“Semua butuh waktu. Di masa depan nanti, di puncak kehidupanmu nanti, kau akan menengok ke belakang lalu mengangguk dan mengerti tentang kenapa semua itu dulu harus terjadi.”
— Don’t be sad, be better instead. (via mbeeer)
Peter Solarz
Cosmic Funnies
Keni
NASA
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
todays bird
dirt enthusiast
ojovivo

JBB: An Artblog!
Alisa U Zemlji Chuda


JVL
Jules of Nature
Monterey Bay Aquarium
KIROKAZE

if i look back, i am lost

tannertan36
we're not kids anymore.
Sade Olutola
d e v o n

seen from United States

seen from Germany
seen from Australia

seen from Singapore
seen from Hungary
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from Switzerland

seen from Canada

seen from Spain

seen from Indonesia

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Spain
seen from United States
@istiqomaa
“Semua butuh waktu. Di masa depan nanti, di puncak kehidupanmu nanti, kau akan menengok ke belakang lalu mengangguk dan mengerti tentang kenapa semua itu dulu harus terjadi.”
— Don’t be sad, be better instead. (via mbeeer)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dewasa ini, ketika menghapus chat, mematikan last seen, atau bahkan memblokir kontak, bukanlah lagi sifat kekanak-kanakan. Itu justru terjadi karena kita sadar mana yang menyakiti kita, mana yang tidak. Mana yang tepat untuk kita, mana yang tidak.
Ada banyak cara mencintai diri sendiri. Dan salah satunya adalah dengan menjauhkan diri dari bermacam hal yang kerap melukai hati.
Did you know this?
Kalau gak cuma COVID-19 yang bisa bikin 'a new normal', tapi Ramadan juga.
Kemaren dan hari ini kita masih ramai membicarakan kondisi normal baru setelah datangnya pandemi di mana diramalkan akan banyak kebiasaan dan aspek hidup kita yang berubah. Bahasan soal ini sangat rasional dan terasa sekali di keseharian.
Ramadan juga sama, Allah perintahkan kita puasa dan beribadah sebulan penuh di bulan Ramadan supaya diri kita sampai pada kondisi normal yang baru: takwa. Tapi kok sepertinya banyak orang tak peduli dan biasa-biasa saja, padahal Ramadan jauh luar biasa.
Hmm... btw kalau dipikir-pikir, ada sih perbedaannya.
COVID-19 adalah musibah, yang meski diabaikan atau dipedulikan dia akan tetap menampar muka dan kehidupan banyak orang. COVID-19 datang sebagai ujian juga teguran. Ujian bagi yang beriman. Teguran bagi yang durhaka.
Sedangkan Ramadan tidak datang dalam rangka memaksa atau menegur manusia. Ramadan datang menawarkan peluang kebaikan dunia akhirat. Ramadan hanya datang kepada hati yang imannya masih bisa beresonansi dengan visi dan pesan ilahi yang dibawanya. Yang tak beriman atau rusak imannya, tentu tak akan peduli. Atau, peduli tapi tak termotivasi.
Andai kita semua bisa melihat warna dan mencium aroma dari semua dosa kita, niscaya gak akan ada satu detik pun dari Ramadan ini yang kita lewatkan.
Satu Syawal nanti, akankah kita mendapatkan new normal itu?
© Taufik Aulia 2020
Disepanjang hari pun, tetap sama.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Mungkin Tuhan tahu kau belum butuh, oleh sebab itu kau belum diizinkan mendapatkannya sekarang.”
— (via mbeeer)
“Aku senang kau ada. Aku bahagia kau kembali menyapa. Tapi ketahuilah, tidak ada kau pun aku tak apa.”
— (via mbeeer)
kak, apakah benar-benar ada pekerjaan yang menyenangkan, sesuai passion? aih,, bahkan passion saya sendiri saya tidak tahu. 3th setelah lulus kuliah saya sudah 4 kali berpindah tempat kerja,dengan alasan bosan dan harapan menemukan yang cocok. namun saya selalu melihat pekerjaan kemarin lebih baik dari pekerjaan sekarang. lantas apakah saya harus terus mencari, atau menerima saja?
Daripada di bingungkan passion, hobi, dan semacamnya. Langsung saya arahkan ke konsep IKIGAI ya. Kegemaran pada gambar = passion.
penjelasan lengkapnya di ambil dari http://sumber-kearifan.blogspot.com/2018/01/konsep-ikigai-untuk-apa-kita-hidup.html
Kalau hanya ditanya ada atau tidak pekerjaan sesuai passion. Jawabannya ada, tentu ada. Menyenangkan? Bisa jadi. Selalu menyenangkan? Pastinya nggak bakal. Lelah, jenuh, dan permasalahan-permasalahan lain tentu akan ada di dalamnya. Meski itu pekerjaan yang kita sukai sekalipun.
