Fiiinally finished this book that I started in January (I haven't been doing so well with nonfiction lately). In "Thinking, Fast and Slow", Nobel Prize winner Daniel Kahneman shares his decades of research into behavioural psychology, including heuristics/cognitive biases and happiness. It's written quite accessibly with a light tone, but you'll need to be able to process several analytical concepts, which is why I only read small segments at a time. I loved the content, though, and it enhanced my ability to cope with obstacles in my life. #reading #literature #books #NonFiction #ThinkingFastAndSlow #DanielKahneman #PsychologyBook #NobelPrizeWinner #BehaviouralPsychology #BehaviouralEconomics #bookworm #52BookChallenge #Bookof52 #ReadingChallenge #BookChallenge #52BookChallenge2021 #BookChallenge2021 #ReadingChallenge2021 #bookstagram #BookLover #BookLoan https://www.instagram.com/p/CTuR-iKokex/?utm_medium=tumblr
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
ā Live Streamingā Interactive Chatā Private Showsā HD Qualityā Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
After having a (very) unproductive 2019 (sort of)... it wasnāt really all unproductive itās just... it wasnāt the way I wanted my first year of med-school to be, in terms of studies. So here I am, Iāve decided to give this challenge a go in an attempt to get back to a satisfactory study routine.
I did some anatomy today (a good start in my opinion).
⢠Thorax osteology and thoracic muscles
Plus I rewatched my all time favourite movie: šæ 3 Idiots!
I finally DNF'd "Thinking, Fast and Slow". I learnt a lot from the chapters that I did read, but the author sounds about as fun as rain during a picnic. While the book dived deep into the value of statistics and being aware of our biases, it did so at the cost of imagination. Besides: when you start crossing off chapters you've read like it's a textbook...it's a problem. What books did you recently abandon? #bookstagram #bookish #bookworm #unitedbookstagram #reading #bibliophile #booklove #booklover #ilovereading #ilovebooks #SAreaders #thinkingfastandslow #nonfiction #booksofinstagram #danielkaneman #reader #DNF (at Cape Town, Western Cape) https://www.instagram.com/p/Bmgjwd5FQp0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1ltjv8jv0dkv6
Pemblokiran penjualan iPhone 16 di Indonesia karena tidak memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 35% telah memicu diskusi hangat di tengah masyarakat Indonesia, terutama kalangan pengguna setia produk ikonik ini. Kebijakan TKDN, yang dirancang untuk meningkatkan kandungan lokal pada perangkat 4G dan 5G ini, bertujuan mengurangi ketergantungan pada produk impor sambil mendukung pertumbuhan industri dalam negeri. Namun, keputusan ini membawa implikasi dari berbagai sudut pandangāregulator, konsumen, industri lokal, hingga Apple sebagai perusahaan terdampak.
Beranjak dari konsep-konsep kunci pemikiran Daniel Kahneman yang tertuang dalam "Thinking, Fast and Slow", diantaranya dual system thinking, framing effect, prospect theory, dan anchoring bias, kita dapat mencoba menggali lebih dalam dan memahami sudut pandang masing-masing pihak tersebut terhadap penetapan kebijakan ini.
Perspektif Regulator: Kebijakan dalam Kerangka Pemikiran Strategis
Dalam konteks dual system thinking Daniel Kahneman, regulator Indonesia menyusun kebijakan TKDN dengan pendekatan System 2, yakni pemikiran yang lebih lambat, mendalam dan penuh pertimbangan untuk dampak jangka panjang. Dalam kerangka berpikir ini, regulator merancang kebijakan dengan end state untuk memperkuat kemandirian ekonomi melalui optimalisasi kandungan lokal.
Regulator Indonesia juga memandang kebijakan TKDN sebagai instrumen penting untuk menstimulus optimisme industri lokal. Penerapan framing effectāmekanisme penyampaian informasi agar dapat dipahami audiens dengan cara tertentuādiharapkan dapat memposisikan kebijakan TKDN sebagai langkah positif untuk ekonomi lokal, bukan hanya sebagai sekadar kebijakan populis pembatasan produk asing.
