali bukan. Beberapa nilai mata kuliah saya banyak yang C bahkan C- pun ada !. Bagi saya mengulang mata kuliah yang sama hanya untuk mendapatkan nilai yang lebih baik adalah percuma, Masih banyak ilmu lain yang bisa kita ambil pelajarannya daripada hanya mengulang sesuatu yang bahkan sudah kita pelajari sebelumnya, apalagi alasannya karena sebuah nilai.
Kehidupan pada masa awal kuliah saya habis hanya untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Alih-alih memikirkan bagaimana menjadi pribadi yang bermanfaat, kehidupan saya saat itu hanya seputar kampus dan kos. Bahkan saya tidak mengikuti satu pun organisasi di kampus. Terbayang kan bagaimana boringnya kehidupan saya saat itu. Hidup hanya disodori hal-hal yang sama, setiap hari!.
Beruntunglah saya suka membaca buku, jadi meskipun kehidupan saya sangat membosankan, saya tetap bisa bebas, imajinasi saya terus berjalan seiring dengan kata per kata yang saya baca dari buku. Hingga suatu saat saya menemukan sebuah buku yang saya dapatkan dari sebuah pameran buku. Buku yang mengubah pola pikir saya, buku yang mampu mengubah kepribadian saya, Buku yang membangkitkan semangat untuk memberikan inspirasi bagi orang disekitar kita. Bangsa kita kekurangan semangat dan harapan, oleh karena itu kita butuh banyak harapan ditebarkan serta semangat dikobarkan, biar optimisme bangkit. Saya mencoba menginstall inspirasi berkarya di dalam diri. Bagaimana menginsipirasi orang-orang di sekitar kita melalui karya yang kita hasilkan, Bagaimana mengubah dan membangkitkan semangat berkarya orang-orang di sekitar kita. Bagaimana? Hari-hari saya selanjutnya saya habiskan untuk menjawab pertanyaan ini.
Motto hidup saya pun berubah, âMengerjakan sesuatu yang meaningfull untuk diri saya sendiri dan di saat bersamaan memecahkan masalah orang lainâ Jika tidak bisa memecahkan masalah oranglain atau tidak bisa bermanfaat bagi orang lain, setidaknya saya mengerjakan sesuatu yang bermanfaat untuk diri saya sendiri dan tidak merugikan orang lain.
Alhamdulillah, berbekal keyakinan saya, akhirnya saya diperkenalkan dengan orang-orang hebat yang mengispirasi. Salah satu teman saya di jaringan micro blogging tumblr bernama Kuntawiaji sangat menginspirasi saya. Saya bersyukur bisa mengenalnya. Dari dia saya sadar bahwa sebuah buku hanya bermanfaat jika dibaca. Dari sana terpikirkan bagaimana nasib buku-buku yang sudah pernah kita baca? Kemungkinan kecil untuk kita baca kembali sangat kecil, hingga akhirnya buku tersebut hanya akan menganggur. Untuk itu, agar nilai manfaat sebuah buku tetap ada, agar mereka yang memiliki kendala dalam akses buku bisa terbantukan, maka solusinya adalah meminjamkan buku tersebut kepada siapapun yang berminat membacanya. Kepada siapapun, dimanapun, asalkan dia ingin membaca, tidak ada salahnya jika kita meminjamkannya.
Latar belakang itulah yang mengawali terciptanya sebuah situs media sosial untuk pinjam meminjam buku. Situs media sosial yang memungkinkan siapapun dan dimanapun ia berada bisa meminjam dan meminjamkan buku kepada teman-temannya yang tergabung dalam situs ini. Dengan bangga saya persembahkan : Lendabook!.
Lendabook menjadi bahan skripsi saya. Awalnya tidak mudah mengajukan ide ini kepada dosen, banyak mendapat kritikan bahkan penolakan. Namun sekali lagi, saya yakin dosen akan menerima usulan tema ini. Dengan sedikit kerja keras mengubah kata-kata di proposal skripsi saya, dan tentu dengan banyak berdoa, akhirnya setelah saya ajukan kembali, dosen saya menyetujui ide ini untuk bahan skripsi.
Awalnya saya tidak memiliki target apapun selain aplikasi ini selesai dan bisa saya presentasikan di hadapan para dosen penguji. Itu saja, nothing else.
