Aiisss dah belajar nak cocok guna jari yeeeš¤¤š„µ
Join vip tlgrm : @melayu110_bot
todays bird
occasionally subtle
Lint Roller? I Barely Know Her
Cookie Run:Kingdom Official!
NASA

shark vs the universe

izzy's playlists!
Color Me Curious
The Bowery Presents
Sweet Seals For You, Always
Monterey Bay Aquarium

PR's Tumblrdome

bliss lane
Keni
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
šŖ¼
Today's Document

tannertan36
noise dept.
d e v o n
seen from Venezuela
seen from United States
seen from Colombia

seen from United States

seen from Japan
seen from United States
seen from Brazil
seen from Canada

seen from Germany
seen from United States

seen from Congo - Brazzaville
seen from Nigeria
seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Indonesia

seen from Argentina
@kakijoloksposts
Aiisss dah belajar nak cocok guna jari yeeeš¤¤š„µ
Join vip tlgrm : @melayu110_bot

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
YANA YANG CURANG ( fan request )
Yana, 24 tahun, tubuh langsing, kulit sawo matang, payudara montok, pinggang ramping, dan pantat kenyal.
Dia sudah setahun bersama Aiman. Tapi Aiman selalu sibuk kerja, jarang menyentuhnya, dan seks mereka makin dingin.
Malam itu Aiman lagi overtime. Yana duduk di sofa rumahnya hanya pakai tank top tipis dan panty hitam. Dia mengusap-usap paha sendiri sambil membayangkan tangan kasar orang lain. Tiba-tiba telefon bergetar.
" YANA , SAYA DAH ADA DEPAN RUMAH AWAK NIE " Suara itu milik Reza, rakan sekerja Aiman.
Reza lebih tinggi, lebih berotot, dan selalu memandang Yana dengan mata lapar. Yana tahu dia tak sepatutnya buka. Tapi dia buka juga.
Reza masuk tanpa banyak cakap. Dia tutup pintu, kunci, kemudian tarik Yana ke dinding. Bibirnya menghentam bibir Yana. Ciuman kasar, lidah masuk dalam, menghisap lidah Yana sambil tangan besarnya meremas payudara di bawah tank top.
" AIMAN TAK PERNAH SENTUH KAU MACAM NIE KE YANA " desis Reza di telinga Yana.
Yana hanya mengeluh. Tank topnya ditarik naik. Payudara montoknya terdedah. Reza menunduk, menggigit puting kiri sambil menghisap kuat. Tangan kanannya masuk ke dalam panty, jari kasar terus mencari celah basah. Yana sudah basah sejak dia buka pintu.
" SIAL ... KAU DAH BASAH DAH YANA "
Dua jari Reza masuk sekaligus. Dia mengorek ke dalam, mencari titik yang membuat Yana menggigit bibir dan mengangkat pinggang. Bunyi basah
" CEK ... CEK "
memenuhi ruang tamu. Yana meremas bahu Reza, kaki sudah goyah.
Reza tarik jari keluar dan jilat jarinya yang basah itu di depan muka Yana.
Kemudian Reza dorong Yana ke sofa. Panty hitam ditarik turun sampai ke lutut. Reza berlutut, buka paha Yana lebar-lebar, dan langsung menanam muka di antara peha.
Lidahnya menjilat dari bawah ke atas, menghisap klitoris dengan kuat, sambil dua jari terus mengorek. Yana menggeliat, tangan meraih rambut Reza, menolak kepala lelaki itu lebih dalam.
" AHHH ... REZA ... AHHHH ... DALAM LAGI SAYANG "
Reza tak berhenti... Dia menghisap, menjilat, menggigit lembut peha dalam, kemudian menjilat lubang belakang Yana sekali-sekali. Yana sudah hampir pejam. Air liurnya menetes ke dagu Reza.
Tubuhnya menegang, peha bergetar, dan dia pejam di lidah Reza sambil mengerang panjang.
