Bayi yang dapat berbicara
Bismillahirrahmanirrahim
Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam menyatakan bahwa ada tiga bayi yang bisa berbicara sepanjang sejarah manusia. Yang pertama adalah Isa Alaihis Salam. Kisahnya disebutkan di dalam Al-Qur’an. Yang kedua adalah bayi Juraij dan yang ketiga adalah bayi yang menyelisihi harapan ibunya.
—teks Hadits dalam riwayat Muslim
BAYI YANG MENYELISIHI HARAPAN IBUNYA
“Manakala seorang bayi sedang menyusu dari ibunya, seorang pengendara dengan penampilan menarik lewat dengan kendaraan yang mewah. Ibunya berkata,
‘Ya Allah jadikanlah anakku seperti orang ini.’
Lalu anaknya meninggalkan puting susu ibunya, memandang laki-laki pengendara itu dan berkata,
‘Ya Allah jangan jadikan aku sepertinya.’
Kemudian dia kembali kepada susunya dan meneruskan menyusu.” Abu Hurairah berkata, “Seolah-olah aku melihat Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam sementara beliau menceritakan bagaimana anak itu menyusu dengan jari telunjuknya di mulutnya, maka beliau mengisapnya.” Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Lalu mereka melewati seorang hamba sahaya yang dipukuli oleh orang-orang.
Mereka berkata kepadanya,
‘Kamu telah berzina dan mencuri.’
Sementara hamba sahaya itu menjawab,
‘Cukuplah Allah sebagai penolongku dan Dia adalah sebaik-baik pelindung.’
Ibu itu berkata,
‘Ya Allah, jangan jadikan anakku sepertinya.’
Lalu si anak meninggalkan susunya dan melihat hamba sahaya itu dan berkata,
‘Ya Allah, jadikanlah aku seperti dia.’”
Pada saat itulah terjadi perbincangan antara ibu dengan bayi yang disusuinya. Ibunya berkata,
“Semoga lehermu sakit. Telah lewat seorang laki-laki dengan penampilan menarik dan aku berkata, ’Ya Allah jadikanlah anakku sepertinya,’ tapi kamu berkata, ‘Ya Allah jangan jadikan diriku sepertinya.’ Lalu lewatlah seorang hamba sahaya wanita yang dipukuli dan mereka berkata kepadanya, ‘Kamu telah berzina dan mencuri.’ Lalu aku berkata, ‘Jangan jadikan anakku sepertinya.’ Dan kamu berkata, ‘Ya Allah, jadikanlah diriku seperti dia.’
Anaknya menjawab,
‘Laki-laki itu adalah laki-laki yang sombong,’ maka aku berkata, ‘Ya Allah jangan jadikan aku sepertinya.’ Dan sesungguhnya wanita yang mereka tuduh berzina dan mencuri, sebenarnya dia tidak berzina dan mencuri. Maka aku berkata, ‘Ya Allah jadikanlah aku sepertinya.’”
