Kalau memang belum menemukan dunia dimana kamu menaruh hati sepenuhnya, Tidak ada jalan lain, cari sampai ketemu, kalau memang kamu benar-benar menginginkannya. Caranya, memang harus banyak mengexplore diri. Ikut berbagai bentuk kegiatan, komunitas, sharing sama yang lebih expert dll. Prosesnya seringkali memang nggak sebentar. (Atau bisa youtube Rene Suhardono - Passion, Purpose, Value. atau video2 setema yang lain.)
Tapi yang pertama-tama harus dilakukan adalah, bersyukur. Bersyukur dan menerima apa yang diberi dan bisa dijalani saat ini. Dan berdoa juga agar bisa mendapat/meningkat lebih dari yang sekarang. Bukan berarti serakah ya. Niatkan agar bisa jadi mukmin yang kuat, mandiri, bisa bantu keluarga, teman, dan orang lain.
Yang dianggap sebagai passion (ini belum di titik ikigai) apa harus pekerjaan utama? Nggak harus, bisa sampingan juga. Ada yang memang ia lakukan hanya untuk “menjaga kewarasan”, selow aja nggak sampai ngoyo. (Terlepas seperti apa keleluasaan dan pengaturan waktu orang tersebut)
Saya punya beberapa kenalan Dokter. Setelah ada pertanyaan ini, saya coba mengajukan pertanyaan pada teman saya ini.
"Apakah kalau hal lain yang kamu sukai bisa menghasilkan, profesi Dokter ini bakal kamu lepas?“ jawabannya “Nggak.” Karena baginya menolong orang baginya ya udah panggilan hati/amal aja. Yang kalau dikembalikan ke diagram Ikigai tadi, berarti mencakup 3 saja : Misi, Pekerjaan, Profesi. Dan it’s okay. Bagian passion tadi mungkin akan teman saya dapat nanti, dari bidang yang lain.
Ada juga Om Ario, Yang bisnisnya bergerak di bidang logistik. Ia bilang dalam podcastnya. “Mana ada sih, orang terlahir di dunia ini dengan passion logistik? Nggak bakal ada juga.” Penjelasan lanjutannya, “Bidang logistik ini bukan bidang yang Gue banget sebenarnya. Cuma hal yang Gue jadikan passion ada didalamnya. Seperti bertemu dan ngobrol dengan orang baru (klien),” Seterusnya saya lupa, Dan kebetulan beliau dan partnernya membahas hal ini di podcastnya. (Bisa kalian search di Spotify : Thirty Days Of Launch atau tap link : https://open.spotify.com/episode/53c4pPk2VWTOJYaFM7tMty?si=JIhyOyo1QCmmaJy8sbyE6g )
Kalau keadaanmu (atau siapapun yang membaca) saat ini masih membuatmu memiliki kesempatan untuk memilih, atau berganti. Karena masih ada back up dari suami, keluarga, orangtua, tabungan, atau hal lain. Jangan lupa bersyukur ya, di luar sana masih banyak yang lebih lelah dari pekerjaan kita, namun masih tidak berkesempatan untuk memilih hal yang lain.
Semoga sedikit menjawab, dan ini juga jadi pengingat untuk saya sendiri. Terimakasih :)
“Singkatnya, aku berdoa semoga kau punya rasa yang sama.”
— (via mbeeer)
“Tenang saja, kau akan menemukannya. Mungkin tidak dalam waktu dekat, tetapi pasti akan. Keep going.”
— (via mbeeer)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Walau tidak ada satupun kata yang keluar dari mulut kita, kurasa kita sama-sama tahu apa yang sedang terjadi di antara kita berdua.”
— (via mbeeer)
“Terkadang kalau sudah cinta, untuk benci setelah disakiti sebegitu rupa pun kerap tak bisa.”
— (via mbeeer)
“Jika kau memilih pergi, maka pergilah dan tetap seperti itu. Jangan kembali lagi. Namun jika kau memilih untuk tetap tinggal, maka bertahanlah dan mari kita perbaiki semuanya bersama-sama.”
— (via mbeeer)
Pengurus Harian PPAK FMIPA UNNES 2019❤
Dengan rapat tiap minggunya sejak 3bulan dibentuk kepanitian; just one time, more than.
Sempat kaget, don't know why, bisa jadi bagian dari pengurus harian (read: sekretaris 2), kerja pra-acara, free di hari H, kerja lagi pasca acara.
Banyak banget problem intra, sampe ke pribadi, tp profesionality harus kepake. So, akhirnya bisa lewatin semua. I'm still Ok. ♡
Terimakasih Koor (kak Toni), dengan sabarnya. Sekre 1 (kak Wela), youre so perfectionis. Bendahara 1 ( kak Ayuk), baikkkk. Bendahara 2 (Milla), still jealousy 😅
Flowering in my face 🌹

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Our Solar System … Yup. Pluto Is Here.