Hal yang membuat saya sangat bahagia adalah, di hari pertama dimana saya mulai online kan website yang sudah saya buat ini, jumlah pendaftarnya diluar dugaan saya, sangat banyak!. Ini sekaligus membuktikan bahwa banyak orang di luar sana yang ingin berbagi, berbagi dengan cara apapun yang mereka bisa, berbagi dengan saling pinjam meminjamkan buku. Sekali lagi, agar nilai manfaat sebuah buku tetap ada, agar mereka yang memiliki kendala dalam akses buku bisa terbantukan.
Alhamdulillah sampai saat ini sudah sangat banyak orang yang bergabung di lendabook. Sudah lebih dari 6 ribu orang bergabung di situs ini dan sudah banyak komunitas lendabook di beberapa kota di Indonesia (Bandung, Tangerang, Depok, Jogja, Surabaya, Malang, dan Makassar). Jumlah tim yang turut berjuang mengembangkan lendabook pun semakin banyak.
Apresiasi yang diberikan masyarakat sangat besat kepada karya ini. Di awal tahun 2013 lendabook menjadi finalis dalam ajang #BeraniMengubah yang diselenggarakan oleh Coca-Cola. Dan pada oktober kemarin, Lendabook terpilih sebagai pemenang dalam ajang World Summit Youth Award. Lendabook menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang menjuarai kompetisi e-content ini dan dianggap mampu membantu merealisasikan tujuan dari PBB. Kita patut bangga, karena hasil karya seorang anak bangsa mampu bersaing bahkan mengalahkan karya-karya dari berbagai negara di dunia. Tidak cukup di sana, di tanggal 11 Des 2013 kemarin lendabook berhasil menjadi pemenang dalam Jogja Startup Day 2013, mengalahkan puluhan startup-startup terbaik di Jogjakarta dan Indonesia.
Pada akhirnya, Live donât just exist. Hiduplah untuk bisa diandalkan, untuk keluargamu, untuk teman dan orang-orang di sekitarmu, dan untuk kamu. Hiduplah untuk menginspirasi orang-orang di sekitarmu.
Jogjakarta | 20 April 2014
Lendabook (www.lendabook.co) adalah platform bagi para penyuka buku untuk berbagi informasi, mencari buku dan mendapatkan buku dengan cara saling pinjam meminjam buku. Lendabook memfasilitasi para penggunanya untuk saling berinteraksi dengan para penyuka buku lainnya, menampilkan koleksi buku pribadi ke dalam profilnya, serta memfasilitasi agar para member bisa saling pinjam meminjam buku koleksi mereka masing-masing.
Lendabook akan menjadi perpustakaan digital raksasa dengan letak buku yang terpisah di berbagai daerah di Indonesia. Dengan semakin mudahnya akses terhadap buku karena keberadaan Lendabook, minat baca anak muda Indonesia perlahan namun pasti akan meningkat.
Saat ini kami sedang membuka pendaftaran volunteer tim lendabook. Kami membuka kesempatan untuk semua orang yang ingin berkontribusi dalam proyek besar untuk Indonesia. Dua karakteristik penting anggota tim yang kami cari adalah memiliki potensi untuk menjadi yang terbaik pada setiap apa yang dilakukan dan adanya keinginan untuk terus meningkatkan hal tersebut. Siapapun kamu, dimanapun kamu, apapun keahlianmu, gabunglah bersama kami di Lendabook.
Klik bit.ly/join-lendabook
#lendabook #volunteer
"Follow Your Passion" Sesat. Benarkah?
Kalimat âFollow Your Passionâ nampaknya sudah tidak asing lagi buat kita. Passion. Gairah. Tidak ada passion, maka bisnis kita tidak akan jalan. Tidak ada gairah dalam diri, maka bisnis kita tidak akan sustainable. Namun belakangan muncul pernyataan bahwa kalimat âFollow Your Passionâ itu adalah sesat. Benarkah? Mari kita coba pelajari bersama-sama.