Belum sempat Yana bernafas, Reza berdiri, buka seluar, keluarkan batang tebal dan panjang yang sudah tegang. Dia gosok kepala batang di bibir bawah Yana yang masih berdenyut, kemudian masuk dengan satu hentakan.
" AAAAAHHHHHHHHH "
Yana menjerit... Payudara Yana bergoyang-goyang setiap kali pinggang Reza menghentam pantatnya. Reza pegang pinggang Yana erat, menariknya ke belakang setiap kali dia masuk dalam-dalam.
" KAU MEMANG MILIK AIMAN , TAPI PEPEK KAU YANG BASAH NIE MILIK AKU "
Yana hanya bisa mengangguk sambil mengerang. Reza tukar posisi. Dia angkat kaki Yana ke bahu, lipat tubuh Yana hampir dua, dan terus menghunjam lebih dalam. Bunyi kulit bertemu kulit, bunyi basah, dan erangan Yana bercampur.
Reza tarik keluar, balikkan Yana tengkurap di sofa. Dia tarik pantat Yana ke atas, buka lubang yang sudah basah, dan masuk lagi dari belakang.
Tangan kanannya meraih rambut Yana, menarik kepala ke belakang sambil pinggangnya terus bergerak cepat.
Reza hentak lebih kencang. Satu tangan meremas payudara Yana dari bawah, jari memulas puting. Yana pejam lagi, kali ini lebih kuat, memeknya meremas batang Reza sambil dia menggigit bantal sofa.
Reza belum keluar. Dia tarik keluar, duduk di sofa, dan tarik Yana naik ke pangkuannya.
Yana duduk menghadap, turunkan tubuh pelan-pelan sampai batang Reza tenggelam penuh...Kemudian Yana sendiri yang bergerak naik-turun, pantatnya menampar paha Reza.
Reza pegang pinggangnya, membantu, sambil menggigit leher dan bahu Yana.
Mereka ganti posisi lagi.
Reza baring, Yana menunggang sambil menghadap belakang (reverse cowgirl). Reza bisa melihat pantat kenyal Yana naik-turun, memek basah yang menelan batangnya , dan lubang belakang yang berkedut.
Dia meraih pantat itu, buka sedikit, dan masukkan ibu jari ke lubang belakang Yana sambil Yana terus menunggang.
Yana mengerang lebih keras. Dia pejam ketiga kalinya, tubuhnya menegang, air memeknya membasahi paha Reza...
akhirnya Reza tak tahan.
Dia angkat Yana, baringkan di lantai, buka peha lebar, dan menghunjam kencang sampai dia keluar dalam-dalam.
Sperma panas memenuhi memek Yana.. reza terus bergerak perlahan, mendorong sisa-sisa keluar, sehingga putih itu menetes ke peha Yana.
Mereka terbaring sebentar. Yana masih menggigil. Reza mengusap peha dalam Yana yang basah, kemudian masukkan dua jari lagi ke dalam memek yang masih berdenyut dan penuh sperma.
Reza tersenyum, turun lagi, dan menjilat gabungan sperma dan air Yana yang mengalir keluar. Kemudian dia masuk semula, kali ini lebih perlahan, lebih dalam, sambil menggigit bibir Yana dan meremas payudaranya.
Malam itu berlarutan. Di sofa, di lantai, di meja dapur, di bilik mandi. Yana diramas , digigit, dicium, dan sampai tubuhnya lemas dan penuh.
Setiap kali Reza hampir keluar, dia tarik keluar dan menembak di muka, di payudara, atau di peha Yana, kemudian memasukkan semula dan terus menggerakkan pinggang.
Apabila fajar hampir tiba, Yana berbaring di atas kepingan baju yang berselerak, tubuhnya basah peluh dan cair, peha terbuka, memeknya merah dan bengkak, penuh dengan sisa-sisa malam.
Reza mencium keningnya sekali
Yana hanya tersenyum lemah, jari-jarinya masih mengusap peha sendiri yang masih basah.
Dia sudah curang. Dan dia sudah tahu dia akan curang lagi.
Tamat.
Petite tetek besar

