mungkin sebagian orang mengirah bahwa menikah adalah kebahagiaan yang tanpa jedah dan tak akan di uji. padahal memang menikah itu untuk bahagia bagi mereka yang bertemu dengan belahan jiwanya. yang sama visi misi dan sefrekuensi. but tidak semua pernikahan tidak akan di uji dengan sekelumit masalah dari yang remeh teme sampai yang bisa membuat dua sejoli akan berubah menjadi musu sesaat di dalam rumah tangga.
biasanya karena masih degan egois masing-masing. karena tidak memahami dan mendengarkan satu sama lain tapi ada juga yang selalu baik- baik saja tapi masalah itu dari orang lain, awal stelah menikah memang masih saling bebucinan tp kalau udah lewat setahun bakal tetap bucin sih kalau bertemu jodohnya yang tepat.
orang lain memang mudah berpendapat karena melihat realita tapi kalau belum rasain jangan pernah komen yah, apalagi seolah mengajari yang orang udah nikah, cara berbahagia orang dan membangun kebahagiaan itu berbeda-beda, ada orang berfikir menikah itu ribet ada juga bilang menikah itu akan senantiasa bahagia, yes akan bahagia jika bertemu dengan pasangan yang tepat.
dan kurasa konsep bahagia ıtu bukan dari saling mencintaı tapi karena saling koneksi antara pikiran dan perasaan diantara keduanya sehingga pemahannya sama apalagi saling suka karena landasan cinta kepada yang menciptakannya.
yang membuat hubungan itu bertahan lama karena ibada dan ketaan kepada penciptanya sehingga tiadak ada terfikir untuk saling menghianati dan menyakiti karena takut dengan dosa di hadapan pencıpta.
15.12.2022 kamis..... çorlu turkiye















