“A lot of the times, you’re going into a situation you know nothing about. So what you need is to be quick to act, and make tough decisions in worst-case scenarios.”
→ Levi Ackerman, requested by @ackersoul
Color Me Curious

if i look back, i am lost
One Nice Bug Per Day

ellievsbear

pixel skylines
🩵 avery cochrane 🩵

❣ Chile in a Photography ❣
Mike Driver

Love Begins
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

#extradirty
Doug Jones
Noah Kahan
occasionally subtle
tumblr dot com
Lint Roller? I Barely Know Her
NASA
almost home
★
seen from Iraq

seen from Russia

seen from United States
seen from Ecuador
seen from United States
seen from Philippines

seen from United States
seen from Spain
seen from Brazil
seen from France

seen from Indonesia
seen from Australia

seen from United States
seen from Australia
seen from Argentina
seen from United States
seen from Canada

seen from Türkiye

seen from Colombia
seen from Indonesia
@chandoho
“A lot of the times, you’re going into a situation you know nothing about. So what you need is to be quick to act, and make tough decisions in worst-case scenarios.”
→ Levi Ackerman, requested by @ackersoul

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
THE POPPY WAR by rebecca f. kuang
wkwkwkwkwkwwkkwk ngakak
10PM
Milk + Honey. A DKS Photobook Concept.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
👨🏻: “apa yang paling menyedihkan saat mencintai seseorang?”
👩🏻: “tidak dicintai kembali”
👨🏻: “selain itu?”
👩🏻: “hm, apa ya?”
👨🏻: “lupa mencintai diri sendiri”
👩🏻: “apa karena kita terlalu mengingat banyak hal? sampai yang harus diingat malah jadinya lupa?”
👨🏻: “bisa jadi”
👩🏻: “emang kamu udah ngerasa cinta, sama diri kamu?”
👨🏻: “sedang, saya sedang cinta-cintanya”
👩🏻: “gimana caranya?”
👨🏻: “caranya apa?”
👩🏻: “jatuh cinta sama diri sendiri”
👨🏻: “ooh, mudah”
👩🏻: “masa sih?”
👨🏻: “iya.. sugesti itu nyata kok, dan kekuatan pikiran selalu keren hasil kerjanya”
👩🏻: “kasih tau ke saya, mantranya”
👨🏻: “ada lagu, judulnya Saudade. salah satu liriknya, gini; biarlah aku dikutuk dan engkau yang dirayakan”
👩🏻: “loh masa malah ngebiarin diri sendiri dikutuk, sih? itu namanya nggak cinta, tapi pasrah. kalau cinta itu harus diperjuangin, masa rela nggak dihargain?”
👨🏻: “kutuk diri kamu dengan cinta, dan biarin orang-orang ngerayain cinta mereka juga”
👩🏻: “hah? maksudnya?”
👨🏻: “hidup itu soal memperkaya sudut pandang, semakin kamu punya banyak perspektif, semakin mudah kamu jatuh cinta sama dirimu sendiri. karena kamu nggak akan terganggu lagi sama persepsi orang-orang yang mungkin berusaha ngebenci kamu. dikutuk atau terkutuk nggak selalu bermakna negatif. coba lihat dari sudut pandang yang lain, dari sisi yang lain”
👩🏻: “kalau nggak negatif, terus apa sisi positifnya?”
👨🏻: “tidak berdaya, itu hal positif. tandanya kamu lagi dikasih ruang untuk menghadirkan sesuatu. bisa jadi cinta, bisa jadi doa, bisa jadi malah ruang yang emang ada buat kamu syukuri aja, bukan buat diisi sama apa-apa dan siapa-siapa. tapi untuk menghadirkan kamu, dengan seutuh-utuhnya dirimu”
👩🏻: “lalu?”
👨🏻: “lalu, saat nanti kamu ngerasa kosong, hampa, susah jatuh cinta, yang jangankan sama orang lain, bahkan sama diri sendiri aja nggak bisa, sebenernya itu semesta lagi mau PDKT sama kamu. kamunya yang harus peka. kamu perlu sadar, kalau di dunia yang super luas dan rame ini, nyatanya kamu cuma punya diri kamu sendiri. orangtua? sahabat? temen-temen? pacar? tinggal tunggu waktunya aja mereka semua pamit pelan-pelan. akhirnya, kamu cuma punya kamu, yang harus kamu rawat, kamu jaga, sampe nanti Tuhan bilang; cukup, sekarang giliran kamu”
👩🏻: “aku cuma punya aku?”
👨🏻: “iya, gitu. tolong titip cinta ya, buat kamunya kamu”
Rfabs 1996-2020 Masehi