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
š FIND MY HOT STUFF HERE
Es el Ćŗltimo que subo šµāš«
Ada ahli yg suka tgk IBU-IBU main sendiri sebelum kena gasak dengan Admin š„š„š„
Full Content hanya di Private Channel Telegram Ketipong š„š„
IBU MELAYU SAHAJA š„š„šÆ
DM TELE š @ketipong_payong
You can contact @Kudaputih36 right away.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
šš¤¤š¦stim dgrš¦š¤¤š
Kisah nyata Kak ani,sudah 4 kaLi Bercerai !!
#Nama aq azim,Umur 28thn,BerAsal Pendang Kedah,.Aq bekerja sendiri,..dlm 1buLan Dpt La RM2k bersih toLak Gaji pekerja 4org!!..aq berNiaga Online..Duduk RuMah Goyang kaki Ja dpt duit tiap² buLan..pekerja Ada 3 org,Semua Perempuan .Family Aq sendiri,.Emak,Kak Ani,Adik Nadia,Adik shirah,.Serius Ckp Kerja SeNang,Duit TebaL..KuraNg² SoraNg Dpt RM1500-2k seBulan..Aq Nak cerita Bap Kak Ani Dulu..
Kak aNi Umur 30 thn,4 org anak,Pekerja pertama aq,.Start kerja Lps MenganduNg Anak ke3 tak silap aq thn 2019..Family susah time tu,Laki mls Kerja,.Brg Dapur tak dak,Duit Belanja takdak,Duit Nak brsaLin lg ..Aq bg cdaNgan Kat kakANi Ptg Tu,Kerja dgn aq,tiap Bulan Dpt Duit Cash..!Aq tunjuk Kt kak ani,Cerita Dri A-Z ..muLa² Muka Merah jugak la,.Mrh+malu,.Diam Tak ckp Apa..Aq Pujuk dGn Duit RM300 Buat belanja Brg Dapur..Beli Pakaian Dlm 4pasaNg.. Mlm tu aq ajak kak ani balik RuMah Mak bg alasan Mak Sakit..Tingal anak² kt Laki Kakak,.padahal bwak kak Pergi Rumah Sewa Aq dkt Taman Mesra..Smpai Rumah sewa Aq Ajak kak ani masuk dlm,Tak payah Takut Jiran² Tak kacau..
Masuk dlm rmh,Aq bg beg pakaian dlm Suruh test Tgk Padan Ke tak.,Mula² kak ani malu² Nk pakai,.lama² aq Pujuk,Last² terpaksa pakai jugak..Fikirkan baby dlm perut dGn anak kat rumah Tak makan..
Bra size 45-B Pantis Size XXL ..Terbeliak biji mata Aq tgk..lps Siap ambik Gambar,terus Aq Upload online Jual..Aq buka cerita Blue Layan DgN kakak aq ..Tak smpai 10minit Dh ada Org BookiNg Nak Video CaLL SmBiL Lancap ..Lps Msk Duit Terus Aq BUat Vc SmbIl Kak Ani Lancap..Ramai yg booking,.Tiba² Aq Rasa panas,Btg Kote Berdenyut Keras,..tak Tahan Tgk Kak Ani Lancap Burit..Diam² aq BanguN Ambik Air,Campur 2titis Cecair Perangsang Lps tu bg Kat kak ani minum..Tk smpai 5minit Dh mula Berkesan,.pelan² Aq Duduk sebelah kakak,Sentuh Paha Gebu kak ani,Gosok² tunduN Tembam Smpai Basah...Aq buka video cam Rakam aq dGn kak ani tgH Peluk..Aq tanya kak ani Boleh tak kalau aq Nak jilat Burit Kak ani??Dh lma tringin Nk rasa Air Burit..Kak Ani angguk pelan² smbil Buka Kaki Luas² ..Apa lgi,Mcm Anak Lembu Lapar Susu,Pulun Gomoi Burit kak ani Smpai Mengerang Sakan ..
Aq bangun pelan² tunjuk btg kote kat kak ani..Tanya Siapa lg bsr antara aq dgN laki ??..Kak ani tergamam mata terbeliak Tgk Btg Kote Aq Tgh keras Dpn mata,.3kali ganda dri laki kakak..Aq baringkan badan kak ani pelan² buka Kaki Luas²,Gosok Kepala kote Dkt lurah burit Kak ani Smbil Jolok pelan² ..
Sekali tekan habis Masuk,.Kak ani Jerit Sakit,.mintak Sruh Aq Pelan² ..Tak sgka Ibu anak 3 Tapi Lubang Msih ketat..Aq soroNg tarik pelan² ..hinjut Smpai Kak ani Pancut Air 4kali..Depan² camera Kami sama² Mengerang PgiL adik kakak..SeJam Lbih Hinjut,Kaki kejang BadaN begetar,..Kepala Penuh..Aq Bgtau kakak Yg aq Dh Tak tahan Nak pancut..Boleh tak kalau aq pancut Dlm burit Kakak ??Kak ani Angguk pelan..tekan dlm²,Peluk kuat²..Ramas Tetek besar Kakak SmbiL pancut 6 Das air mani Dlm burit Kak ani
