Hai sejawaat yg mau intrenship/iship di dompu, aku mau share ni bagaimana sih iship di dompu tuuh, supaya ada gambaran bagi sejawat sekalian 😊😊😊, ini berdasarkan pengalaman kami khususnya saya, hehehehe
👭 Setelah pembekalan di mataram, kami semua berangkat menuju kota bima dgn menggunakan pesawat garuda sekitar 45 menit. Sesampainya di bima, kami di jemput oleh perwakilan dinkes menggunakan bus. Dari bima ke dompu membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Setelah sampai di dompu, serah terima antara dinkes provinsi dengan dinkes kabupaten plus makan siang. Setelah itu kita di ajak melihat rumah ato kos2an yg bakal kita tempatin (tidak ada rumah dinas di sekitar RS jadi kos pake duit sendiri lebih tepatnya duit ortu😀), kita di arahkan menuju 3 rumah kos yg dekat dgn RS, gampang2 susah untuk memutuskan tinggal di mana krn pertimbangan harga, jarak ke RS, serumah dengan sapa dll, jdi menurut saran saya, tinggal lah dulu di hotel 1 hari, untuk menetapkan hati ato mau cari alternatif lain karena di sekitar RS ada juga rumah kos2an selaian 3 kos yg diajukan di atas. Kami tinggal di rumah pak haris dengan harga kos 84 juta setahun, terdapat 5 kamar, lengkap dengan tempat tidur, ac, lemari, kamar mandi dalam kamar. Terdapat juga ruang tamu dan tv, rumahnya nyaman tpi mahal sehingga kami membagi uang kos dengan 15 org dengan konsekuensi anak2 pkm harus tinggal di pkm😭😭.
🙇 kita di bagi menjdi 3 kelompok: igd, rawat inap dan pkm. Anak2 pkm mendapat fasilitas rumah dinas karna jarak antara pkm dan RS 30 menit, menurut saran kami, jgn tinggal di rumah dinas, kenapa? Karna lingkungannya tidak sehat contohnya jarak antara got dan rumah dinas hanya kurang lebih 1 meter, terdapat banyak lalat jadi kita setiap hari buat perangkap lalat, tpi lalat itu selalu datang datang dan datang lagi😁😁, trus 1 meteran listrik menghidupi 4 rumah, jika kita mencolok terlalu banyak listrik seperti masak nasi, nyetrika ato menghidupkan air, maka listriknya mati😀, di rumah dinas kita di fasilitasi tempat tidur, yg klo kita tidur punggung kita langsung menyentuh lantai, terdapat kipas angin dan lemari, tidak ada kulkas klo mau masak, setiap hari pergi ke pasar (cocok bagi yg mau belajar menjadi istri yg baik😊).
Wlopun demikian, kami menikmati kehidupan di rumah dinas dengan suka citaa. Intrenship sebelum kami tidak pernah ada yg tinggal di rumah dinas ini, tpi berhubung karna kami gak punya dana lebih dan biar lebih hemat kami memutuskan menetap di rumah dinas pkm (sesuai dgn perjanjian di atas), sakit2 dahulu senang2 kemudian.
Sekian mengenai tempat tinggal. ohh iya kami juga masak setiap hari, biar hemat dan sesuai selera.
👪 Mengenai pembimbing, kami beruntung iship di dompu, dokter2 umumnya baik, dokter spesialisnya jugaa, mau membimbing kami disela2 kesibukan mereka, di RS dan pkm kita sudah di anggap sebagai dokter sungguhan, jdi kita bisa langsung menanganin pasien, yg memacu kita belajar lebih biar diagnosa yg kita buat tepat ☺.
😍 😍Kalau mengenai keindahan alamnya, kabupaten dompu its really awesome, banyak pulau2 yg belum terjamah dengan pantai yg benar2 indah contohnya nisa pudu, pulau satonda, nangadoro, pantai lake dll, nyebrang ke kabupaten sebelah jga banyak pantai indah seperti bajopulo, pantai lariti dll. Cocok buat yg suka travelling..
Semoga bermanfaat yaa☺😊😊