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“The female doesn’t want a rich man or a handsome man or even a poet, she wants a man who understands her eyes if she gets sad, and points to his chest and say : “Here is your home country.””
— Nizar Qabbani
99.9% of the people on this website are stupid
i am the 1%
dumbass you mean 0.1%
“Isn’t it beautiful? How we find God when we lose ourselves? Isn’t He beautiful? The Creator of the stars and you and I.”
— Aisha Iqbal (via aestheticintrovert)
my aesthetic is making other people feel genuinely important and loved.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Some Authentic Forgotten Sunnah’s Of The Prophet ﷺ
1. To leave the Masjid with the left foot
2. Sleeping early
3. Using miswak
4. Having a pleasant smile
5. Spreading Salaam
6. Speaking good or keeping silent
7. Wearing the right shoe first
8. Maintaing the 1/3rd rule in eating
9. Visiting the sick
10. Sitting while eating and drinking
11. Sleeping on your right side
12. Fasting for three days of every month
13. Praying the nawafil and sunnah Salahs at home
14. Licking your fingers after eating food
15. Covering your mouth while yawning
16. Refraining from eating with the left hand
17. Not criticising food
18. Do not search for others faults
19. Offering two rakahs when returning from a journey
20. Saying Salaam to children
21. Not wasting water
22. Entering the toilet with the left foot
23. Saying Salam before entering the home
24. Say Allahu Akbar when going up, e.g. stairs
25. Asking anything and everything from Allāh (ﷻ) and only Allāh
26. Supplication in the last hour of night (1/3)
27. Not eating separately
28. Eating with your right hand
29. Praying Salatul Istikhara
30. Praising Allah after waking up (Duā)
31. Visiting the sick and making Duā for them
32. Entering the toilet with your head covered (women)
33. Not speaking in the toilet
34. Making Duā to Allāh in any language
35. To be hospitable towards guest
36. Wearing one's garment above the ankles (men)
37. Reciting a portion of the Qur'ān daily
38. Making wudhu at home
39. Fulfilling the Five rights of a Muslim
40. Entering the Masjid with the right foot first
41. To dust one's bed before Sleeping in it
42. To plant a tree
43. To perform Ablution before sleeping
44. Make Duā for your friends and family
45. Good Treatment to neighbours
46. To Apply Kohl (women)
47. Reciting Duā while looking into the mirror
48. Eating Dates with Cucumber
49. Do Wudhu before sleeping in state of Junub
50. Eating Dates with Melon
Mengumpulkan kembali sifat baik perempuan yang kini terserak
Perempuan itu kuat dan menguatkan,
Lembut dan melembutkan,
Teduh dan meneduhkan.
---------------
Memang seperti itulah diciptakan perempuan, untuk membenahi segala yang tidak beraturan, dengan tetap tersenyum dan memberi hangat, kepada sekitarnya.
Seperti Khadijah yang menyelimuti Rasulullah saat beliau menerima amanah terberatnya,
Seperti Aisyah yang kecerdasannya mampu berperan dalam membantu suaminya membangun peradaban islam,
Seperti Asiyah yang tetap kuat memegang prinsip kemuslimahannya, walau lingkungan sekitarnya berkebalikan dengannya,
Seperti Maryam yang walau semua orang menuduhnya berbuat hal buruk, ia tetap percaya bahwa setiap ketentuan Rabbnya adalah yang terbaik,
Seperti Fatimah yang amat dalam mengasihi ayahnya saat menerima ujian dari musuh-musuh islam,
Seperti itulah peran para perempuan hebat di masa dahulu. Uniknya, sifat-sifat baik perempuan sekarang tak lagi selengkap dulu. Seiring perubahan zaman, para perempuan sudah sedikit demi sedikit beralih fokus dari sifat baik yang sesungguhnya.
Perempuan itu kuat dan menguatkan, itu benar. Namun bisa menjadi salah jika sosok yang dikuatkan adalah ia yang masih belum menjadi mahramnya.
Perempuan itu lembut dan melembutkan, tepat sekali. Namun jika kelembutannya diberikan untuk sosok yang belum pasti menjadi teman sehidup sesurga, akhirnya menjadi kurang tepat.
Perempuan itu teduh dan meneduhkan, betul sekali. Namun jika waktunya habis untuk meneduhkan sosok yang belum halal baginya, lalu kemudian melupakan prinsip islam, tentu ini tidak benar.
Menjadi perempuan yang cerdas tentu tidak hanya diukur dari segi pikiran, tetapi juga dari segi pengendalian hati dan pengambilan keputusan yang mengacu pada keteguhan berprinsip.
Dibalik kekuatannya, perempuan seringkali bersedih karena hal-hal yang disebabkannya sendiri.
Dibalik keteguhan dan keteduhannya, ada air mata yang seringkali jatuh karena kelalaian yang diciptakannya sendiri.
Lalai lalu kemudian bersedih karena pernah menempatkan sosok lain di hati, kemudian dengan teramat sungguh berdedikasi akan mendukungnya di setiap perjalanan hidup, padahal ditakdirkan bersama dengannya nanti saja belum pasti benar terjadi.
Wahai perempuan, dengan kemampuan besar yang telah dititipkan Allah kepadamu, tentu sebaiknya dituangkan ke hal yang memang tepat dan benar.
Wahai perempuan, kuatmu, teguhmu, dan teduhmu sungguh lebih mulia dan lebih terhormat untuk diberikan kepada sosok lain yang jelas memang membutuhkan peranmu. Seperti masyarakat, misalnya. Dari lingkungan kecil sekitarmu, bahkan sampai ke ruang yang lebih luas dari itu.
Bahwa banyak sekali hal-hal tidak beraturan yang menunggu uluran peran perempuan yang kuat, teguh dan meneduhkan. Iya, peranmu sebagai perempuan hebat sesungguhnya lebih tepat diarahkan kesana ketimbang diarahkan ke sosok yang belum halal bagimu.
Karena itu, menjadi perempuan, sebenarnya adalah sebuah anugerah dan amanah dari Allah kepada kita. Agar bisa tetap menjaga hati lembut, pikiran yang bisa berfungsi di banyak hal, jiwa yang kuat, dan bahu yang teguh untuk senantiasa diarahkan ke hal-hal baik.
Dalam dunia yang tentunya tidak selalu baik-baik saja, perempuan punya kemampuan untuk tetap kuat dan baik-baik saja. Untuk itu, wahai perempuan, sadarilah hal ini dan teruslah berproses menjadi hebat hari demi hari.
Masa depan peradaban, ada di tanganmu. Lalu, dengan kekuatan, keteguhan dan keteduhanmu wahai perempuan, akan kau kemanakan bangsa ini?
Kairo, 20 Desember 2019 || 00.09 clt