Ya Rabb aku tidak ridho terhadap semua kedzaliman yang ia lakukan padaku dan anak-anak ku
Xuebing Du
★
Noah Kahan
he wasn't even looking at me and he found me
Keni

izzy's playlists!
YOU ARE THE REASON

Product Placement
ojovivo
🪼
cherry valley forever

bliss lane
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Sade Olutola


ellievsbear
Cookie Run:Kingdom Official!
Lint Roller? I Barely Know Her
taylor price
noise dept.
seen from United States

seen from Germany

seen from Taiwan
seen from United Arab Emirates
seen from Switzerland
seen from Ecuador
seen from Ecuador
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Italy

seen from Germany

seen from India
seen from Australia
seen from United States

seen from Ukraine

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Colombia
@jejakluka
Ya Rabb aku tidak ridho terhadap semua kedzaliman yang ia lakukan padaku dan anak-anak ku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
The unbothered sadness I swallow to stay respectful, would bury you.
"Kesedihan yang aku telan demi menjaga adab, demi menghormati keadaan, demi tidak menyusahkan orang lain... jika kau terpaksa menanggung walau sedikit daripada apa yang aku simpan, mungkin kau sendiri tidak akan mampu bertahan."
Ada kepedihan yang tidak menjerit, ada juga luka yang tidak membalas.
Ada kekecewaan yang memilih diam kerana masih mahu menjaga hubungan, menjaga maruah, atau menjaga hati orang lain.
Dan kadang-kadang, orang luar tersalah tafsir diam itu sebagai "Oh, dia okay."
Sedangkan mereka tidak tahu berapa banyak kesedihan yang telah ditelan tanpa pernah diluahkan.
Ayat ini mengingatkan aku kepada orang-orang yang kelihatan paling tenang di luar. Yang masih mampu tersenyum, masih mampu bersopan, masih mampu hadir seperti biasa.
Tetapi di dalam hati, mereka sedang membawa sesuatu yang berat seorang diri.
Ternyata ga semua ibu paham gimana perasaan seorang ibu
Capeeeeek banget rasanya sama drama perceraian ini. Udah 5 tahun masih ada aja dramanya. Dengan semua yang pernah dia lakukan ke aku dan anak-anak, buat liat mukanya aja aku udah ga tahan, apa lagi kalo di suruh ngomong.
Masih kuizinkan dia menemui anak-anak setiap bulannya, tapi jangan salahkan aku jika aku tidak ingin bicara atau sekedar menemuinya. Untuk apa?!
Andai aku jahat sudah ku blokir dari sejak pertama kuceraikan dia, tapi aku tau dia masih ayah dari anak-anakku jadi ku biarkan dia. Tapi bukan berarti aku harus melayani setiap chatnya dengan lemah lembut. Aku punya hak untuk menentukan sikapku.
Ga ada angin ga ada hujan, waktu ke sini ga pernah nemuin dia sama sekali, setelah pulang dari sini tiba-tiba banget chat panjang kek gini.
Sakitt si ni orang kayaknya. Bawa-bawa orang tua pula, masih dengan dalih awalnya kalo perceraian ini terjadi karena paksaan orang tuaku.
Heeey please banguuuun!!
Jangan lama-lama kalo ngimpi, bukan karena desakan orang tuaku aku gugat cerai kamu, tapi karena perselingkuhan mu, karena misuh misuhmu yg selalu kau lontarkan ke aku tiap kali marah, karena nafkah yang kau persulit, kamu sadar ga si ngasih makan anak orang 20 RIBU SEMINGGU itu keterlaluan!!!
Capek aku.
Meskipun (mungkin) kamu kalah dalam banyak hal, mari tetap menjadi manusia yang tidak habis daya juangnya. Ada tawa orang-orang yang mesti diperjuangkan. Mari terus berdoa agar Allah menguatkan, dan memantapkan langkah kaki ini, serta dipertemukan hal-hal baik di depan sana.
