Bekal Belajar Dalam Perkuliahan IIP
Sejak akhir April 2022 memulai perkuliahan Institut Ibu Profesional (IIP) jenjang matrikulasi sebagai gerbang untuk mengikuti perkuliahan IIP lainnya.
Nah kali ini selepas libur lebaran memasuki pekan kedua alias zona kedua tentang bahagia belajar dan critical thinking.
Selama ini pernah mendengar tema sejenis, hanya saja baru kali ini mendapatkan materi sekaligus pendalaman materinya agar kita benar-benar bisa menginternalisasi dalam diri. Amat bahagia dengan pembelajaran ini karena tim mempersiapkan kegiatan agar materi yang diberikan tertancap dalam hati dan diri, tidak seperti angin berlalu selepas mendapatkan materi.
Pada zona kedua ini ada misi untuk mengidentifikasi bekal belajar selama perkuliahan IIP khususnya. Nah bagiku sebagai bekal belajar di IIP ini yakni:
1. Niat yang lurus karena Allah
Niat sebagai landasan utama dalam amal kita. Niat yang lurus karena Allah dan meniatkan pula untuk mengamalkan ilmu yang di dapat, dengan niat ini semoga Allah mudahkan hati ini agar bersih sehingga mudah memperoleh ilmu, lalu menginternalisasi dalam diri serta mengamalkannya. Apalagi ilmu yang dipelajari di IIP ini berkenaan dengan keluarga, perangkat kehidupan terdekat dalam hidup ini sehingga minimal anak, suami bisa merasakan dampak belajarnya.
Secara critical thinking bekal ini,
Benar - karena niat akan menentukan amalan diterima atau tidak, maka meluruskan niat bisa membuat belajar ini bisa bernilai ibadah dihadapan Allah.
Baik - karena sesuai tuntunan agama.
Bermanfaat - karena diri akan lebih berbinar menjalani aktivitas yang bisa bernilai ibadah dihadapan Allah.
2. Mengokohkan tujuan belajar
Sekali lagi tujuan belajar ini dikhususkan untuk pribadi lebih baik dan lebih bahagia dalam menjalankan peran di keluarga. Dengan mengokohkan tujuan ini semoga tidak ada kata untuk mengendorkan semangat belajar, ingat kembali ada keluarga yang berhak atas diri ini yang lebih baik dan bisa bertumbuh bersama menjadi pribadi yang bisa lebih berdampak untuk orang banyak.
Secara critical thinking bekal ini,
Benar - karena dengan tujuan bisa membuat lebih terarah dalam mengikuti pembelajaran
Baik - karena bisa jadi bahan bakar untuk tetap melanjutkan perkuliahan hingga selesai
Bermanfaat - karena ada pribadi dan minimal keluarga yang akan merasakan dampaknya
3. Komitmen hadir sepenuh hati selama pembelajaran
Terkadang mudahnya mendapatkan ilmu secara online jadi melonggarkan adab belajar dan terkadang disertai distraksi kondisi anak membuat diri saat belajar tidak sepenuh hati, tidak sepenuhnya hadir untuk menyimak materi. Nah jika komitmen sepenuh hati dan sepenuhnya hadir untuk belajar maka kita akan mengondisikan anak, mengondisikan keluarga, serta meminta izin kepada suami dan anak untuk belajar. Dengan ini insya Allah komitmen tersebut bisa kita lakukan.
Secara critical thinking bekal ini,
Benar - karena amalan yang dicintai adalah amalan yang konsisten walau sedikit termasuk dalam belajar di IIP ini
Baik - karena dengan konsisten, komitmen ilmu yang didapatkan akan lebih utuh
Bermanfaat - karena bisa mentrigger diri untuk lebih baik dalam membagi dan memanfaatkan waktu
Ikatlah ilmu dengan tulisan menjadi penguat untuk mempersiapkan bekal ini. Apalagi ilmu yang didapatkan berkaitan erat dengan kehidupan, mencatat agar kemudian hari bisa dipelajari kembali menjadi cara yang baik untuk menguatkan ilmu yang didapatkan.
Secara critical thinking bekal ini,
Benar - karena ilmu harus diikat dengan tulisan agar tidak seperti binatang peliharaan yang terlepas dari tali ikatan
Baik - karena bisa jadi hasil pembelajaran dan kemudian hari bisa diulang kembali materinya
Bermanfaat - karena akan lebih mudah mencari ilmunya pada kemudian hari jika dibutuhkan kembali untuk sharing atau mengelola diri.
Nah itu bekal belajar selama perkuliahan IIP ini semoga bisa menjadi batu bakar untuk bisa menyelesaikan perkuliahan IIP hingga jenjang terakhir. Semoga Allah memudahkannya. Aamiin
Penjelajah Samudra Amarta - IIP Bekasi