Saya meyakini bahwa ada 3 faktor yang jika semuanya menyatu, maka akan menjadikan sebuah hasil yang fantastis. Ketiga faktor tersebut adalah Passion, Market, dan Competence. Faktor-faktor inilah yang wajib ada untuk melahirkan produk yang MAGIC!. Kita tidak bisa memisahkan salah satunya. Contohnya begini :
Kita punya passion, kita punya pengguna/pembeli (market), namun kita tidak memiliki kompeten di bidang tersebut. Hasilnya? bersiaplah untuk menjadi Loser!. Di luar sana bahkan ada banyak sekali orang-orang yang memiliki kompetensi yang lebih bagus daripada kita. Cerita lain lagi, jika kita punya passion, kita punya kompeten, namun tidak ada yang mau menggunakan atau bahkan membeli produk kita. Hasilnya? Produk kita hanyalah akan menjadi mimpi! Jangan sia-siakan waktu kita hanya untuk membuat produk khayalan. Jangan sia-siakan effort kita. Lalu bagaimana jika kita punya kompeten, kita punya market, namun kita tidak punya passion? Maka yang terjadi adalah kita akan dibuat bosan dengan pekerjaan kita sendiri, kita tidak akan bisa mencintai pekerjaan yang kita kerjakan!.
Beberapa hari yang lalu saya menonton film jOBS. Film yang menceritakan tentang perjuangan Steve Jobs membangun Apple Computer. Teman-teman yang sedang berjuang di startup wajib menonton film ini. Di film tersebur diceritakan bagaimana Steve pertama kali menemukan komponen Board Personal Computer  yang sedang dikerjakan oleh temannya, Steve Wozniak. Komponen tersebut bisa dihubungkan dengan TV atau monitor lainnya. Inilah ide yang mengawali Steve Jobs dalam membangun Apple Computer. Saya tidak akan banyak bercertia tentang film tersebut di sini. Bagian paling menarik dari film ini menurut saya adalah ketika Steve Jobs mengangkat John Sculley sebagai CEO Apple waktu itu. Seperti kita ketahui, John Sculley adalah seorang bisnisman ternama yang saat itu, sebelum bergabung di Apple, ia adalah CEO dari Pepsi. Sepak terjangnya di dunia bisnis tidak diragukan lagi, itulah kenapa Steve Jobs mengajak ia bergabung dengan Apple. Namun, apakah Apple bisa berkembang di tangan Sculley? Justru saham Apple dalam beberapa tahun setelah dipegang oleh Sculley turun tajam!.
Menurut pendapat saya, kenapa Saham Apple justru turun setelah dipegang oleh orang sekaliber Sculley adalah karena Sculley tidak memiliki semangat yang sama dengan Steve Jobs, orientasinya berbeda, ia hanya ingin agar Apple mendapatkan keuntungan yang besar tanpa memperhatikan konsumen dan justru bergerak jauh dari keunikan Apple yang sudah dibangun oleh Jobs. Sculley tidak memiliki Passion yang dimiliki oleh Jobs dalam mengembangkan Apple, begitu pula dengan Gil Amelio, pengganti Sculley. Sampai akhirnya ketika Steve Jobs kembali memimpin perusahaannya, Apple perlahan kembali bangkit dan akhirnya pada September 2012 perusahaan ini menjadi perusahaan paling bernilai di dunia.
So, Kesimpulannya adalah kalimat âFollow Your Passionâ bisa menjadi sesat atau bisa jadi tidak sesat. Bisa menjadi sesat jika kita hanya mengikut passion kita tanpa memperhitungkan dua faktor lainnya (Market dan Kompetensi) dan bisa menjadi tidak sesat jika kita tidak hanya mengikuti passion kita saja. Sama seperti Market dan kompetensi, Passion sangat penting dalam membangun bisnis, contoh kisah Apple sudah menjadi buktinya.
Selamat menjalankan bisnismu!
I FAILED in some subjects in exam, but my friend PASSED in all. Now he is an engineer in Microsoft and I am the owner of Microsoft
Bill Gates
I am Willie :D

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Ayo coba tebak, dari gambar di atas mana yang merupakan logo dari lendabook? Yay! Logo terbaru dari lendabook itu berada di kotak paling bawah sebelah kanan :)
Ingin tahu filosofi dibalik logo tersebut? Nantikan di posting selanjutnya yaaa kak!
Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang diinginkan. Jika engkau memiliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari?
Hidup Untuk Hidup - Ust. Masrukhul Amri
97% married? Behind every successful man, there's a woman!
Tabloid Wanita Indonesia edisi November 2013. Terima kasih untuk Oknum R atas tulisannya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Hallo, Mobile! Mulai saat ini kami bisa diakses dengan gadget kesayanganmu. Aktifitas pinjam meminjam buku akan semakin mudah kamu lakukan. Yay!
visit : http://beta.lendabook.co
_GLOW_CUBES.gif