Pada akhirnya yang akan tetap berpihak atas raga diri ini yang tidak mau memilih kalah adalah diri sendiri. Bagaimana dalam beratnya kaki ini untuk melangkah, menghadapi segala rintangan yang menghadang, ada ketegaran yang ikut membersamai.
Meskipun lelah itu nyata, jangan biarkan ia menjadi alasan untuk berputar arah. Sebab perjalanan ini, kelak akan mengajarkanmu arti bertanggungjawab atas hidup yang kamu jalani. Walaupun terkadang memang terasa sendiri.
Setiap kali kamu merasa hampir menyerah, ingatlah bahwa kamu sudah melangkah sejauh ini. Bukan kebetulan. Itu bukti bahwa ada kekuatan dalam dirimu yang lebih besar dari rasa takutmu.
Ada hari-hari yang mungkin tidak akan terasa adil. Ada usaha yang tidak langsung berbuah hasil. Ada doa yang terasa menggantung di langit. Namun percayalah, tidak ada yang sia-sia. Setiap tetes keringat, setiap malam yang berat, setiap air mata yang ditelan sendiri—semuanya sedang membentukmu menjadi versi yang lebih kuat.
Maka bertahanlah. Bukan karena mudah, tapi karena kamu layak untuk melihat apa yang menunggumu di ujung perjuangan ini. Semoga segala hal baik yang tengah diupayakan, Allah catatkan sebagai bentuk keridhoan dan iman atas segala kehendak yang telah Dia gariskan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ya Allah, dengan lantang akan ku sebut aku ingin sukses, bukan karena ingin kaya, melainkan aku hanya ingin menebus beberapa rasa sakit yang tak terbayar dengan uang, beberapa air mata yang turun karena diragukan, dan beberapa luka di hati karena dianggap tidak pantas. Ya Allah, aku ingin mengangkat derajat keluargaku, aku ingin membalas air mata dan keringat mereka yang telah membesarkanku, maka permudahkanlah jalanku ini Ya Allah.
Kalau Allah yang Mengatur
Pernah nggak, kamu membuat rencana hidupmu sedemikian rapi selama beberapa tahun ke depan. Tiba-tiba, seketika, semua rencana itu berubah karena ada satu kejadian besar. Entah karena orang tua meninggal, tiba-tiba kamu terdiagnosa sakit kronis, apapun. Dan semua rencanamu itu tak lagi berbentuk karena kini kamu harus menjalani sesuatu yang menurutmu "terpaksa" dibelokkan. Tapi kemudian, seiring berjalannya waktu. Kamu lambat laun menyadari kenapa kamu harus mengalami semua kejadian besar itu. Sesuatu yang tidak pernah kamu rencanakan, harus kamu jalani. Karena kamu lagi ditempa untuk menjalani sesuatu yang lebih besar dan itu jauh lebih baik dari rencana hidup yang kamu miliki. Nah, itulah yang tengah kujalani. Sebagai orang yang well-planning, rasanya pasti pusing sekali saat rencana kita berantakan. Tapi, aku punya narasi komedi untuk diriku sendiri : ternyata hidupku makin berantakan karena aku yang berusaha keras mengaturnya, berharap semua sesuai dengan rencanaku!
Saat ini aku sedang terkesima dengan apa yang Dia rencanakan, meski baru di permulaaan. Aku merasa telah berhasil mengambil beberapa tarikan benang merahnya bahwa selama 5 tahun terakhir, aku memang disiapkan untuk menghadapi hal ini. Meski selama lima tahun terakhir rasanya sangat rollcoaster, pernah ada di fase "makan tabungan", bolak balik rumah sakit, dan lain-lain.