Kunjungan Bapa Mertuaku
Pada suatu petang, tanpa ku duga, bapa mertuaku datang berkunjung ke rumahku semasa Aznam pergi outstation. Sangkaanku bapa mertuaku sebenarnya tidak mengetahui yang Aznam tidak berada di rumah.Ā
Agaknya dia rasa takkan Aznam tiada di rumah kerana dia tahu baru 4 hari saja Aznam balik dari outstation juga.Ā Aznam tidak pula memberitahunya yang dia akan ke outstation semula dalam masa 4 hari lagi semasa menelefonnya.Ā
Sudah lebih 30 minit lamanya bapa mertuaku duduk di sofa di ruang tamu. Sambil minum air teh halia yang aku sediakan dan mengunyah-ngunyah biskut lemak, dia membelek-belek dan membaca akhbar āThe Malay Mailā hari itu yang antara lain memaparkan gambar Dolly Parton di halaman hiburan.Ā
Aku sedang berdiri menyerika baju-baju suamiku kira-kira 4 meter sahaja daripada bapa mertuaku.
Sempat aku mengerling memerhatikan bapa mertuaku merenung puas-puas gambar Dolly Parton yang pakai ālow-cutā yang menampakkan hampir separuh buah dadanya yang besar itu terbonjol macam nak keluar daripada branya. Lamanya bapa mertuaku menatap gambar Dolly Parton yang seksi itu. Dia tidak perasan yang aku memerhatikan gelagatnya.
āDah 6.30 petang ni, Aznam belum balik lagi, ke mana dia pergi?ā tanya bapa mertuaku sambil mendongakkan pandangannya ke arah aku. Nada suaranya agak serius dan menampakkan kerunsingan yang genuine.Ā
Dia sungguh sayangkan anak tunggalnya, suamiku. Aku juga tahu dia rasa senang dan sayang terhadapku, menantunya yang cantik dan pandai mengambil hatinya ini.Ā
Selalu juga dia membawakan aku cenderahati bila berkunjung ke rumahku. Aznam pun suka yang aku amat disenangi oleh bapanya.Ā
āDia tak balik malam ini, Bapak, ke outstation lagi.. Ke Penang, bertolak pagi tadi,ā balasku ringkas.
āTak balik..?ā tanya bapa mertuaku seolah-olah terperanjat.
āYa, Bapak, mungkin esok petang baru dia balik.ā Tiba-tiba bapa mertuaku tersengeh-sengeh, senyum melebar, tak langsung menunjukkan tanda kerunsingan lagi.
āKalau gitu, malam ini biar Bapak temankan kau, Kiah. Kasihan Bapak melihat kau keseorangan begini. Bapak takut kalau-kalau ada orang datang menceroboh rumah ini dan melakukan sesuatu yang tidak diingini kepada kau, semua orang susah nanti.ā
Aku terdiam sejenak. Belum pernah sebelum ini aku terdengar kata-kata begitu rupa daripada bapa mertuaku. Aku ingat tadi dia mahu menyatakan yang dia hendak balik ke rumahnya. Meleset betul jangkaan aku.Ā
āIkut suka bapaklah, malam ini Bapak nak tidur di sini boleh juga, Bapak balik ke rumah pun bukan ada apa-apaā¦ā kataku dengan nada semacam berseloroh dan mengusik. Sekali-sekala bergurau dengan bapa mertua yang disayangi apa salahnya⦠ya tak?
Sebenarnya aku tidak berniat langsung hendak mengusik atau menyindirnya meskipun aku sedar yang situasi keseorangan bapa mertuaku lebih teruk daripadaku. Keseorangannya bertaraf āon permanent basisā semasa itu. Apa lagi yang harus aku perkatakan. Takkanlah nak suruh dia balik ke rumahnya.
