1hari aku patah hati. Duniaku jatuh runtuh, apa gunanya menangis? Menangis semalaman tidak membuat selesai sampai kantung mataku membengkak kelopak mataku menyipit. Ku gunakan obat tidur 2pil untuk membunuh rasa sedihku agar aku cepat tertidur, nyatanya hanya mataku yg tertutup jiwa dan pikiranku berkelana 1jam sekali terbangun dengan mimpi2 buruk. Duniaku jatuh lagi, bangun tidur dengan menangis hidup kosong tidak merasakan apa2, sedih tidak bahagia apa lagi.
Lelah, aku hanya ingin mengucap itu. Percayalah, berpura baik2 saja dan tidak mempunyai masalah di depan orang tua itu sangat berat. Aku harus berpura2 tersenyum berpura nafsu makan sedangkan perutku menolak untuk diisi. Harus berpura2 tertawa padahal mentalku hancur. Ku gunai segala cara untuk memfokuskan ke diriku sendiri, tapi bagaimana bisa? Jika yg dipikiranku hanya kamu. Jika aku sekarang kosong. Aku mengusahakan segala cara agar ini selesai tidak peduli betapa sakitnya hancur perlahan tapi yg kutemui kamu masihlah sosok yg ingin menghindar.















