Untuk kamu yang tidak ingin dilahirkan
Kita hidup diantara delapan miliyar manusia. Setiap orangnya memiliki pemikiran, entah pemikiran yang gila atau normal pada umumnya.
Pikiran mereka dikembangkan dari sebuah pola rumit yang saling bersinergi membentuk suatu kepribadian yang melekat dan menjadi identitas dirinya.
Didikan orang tua menjadi salah satu faktor yang mempengaruhinya, walaupun tidak semua orang tumbuh dalam lindungan protektif ibunya atau lindungan kuat ayahnya.
Tidak semua dari kita lahir dengan kebahagiaan bersama orang tua.Beberapa dari kita hidup dengan orang tua yang bergitu sangat mendukung.Beberapa dari kita hidup dengan orang tua yang menjadi alasan atas harapan untuk tidak dilahirkan.Alasan satu merupakan alasan tak terelakkan untuk melanjutkan hidup.Tapi bagaimana untuk alasan kedua?
Bisakah kita tidak dilahirkan?
Secara kasar saya katakan, "Tentu tidak bisa".
Saya tau, yang kamu inginkan hanya dihargai, merasa dianggap, punya kepercayaan diri tinggi, setidaknya mendapatkan lingkungan yang baik.
Sekarang umurmu berapa? Jika umumnya orang berumur 60 tahun. Berada pada bagian manakah dirimu sekarang? 1/3-nya? atau bahkan kurang?
Mungkin saat ini kamu masih berada dalam zona yang sangat tidak nyaman.Ingin pergi tapi terjebak.Ingin bicara tapi tak didengar.
Tapi tolong tanaman beberapa hal dalam dirimu.Dari saya yang pernah merasakan hal yang sama.
Kamu merupakan susunan atom yang saling bekerja hingga kamu bisa hidup seperti ini.Otakmu merupakan anugerah yang sangat indah karena dapat menjadikanmu merasakan sedih, senang, panik, dan perasaan lainnya.
Hidupmu terlalu pendek untuk hanya kamu ratapi hanya tentang hari ini:)Ratapi lah tentang lembaran baru yang masih baru.Ratapi lah tentang anugerah yang menjadikan dirimu kuat hingga saat ini.
Orang tua yang berada dekat padamu merupakan sosok yang sudah ditakdirkan dari semua orang tua didunia ini.Teman yang menghianatimu merupakan sebuah cerita yang akan kamu lewati mau atau tidak.Tugas yang kamu tangisi hari ini adalah salah satu tugas yang dipercayakan padamu.
Kamu harus menerimanya...Kegagalan merupakan hal yang harus kamu terima pahit-manisnya.Kesedihan merupakan salah satu momen menguatkan yang harus kamu terima.
Ikhlaskan diri untuk selalu menerima takdir dari tuhanmu. Hitam akan menjadi putih.Hidup yang tak kamu syukuri sekarang akan menjadi cerita hidup yang menguatkan di masa depan.
Tidak semua orang sekuatmu. Tidak semua orang dapat menjalani cerita hidup yang sama.
Percayalah bahwa semua hal akan menjadi baik-baik saja pada akhirnya.Cobalah untuk mengikhlaskan segala beban hidup yang bergantung di punggungmu. Semangati dirimu jika memang tidak ada yang bisa.Karena cerita hidup yang kamu tangisi hari ini akan kamu lewati. Dan mungkin suatu saat nanti, cerita ini akan dianggap sebagai cerita yang kamu sendiri saja tak paham bagaimana kamu bisa melewatinya.