Sayang-sayangku,
Kalian sedang apa di taman surga, Nak?
Menunggu kesiapan Ayah dan Ibu, ya?
Ah, kalian pintar sekali.
Sabar ya, sayang.
Ayah dan Ibu sedang bergiat bangun lebih pagi, bergerak lebih banyak, dan makan lebih sehat.
Ayah dan Ibu sedang berusaha menuntaskan resah, merajut harapan, dan menumbuhkan rasa ikhlas.
Kami menunggu kalian, sayang.
Kita main di dunia, yuk.