āBetul kata kau, Kiah, kalau di sini setidak-tidaknya terhibur juga hati Bapak dapat melihat kau.ā Berderau darahku.Ā
āHai, pandai pula bapa mertuaku ini mengusik aku, mentang-mentanglah Aznam tiada di rumah berani mengusik aku,ā demikian bisik hati kecilku. Aku terdiam dan tergamam sebentar mendengar kata-kata bapa mertuaku. Semacam sudah ada sesuatu muslihat.
Ā āIni semua angkara Dolly Parton, agaknyaā bisik hatiku. Namun aku terima kata-katanya tanpa syak dan ragu, bahkan terus merasa simpati mengenangkan nasib malangnya sejak kematian isterinya, emak mertuaku.
Selepas makan malam, bapa mertuaku dan aku beristirehat di ruang tamu, minum-minum ringan dan berbual-bual sambil menonton TV. Bapa mertuaku memakai T-shirt berwarna merah biru garang dan kain pelikat bercorak kotak-kotak biru putih. Simple sahaja nampaknya. Tak tahulah aku sama ada dia memakai seluar dalam atau tidak. Lampu di ruang tamu dalam keadaan ādimā sahaja.Ā
Aku tak gemar menonton TV dengan lampu bilik yang terang benderang, begitu juga bapa mertuaku.
Kami asyik betul menonton siri sukaramai āSex And The Cityā yang sedang ditayangkan. Sempat aku menjeling-jeling ke arah bapa mertuaku, dan ku lihat matanya tak berkelip-kelip, macam nak terkeluar bila melihat adegan panas pelakon Sarah Jessica Parker dengan pasangan lelakinya di keranjang.Ā
Dia nampak gelisah. Dia tidak perasan yang aku menjelingnya. Kemudian aku arahkan semula pandanganku ke kaca TV. Aku sendiri pun dah mula teransang juga.
Ketika seorang lagi pelakon wanita yang lebih seksi dalam siri itu (maaf, aku tak ingat namanya) bercumbu hebat dengan pasangan lelakinya di atas keranjang, aku cepat-cepat mengalihkan pandanganku tepat kepada bapa mertuaku sekali lagi. Kali ini aku betul-betul tersentak dibuatnya.Ā
Dengan jelas aku dapat menyaksikan bapa mertuaku sedang memegang-megang dan mengurut-urut kepala butuhnya yang sudah keras naik mencanak dalam kain sarungnya. Puuh..! sesak nafasku, terbeliak mataku.Ā
Walaupun ditutup kain, aku dapat bayangan betapa besar dan panjangnya butuh bapa mertuaku. Solid betul nampaknya.
Dia tidak perasan yang aku sedang memerhatikan aksinya itu. Nakal, dengan sengaja aku berdehem agak kuat juga. Bila terdengar dehemanku dia tersentak dan lantas mengalihkan pandangannya kepadaku. Tangannya tidak pula melepaskan butuhnya. Dia tersenyum simpul sahaja, macam tak ada apa-apa yang berlaku.Ā
Pelik sungguh perilakunya ketika itu. Mengapa dia tak merasa segan sedikitpun kepadaku yang diketahuinya telah terpandang dia sedang mengurut butuhnya yang tegak itu? Pada hematku tak kurang 20 cm panjangnya butuh bapa mertuaku, dan besarnya, ah, tak dapat aku mengagak ukurannya, tetapi memang besar solid.Ā
Sebelum itu, aku hanya berpeluang melihat butuh suamiku yang bersaiz kecil dan pendek, kira-kira 13 cm sahaja bila cukup mengeras, circumferenceānya, ah⦠malas nak cerita, tak ada apa yang nak dibanggakan. Jauh benar bezanya dengan saiz butuh bapanya. Melihat aku masih memandangnya tersipu-sipu,Ā
āSorrylah, Kiah, Bapak tak sengaja,ā keluhnya perlahan.