Ternyata aku sedang disiapkan untuk menghadapi sebuah hal besar yang tidak pernah ada dalam imajinasiku, berangan pun tidak. Kalau kemarin aku tidak ditempa dengan segala dinamika di lima tahun, aku nggak akan sanggup mengemban amanah yang sekarang.
Bismillah.
Ini akan jadi perjalanan panjang, semoga bisa menyelesaikan dengan baik. Dan nanti kalau sudah selesai, baru akan kuceritakan. Jika masih dikasih umur panjang :) Buat kamu yang sekarang lagi mengalami fase dinamika yang kayaknya tanpa arah dan ujung. Kunci satu-satunya adalah, jalani sebaik mungkin. Mungkin 5-10 tahun mendatang, kamu baru akan mengetahui kenapa kamu harus melewati hal yang kamu lalui sekarang ini. Memang nggak nyaman, tapi itu worth-it banget :)
Tuhan, jika Engkau mendengar rintihan yang tak sempat terucap ini, aku hanya ingin bicara sejenak. Bukan untuk merengek, apalagi menuntut. Aku tahu, hidup ini bukan tentang segala yang harus berjalan mudah. Aku hanya ingin bersandar sejenak, bercerita, dari titik paling jujur yang kupunya.
Aku lelah. Tapi bukan karena menyerah.
Aku hanya ingin semuanya lancar. Aku ingin langkah ini tidak selalu terseok. Aku ingin ada ruang bernapas di tengah semua tuntutan yang memburu.
Karena sungguh, Tuhan… aku hidup bukan untuk diriku sendiri.
Setiap hari, aku bangun bukan hanya demi diriku. Demi orang-orang yang diam-diam menjadikanku alasan untuk terus kuat. Demi tawa-tawa kecil, demi doa-doa yang diselipkan dalam sunyi oleh orangtuaku yang bahkan tidak pernah memintaku untuk membalas, hanya agar aku bahagia.
Aku tak sedang berlari mengejar ego, Tuhan. Aku bahkan jarang memikirkan apa yang sungguh-sungguh aku inginkan. Banyak keinginan yang kutahan rapat-rapat, karena aku tahu ada tanggung jawab yang jauh lebih besar dari sekadar keinginanku sendiri.
Bahkan ketika aku menangis, aku menangis diam-diam. Bukan karena aku kuat, tapi karena aku tidak mau orang-orang yang aku cintai khawatir. Aku belajar untuk tersenyum sambil menelan getir. Aku belajar untuk berkata “baik-baik saja” meski hatiku hancur berkeping. Karena aku hidup bukan semata-mata untuk merasa nyaman, tapi juga untuk menjaga kenyamanan orang lain yang bergantung padaku.
Dan kadang, aku iri pada mereka yang bisa hidup hanya untuk dirinya sendiri. Mereka yang bebas mengambil jeda, pergi sebebas angin, memutuskan sesuatu hanya karena ingin, bukan karena harus. Aku tahu setiap orang diberi perannya masing-masing, dan ini adalah bagianku.
Tapi tetap saja, aku ingin memohon pada-Mu, Tuhan…
Jika tidak bisa Kau beri aku kemudahan, maka cukup kuatkan aku. Jika belum bisa Kau beri hasil yang baik, maka tuntun aku untuk tetap sabar. Dan jika harus terus berjalan dengan berat, maka jagalah agar aku tidak kehilangan arah.
Aku bukan pahlawan, bukan juga orang suci. Aku hanya manusia biasa yang ingin terus bertahan, sambil tetap menjaga semua yang kuanggap penting. Aku ingin semua ini tidak berakhir sia-sia. Aku ingin semua lelah ini membentuk sesuatu yang berarti.
Jadi, Tuhan… lancarkanlah. Lancarkan langkahku. Lancarkan hariku. Lancarkan apa pun yang Kau rasa pantas untuk kulalui. Karena aku tahu, Kau selalu melihat yang tidak terlihat, mendengar yang tak terucap, dan mengerti yang tak bisa kubahasakan.
Sebab hidupku bukan hanya tentang aku.
Semarang, 13/07/25
Tuhan, ke manakah aku harus melangkah?
Tuhan aku lelah pura-pura kuat
