00.41
Ibarat berenang, tidak semua orang bisa. Sebagaimana kehidupan, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk bisa mengenal dengan baik jiwa orang lain. Pun ketika bisa berenang, tidak semua orang bersedia repot untuk menyelami lebih dalam perasaan orang lain. Mengenal lebih dalam tentang kekhawatirannya, melihat lebih jeli tentang tawa dan tangisnya. Seorang perempuan yang khawatir pada dirinya sendiri selepas beberapa tahun pernikahan tak kunjung ada tanda-tanda kehamilan padanya, meski orang disekitar dan pasangannya tidak mempermasalahkannya. Ia tetap mengkhawatirkan dirinya sendiri, sepanjang waktu. Seseorang anak yang sebenarnya ingin berbakti kepada orang tuanya, tapi orang tuanya tidak mampu melihat upayanya. Seorang yang terlihat begitu mapan dan berkecukupan, di kehidupannya ia harus bekerja keras memenuhi tuntutan gaya hidup dan perilaku keluarganya.
Seorang yang harus berkutat pada kecemasan dan kekhawatiran jikalau pasangannya ternyata tidak setia. Ketika ia menemukan bukti-bukti bahwa apa yang menjadi kecurigaannya itu benar adanya, sementara ia tidak sanggup mengambil keputusan karena terlalu khawatir pada apa kata orang.
Seseorang yang tidak pernah merasakan kehangatan keluarga sejak kecil, hidup dalam lingkaran pertengkaran yang tidak pernah ada habisnya, tumbuh menjadi pribadi yang tertutup. Takut pada semua bentuk hubungan.
Seseorang yang cemerlang ketika kuliahnya kemudian berkutat di rumah berbulan-bulan karena tak satupun lamaran pekerjaan yang memberikan kabar gembira. Ia yang dulu begitu percaya bahwa semua pencapaian terbaik di akademiknya akan membuka jalan, ternyata tidak demikian adanya ketika saat itu tiba. Dan mulai runtuh satu per satu kepercayaan dirinya.
Semua hal yang tak pernah dimunculkan oleh orang lain ketika kita bertemu dengannya, di dalam hatinya ada gemuruh ombak yang besar. Kita hanya tidak tahu, sebab kita tidak punya kemampuan untuk mengenal baik perasaan dan kehidupan orang lain, atau memang kita tidak mau repot ikut memikirkan hidup orang lain.
Semuanya, sejatinya akan kembali kepada diri sendiri. Di dalam diri ini pun terdapat kekhawatiran yang tak pernah dikenali orang lain, disembunyikan dalam malam. Sering muncul ketika sendirian di dalam kamar, berteriak-teriak dalam diri kita. Apa yang kamu sembunyikan? ©kurniawangunadi