Dengan sambil lewat dan macam hendak tak hendak saja dia membetul-betulkan kainnya. Aku dapat perhatikan dengan jelas butuhnya yang keras terpacak itu berterusan menungkat lagi di dalam kainnya. Tidak pula dia cuba menutup ātiang khemahā yang tegak itu dengan tangannya ataupun dengan bantal kecil yang berada di sisinya.Ā
Dia seolah-olah dengan sengaja mahu mempertontonkan kepadaku dengan sepuas-puasnya betapa besar, panjang dan keras senjata sulitnya. Dia mahu membuat demonstrasi. Dia bangga nampaknya. āAs if he purposely wanted me to witness the kind of cock he possessedā.
Mungkin juga hatinya berkata, āAlang-alang menyeluk pekasam biar sampai ke pangkal lengan. Lihatlah puas-puas, Kiah. Rezeki kau malam ini.ā
Yang peliknya juga, aku sebaliknya tidak cuba mengalihkan pandanganku ke arah TV semula. Aku terus merenung tajam ātiang khemahā dalam kain Bapak mertuaku itu, belum mahu turun-turun nampaknya dia. Geram betul aku.Ā
Nafasku semakin sesak, .. Kehausan, yang pastinya, bukan kerana temperature dalam bilik tamu itu panas. Ada āair-condā takkan panas? Senjata bapa mertuaku yang berselindung dalam kain itu masih lagi nampak berada dalam keadaan yang sungguh aktif dan tegang.Ā
Sekali-sekala kelihatan terangguk-angguk, macam beri tabik hormat kepadaku. Dia seolah-olah tahu yang aku sedang memerhatikannya. āCelaka punya butuh, aku kerjakan kau nanti baru tahu.ā hatiku berkata-kata. Acah sahaja.
Sepantas karan elektrik nonokku menyahut lambaian butuh besar panjang bapa mertuaku, mula terasa gatal dan mengemut-ngemut. Nafsuku mula bangkit membuak-buak. Tambahan pula aku baru saja mandi wajib pagi tadi, bersih daripada haid dan belum sempat dibedal oleh suami ku. Tempoh tengah garang.
Sudah lebih dua minggu aku tak merasa. Ah⦠jika dapat bersama pun suamiku seperti biasa aja, tidak memberikan perhatian serius akan jeritan batinku. Tiada kesungguhan dan penumpuan bila melayari bahtera yang berada di samudera nan luas. Macam melepas batuk ditangga sahaja gelagatnya.
Beromen sekejap dan mengepam nonokku lebih kurang 4-5 kali, sudah terair butuhnya, sedangkan aku belum apa-apa lagi. Di fikirannya tak lekang-lekang hanya mahu kerja dan cari duit banyak-banyak, gila nak cepat kaya, mana nak khusyuk main.
Keinginan batinku sudah mendidih laksana gunung berapi yang sedang siap sedia mahu memuntahkan lahar panasnya dek berterusan memerhatikan bayang-bayang gerakan hebat keris besar panjang bapa mertuaku dalam kain sarungnya.Ā
Dia tidak memandang aku lagi tetapi masih perlahan-lahan mengurut batang butuhnya yang mencodak itu.
Aku rasa butuh bapa mertuaku mula naik jadi keras dan tegang sejak dia asyik memerhatikan ābodyā dan pakaianku semasa duduk bertentangan di meja makan sebentar tadi, bukannya dari masa menonton āSarah Jessica Parkerā dan rakan-rakannya.Ā
Itu secara kebetulan sahaja, sekadar menokok tambah.
Salah aku juga. Tanpa kekok, dan sudah menjadi amalanku bila berada di rumah bersama suamiku selepas maghrib sahaja aku akan mengenakan gaun malam tanpa memakai coli dan seluar dalam.Ā
Aku rasa selesa tambahan pula suamiku tak pernah menghalangnya. Pada dia pakai atau tak pakai coli dan seluar dalam serupa saja responsenya. Tak ada bezanya.
Aku tak perasaan bahawa yang bersamaku pada malam itu adalah bapa mertuaku, bukannya suamiku. Jelas, hakikatnya, aku yang mengundang nahas pada malam itu. Aku yang sengaja mencari fasal. Aku yang menyiksa naluri bapa mertuaku.
