Tentang ASI
Tepat 2hr yg lalu dio genap berusia 7 bulan. Alhamdulillah nikmat Allah yg begitu luar biasa, yaaa karena sampai detik ini aku bisa meluk dio dan merawat dio yg lucu, imut, ganteng wkwkwkk *ibuknya narsis* Dan selama 7 bulan pula aku mencoba memberi hak dio yaitu ASI, air susu titipan Allah buat Dio. Penuh perjuangan deh mengasihi dio, karena ga hanya fisik, mental juga ikut berjuang. Ngelawan terpaan badaai pasca melahirkan sungguh melelahkan hehehe Cerita ini dimulai tgl 22 mei 2016, saat dio lahir ke dunia. 6 jam pasca melewati persalinan secara sectio caesaria dio dibawa ke kamar perawatan, untuk belajar menyusu. Masih teringat jelas rasa kenyotan pertamanya :) bahagiaaa rasanya dio bisa langsung pintar dalam proses menyusui dan aku saat itu sangat enjoy menjalaninya, ya walaupun harus miring miring dan nahan sakit karena luka operasi yg masih gress fresh from OK hahahaha Nyata nya proses menyusuiku dimudahkan karena anatomi payudaraku yg sdh oke buat proses ini, jadi ga ada halangan dan drama yg berarti ketika dio belajar menyusu :) sampai beberapa hari selanjutnya proses itu berlangsung! PD banget saat itu bisa menyusui dio tanpa sufor.. sampai pada hr ke 3, dio demam. Dehidrasi kemungkinannya, krn saat itu ruangan ber ac dan dio juga sedang dlm pemberian antibiotik. Suster menyarankan untuk pemberian donor asi/sufor. Sedih seketika rasanya saat suster bilang seperti itu. Dan harus merelakan dio berjumpa dg sufor, krn donor asi tidak ada. Yaa ternyata tidak cukup asi awalku buat dio, sehingga dia dehidrasi. Tapi aku tidak putus asa, segala upaya dilakuin. Segala booster asi aku minum, samapi sehari bisa minum 1L air kacang hijau belum lagi tablet pelancar asi. Tp usahaku saat itu belum mendapat hasil yg baik, Dio yg sdh minum sufor lebih kenyang dan terlihat nyaman sehabis minum sufor. Terus terang saat itu aku merasa cemburu dengan sufor, krn dio lebih milih sufor dibanding asi. Stress krn asi tak kunjung membaik kuantitasnya :( Sampai hari ke 15 dio semalaman nangisss, entah apa sebabnya. Krn kuatir aku bawa dio ke dokter buat mastiin kondisinya.. kata dokter dio kolik infantil, kondisi dmn bayi merasa tidak nyaman pada perutnya disebabkan alergi biasanya, kata dokter kemungkinan krn pemberian sufor. Sedih lagi krn hal ini, stresd semakin menjadi disaat ASI masih seret dio ga boleh minum sufor untuk sementara waktu *untuk koreksi* saat itulah segala upaya dikeluarkan.. mulai lah kembali mencoba segala macam booster asi, susu asi, pompa elektrik, teori power pumping dll tapiiii lagi lagi dio ga puas dengaan kondisi ASI nya. Kuantitas ASI tak juga membaik, sampai dlm kondisi pasrah, Aku mulai memperbaiki jadwal tidur, kualitas dan kuantitas dlm makan *gendut gendut deh* lalu memperbaiki niat.. di usia dio yg ke 30hr dio sdh mulai memperlihatkan kepuasan sesudah minum susu hehehe dan puncaknya saat liburan di lumajang.. BB dio naik drastis 1.2 kg dlm durasi satu bulan. Alhamdulillah, tiada yg sia sia dlm proses ini, proses yg mungkin semua ibu ibu inginkan, semua hasil yg diperoleh saat ini adalah jawaban atas segala doa dan usaha. Dan saat ini baru ngerti apa yg salah dr proses menyusuiku kemarin. Krn baru diusia 30hr output nya baru bagus Berikut kesimpulannya: 1. Setress, faktor yg sangaat berpengaruh terhadap kesuksesan menyusui 2. Kelelahan, ga dipungkiri emang bikin asi seret.. krn pas udah tidur, payudara kemudian kerasa keisi hihi kyk ada yg jalan gitu *entah yg lain ngerasa apa ga, kl aku kerasa ada yg jalan gitu di payudara* 3. Makanan, hbs makan daging selalu ASI lancar dan lebih berkualitas. Lbh putih dan kental. Jd makan berkualitas itu haruss dg porsi cukup 4. Mindset, kl harus ada keyakinan bahwa kita mampu kasih ASI ke bayi kita.. kl itu ga ada, yawes bye! 5. Dukungan, jangan biarin orang lain ngeruntuhin keyakinan dlm mengASIhi. Minta dukungan suami yg utama.. krn ridho suami yg utama. 6. Lingkungan, suasana yg nyaman mempengaruhi mood buat menyusui juga lho.. jd buat senyaman mungkin lingkungan nya Dan sekiann curhatan tentang ASI oleh ibuk dio.. semoga membantu #ASIX #ASI #curhatanibukdio #ibukdiobercerita #tentangASI