Atas kemustahilan yang sedang aku perjuangkan ya Allah, semoga engkau mengabulkan. Aamiin
Jika selama hidup kita bertemu dengan orang yang salah bukan berarti kita yang tidak baik, anggap saja, dia datang untuk menyampaikan kabar baik dari Allah, bahwa jika nanti setelah dia pergi, akan ada seseorang yang Allah hadirkan sebagai tanda kesabaran, ketulusan dan kebaikan yang telah terabaikan.
Kapan? Bisa jadi nanti, lusa atau hari ini. Biarkan Allah yang menentukan, tugas mu hanya berdoa, ikhtiar, tawakal lalu bersabar sampai titik persimpangan takdir mu yang bersinggungan dengan kebaikan yang Allah hadirkan.
Jika tidak, cukuplah Allah sebagai tujuan dan satu-satunya harapmu.
____________ ditulis selepas subuh.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Allahku.. pantaskan diriku atas doa-doa yang kupanjatkan
—dalam 365, hal. 195
Selalu ngerasa iri tiap liat konten suami-istri beberes rumah bareng dimalam hari saat anak-anak udah pada tidur, iya aku iri karena aku selalu mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri. Dari mulai nyuci baju, nyuci piring, nyapu, beberes mainan, lipat² dll. Maka tidak jarang semua itu baru selesai ku kerjakan paling cepat jam 11 malam.
Kesel, marah, gerundel pasti, apalagi ngeliat pasangan yang cuma main HP ongkang² kaki atau bahkan tidur nyenyak. Dulu aku menganggap bahwa laki-laki bekerja di luar itu capek, tapi ternyata aku salah. Pekerjaan terberat di dunia adalah Ibu Rumah Tangga, ga ada jam kerjanya, ga ada hari liburnya, ga peduli mau sesakit apa pun, kerjaan rumah ya harus Ibu Rumah Tangga yang harus ngerjain.
Menunda untuk menggapai.
Adakalanya kita perlu menunda sesuatu yang sangat kita inginkan untuk menggapai hal lain yang kita butuhkan.
Bahwa apa yang selalu berada di pikiran kita, tidak selalu harus tercapai di saat yang kita mau. Menunda satu hal untuk menggapai hal lain, mungkin adalah salah satu pilihan terbaik. Bukan melupakan sebuah keinginan, tetapi memprioritaskan hal yang lain.
Untuk kita yang selalu berusaha hidup dengan mimpi-mimpinya, yang selalu berpikir bagaimana mewujudkannya walau seorang diri, jika ada kesempatan untuk menggapai hal lain yang dibutuhkan, maka lakukan lah.
Karena kebutuhan lebih penting daripada keinginan, dan hal-hal yang menjadi prioritas perlu dikejar lebih dulu dari sebuah keinginan.
Mungkin ini saatnya untuk mengatur ulang waktu yang tepat untuk keinginan-keinginan tersebut.
@faramuthiaa
Cranfield, 22 Juni 2024 || 23.22 BST
Kok relate🥲
Semoga kamu segera berada pada kondisi, perasaan dan kalimat:
Ya Allah terima kasih, ini lebih dari apa yang aku harapkan :))
Sekalipun nanti kamu kembali dalam bentuk terbaikpun, mencapai mimpi yang pernah sama sama kita upayakan, aku tetap tidak mau menerimamu kembali. Tidak. Tidak akan pernah.
Abadilah dalam keasingan. :))
Bandung, 16 Mei 2024

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Semoga Allah segerakan datang, seseorang yang dapat membawa diri ini hingga menyelesaikan titik akhir terbaik sebuah perjalanan, kebaikan akhirat.
رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
Bandung, 08 Mei 2024
Jika jodohku masih lama, mohon tentramkan hatiku juga kedua orang tuaku ya Robb.. Jauhkan dari segala kekhawatiran. Sebab Engkau Yang Maha Mengetahui hal yang tidak kami ketahui.