Buah dadaku berukuran 38 B yang tegang, montok dan bergegar-gegar dalam gaun malamku sudah pasti dapat dilihat dengan jelas oleh bapa mertuaku. Alur pukiku yang tembam juga jelas kelihatan apabila aku berdiri dan berjalan di hadapannya.Ā
Maklumlah, gaun malam, semua orang tahu sememangnya nipis. Semuanya telah menimbulkan kegeraman berahi yang amat sangat kepada bapa mertuaku yang sudah lama menderita kehausan.. Seks. āSomething wrongā lah kalau nafsunya tak naik melihat aku dalam keadaan yang sungguh seksi itu.
Patutlah semasa aku membongkok sedikit untuk menghidangkan makanan di hadapannya tadi, bapa mertuaku tak segan silu asyik merenung tajam lurah gunung berapiku yang terdedah kerana leher gaun yang kupakai agak luas bukaannya.
Oleh sebab tidak dapat menahan sebak nafsuku lagi melihat tiang khemah bapa mertuaku yang kian menegak terpacak, macam tak mahu turun-turun, tanpa meminta diri, aku terus berjalan cepat menuju ke bilikku dengan meninggalkannya di ruang tamu ternganga-nganga.
Desakan nafsu berahiku yang meluap-luap ketika itu telah menyebabkan aku tergopoh-gapah untuk mendapatkan tilam untuk segera melayan denyutan, kemutan dan kegatalan nonokku. Switch lampu dan āair-condā dengan serentak aku āonā kan dengan cara yang agak kasar. Dah tak tahan, nak cepatlah katakan..
Aku lantas menanggalkan gaun malamku dan menghumbankan badanku ke atas katil. Bertelanjang bulat, aku terus menonggeng sambil memejamkan mata tanpa perasan yang bontutku terbuka dan terdedah tanpa seurat benangpun menghala ke pintu masuk bilikku.Ā
Aku tidak perasan yang aku tidakĀ menutup dan mengunci pintu bilikku ketika tergesa-gesa masuk tadi. Aku menonggeng dan mengangkang seluas mungkin dan mula bermain dengan Ā nonok dan biji kelentitku menggunakan jari-jari tangan kiriku yang menyusur dari bawah badan dan perutku.
Tangan kananku berteleku di atas bantal menjadi tongkat kepada sebelah kanan badanku bagi mengelakkan tetekku, khasnya yang sebelah kanan itu, daripada terhenyak dan terpenyek.
Aku mulai dengan membayangkan betapa bahagianya kalau suamiku, Aznam, mempunyai kontol besar panjang seperti bapanya. Aku terus leka dibuai khayalan yang begitu menyeronokkan sambil menjolok-jolokkan jari-jariku masuk ke dalam lubang pukiku.Ā
Uuuh.., gatalnya lubang pukiku.. Bagaimanapun, bayangan kepada suamiku tidak tahan lama, kira-kira 5 minit sahaja. Tiba-tiba sahaja aku dapat bayangan yang lebih menyeronokkan..Ā
Aku mula terbayangkan pula bapa mertuaku dengan butuhnya yang besar berurat-urat dan panjang itu sedang mengepam kuat keluar masuk lubang keramatku dari belakang.Ā
Uuuh, uuh, uuh, kupejamkan mataku melayani imaginasi dan fantasi seksku. Semakin kemas dan bertenaga jari-jariku menjalankan kerja jahatnya.
Vedio baru kawan iiš¤¤
ramai ek yg tunggu š btw ni bkn adik kandung tapi adik ipar, nak project mmg susah sbb ada bini. ni semua video lama, berlambak lagi aku akan post nnti. santai dulu geng

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
We're here to help you swap faces in photos, videos and GIFs using the latest AI technology š šø.