Hatiku Tertinggal Desa
Saat aku berkeliling kota bersamamu,
Kita menatap lampu-lampu kota, lalu..
Hatiku menyadari bahwa jiwaku sudah bukan disini,
Ternyata aku sudah jatuh cinta dengan angin di desa.
Urbanisasi, membuat manusia saling melihat,
Atau kita harus pura-pura tidak saling melihat?
Hembusan angin desa dan lambaian rumput yang mampu mengayunkan rambutku,
Rasanya seperti diam-diam aku mencintaimu,
Seperti berada dibibir yang tak terucap
Bukannya aku tak suka lampu kota, aku suka,
Menatap lampu kota, bersender dibahumu
Itupun tak terlupakan, kita mencemili snack bersama,
Menertawakan kegelisahan kita,
Hanya saja jiwaku tertinggal di desa.
Semburat Sore,
04.07.26












