Minggu 6 november 2022. hari ini untuk yang pertamakali mulai ku tuangkan cerita, harapan, doa serta segalah keluh kesah yang tersimpan dalam hati. Melalui orang yang ku kenal di tanggal 23 September 2022 yang memperkenalkan ku sebuah media yang katanya cocok untuk menuangkan keluh kesah. terdengar singkat memang proses kedekatan kami tapi cukup menyimpan luka yang dalam saat ini. hari ini adalah hari dimana hati ini ini hancur tidak karuan. hari dimana saya di perlihatkan orang dulu benar2 sayang dan tulus kepadaku kini berubah dengan ekspresi yang cukup menggambarkan tidak adanya rasa sayang lagi seperti waktu-waktu kemarin. dengan mata yang terbuka lebar dan ucapan yang di ucapkan dengan lantang keluar dari mulut seoarang wanita yang begitu sangat aku cintai "sudahmi harus berapa kali kah sa bilang sa tidak sayang mi kamu, sa ndak maumi sama kamu, itu terus yang di tanyakan sa bosan" yah kurang lebih seperti itulah ucapan wanita cantik yang sedang ku sayangi saat ini yang biasa kupanggil cantikku. cukup sakit dan cukup menyimpan luka yang mendalam. tetapi luka dan sakit itu tidak berhenti sampai dstu saat dmna dia pamit untuk beranjak dari tempat ini. sekali lagi dia yakinkan bahwa sudah tidak ada lagi ruang di hatinya untukku. Kemudian pamit dengan mengeluarkan ucapan yang tidak kalah menyakiti hati, "sa pulangmi, terakhirmi sa datang, adaji uangmu.?" setalah mengucapkan itu yang bisa ku sampaikan hanyalah jawaban datar sambil menahan beratnya beban yang ada di hati "iye, adaji uangku" kurang lebih seperti itu kta yang bisa ku cupkan. stelah itu kemudian perempuan yang sering ku panggil cantikku ini bergegas untuk pulang dan mencari dompet punyaku untuk memastikan adakah atau tidak uang yang tersimpan di dalam dompetku karna kalau tidak ada katanya dia akan memberikan sedikit untukku. kedengaran baik bukan tapi lagi-lagi itu menghancurkan hati yang tulus ini. karena bukan materi yang ku harapkan darinya melainkan cinta tulus yang dulu pernah dia berikan kepadaku. Tidak sampai disitu kemudian dia berdiri untuk kembali mengucapkan kata perpisahan dengan berkata "sudahmi sa cape juga begini, sa akan blokirmi kamu, cium memang mi untuk yang terakhir" sambil mengucapkan kata2 itu kemudian dia mengambil handphone miliknya dan meyakinkan kepadaku dengan memperlihatkan dia sedang memblokir akses whatsapp agar tidak menghubunginya lagi. luar biasa perasaan ini di buat hancur olehnya namun perasaan ini seakan makin kuat dan sayang kepadanya. Entah kenapa seperti ini, apakah ini yang di bilang cinta butah.? haha tertawa dalam hati yang sedang hancur ini. Memang keputusannya untuk seperti itu adalah keputusan yang wajar tapi salah jika di lihat dari cerita yang iya dengar dan kesalahan yang ku perbuat. Wajar karna menunjukan betapa sayangnya dia kepadaku sampai menunjukan sikap yang begitu kecewa kepadaku. Salahhnya karena cerita yang dia dengar tidak sepenuhnya benar terjadi melainkan hanya ulah orang yang ingin menghancurkanku dan tidak mau melihat aku bahagia sehingga dibuatlah cerita seakan akan aku telah menghianati cinta tulus wanita yang sedang aku sayangi saat ini, padahal sebenarnya sangat jauh berbeda dengan apa yang terjadi saat itu. Walaupun demikian justru membuatku makin cinta dan sayang kepada wanita yang ku panggil cantikku ini sebab semakin membuatku paham bahwa wanita ini sebenarnya sayang dan tulus kepadaku sehingga sampai begitu kecewa dan sedikitpun tidak peduli dengan hancur ku saat ini saat dia mengucap kalimat perpisahan yang cukup lantang dan penuh keyakinan.
6 November 2022 menia yang dulunya paling sering ku buka kini harus ku tutup untuk memluai lembaran baru dan menerima kenyataan.
9 januari 2024 mungkin hari ini sudah tiba. Hari dmna semua harus dilupakan, di tutup, dan berhenti. Terimakasih sudah memperkenalkan ku dengan media ini. Sampai jumpa saat keraguan yang membuat kt hancur berubah menjadinkenyataan yang membuat ktnsadar betapabgilanyablaki2 yang pernah bersamamu.