Dari kacamata konsumen, larangan ini menimbulkan reaksi emosional yang didorong oleh System 1, yaitu pola pikir cepat dan intuitif, kebalikan dari System 2 dalam konteks dual system thinking. Respons konsumen terhadap larangan iPhone lebih berbasis perasaan emosional karena kehilangan akses ke produk favorit.
Dalam prospect theory, konsep loss aversion menunjukkan adanya asimetri emosi dimana manusia lebih condong merasakan dampak negatif dari kehilangan dibandingkan kepuasan atas keberadaan suatu benefit yang sebanding. Ditambah dengan availability heuristic, yaitu kecenderungan untuk senantiasa terkenang pengalaman positif kala menggunakan suatu produk (dhi. Apple), konsumen menjadi lebih sulit menerima produk lain sebagai alternatif pilihan.
Tantangan Apple: Menavigasi Standar Lokal dalam Konteks Efisiensi Global
Bagi Apple, kebijakan TKDN mengharuskan perusahaan untuk menyeimbangkan antara permintaan pasar, kepentingan setempat, standar lokal dan efisiensi global. Rantai pasok Apple terpusat di pabrik Foxconn di Taiwan, yang menjadi pusat distribusi global. Memindahkan sebagian produksi ke Indonesia bukanlah langkah mudah, mengingat potensi biaya dan risiko yang tinggi. Hambatan ini mencerminkan anchoring biasākecenderungan mempertahankan standar atau ājangkarā yang sudah mapan. Standar global Apple yang kuat membuat mereka sulit mengikuti requirement kebijakan TKDN tanpa mengorbankan efisiensi yang mereka andalkan.
Perspektif Industri Lokal: Peluang di Balik Tantangan
Bagi industri lokal, kebijakan TKDN menciptakan peluang untuk mengisi kekosongan pasar yang sebelumnya diisi produk impor. Dengan standar TKDN sebagai jangkar baru, diharapkan industri lokal mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk agar memenuhi preferensi pasar domestik. Namun, ada tantangan kompetensi yang harus diatasi.
Industri lokal juga perlu menghindari overconfidence biasākecenderungan merasa terlalu percaya diri akan kemampuan sendiri. Terkadang, pelaku industri mengira kebijakan TKDN akan otomatis menjamin keberhasilan mereka di pasar. Namun, tanpa peningkatan kualitas dan inovasi, produk lokal mungkin belum dapat bersaing dengan merek global yang telah mapan. Jika overconfidence bias ini tidak dikelola, peluang pasar dapat terlewatkan.
Untuk dapat bersaing secara kompetitif, peningkatan standar produksi dan efisiensi sangat dibutuhkan. Langkah ini mencakup inovasi desain, pelatihan tenaga kerja, serta investasi dalam teknologi dan riset pasar. Dengan mengatasi tantangan ini, industri lokal bisa lebih siap memenuhi permintaan pasar dengan produk berkualitas tinggi yang relevan bagi konsumen.
Menavigasi Bias Menuju Pasar yang Berimbang
Melalui perspektif yang beragam ini, kita dapat melihat bahwa regulator, konsumen, industri, dan Apple merespons kebijakan TKDN sesuai pendekatan masing-masing. Kebijakan ini sebaiknya tetap mengedepankan keseimbangan antara akses pasar bagi konsumen, pertumbuhan industri lokal, dan kepatuhan perusahaan asing. Dengan memahami berbagai bias kognitif ini, kebijakan TKDN diharapkan dapat menciptakan lingkungan pasar yang mendukung penguatan kapasitas serta pertumbuhan ekonomi dalam negeri sekaligus menjaga keragaman pilihan bagi konsumen.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
ā Live Streamingā Interactive Chatā Private Showsā HD Qualityā Free Actions
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Day 14 - Book Thinking Fast and Slow Self Growth Challenge https://youtu.be/ZDVSgZLPM1o (Summary) Comment below what you learn from this š book #thinkingfastandslow #selfgrowthchallenge #casagargarg #sgmotivationunlimited #transformationchallenge #transformation #possibility #communication @sgmotivationunlimitedofficial @sgmotivationunlimitedofficial @casagargarg https://www.instagram.com/p/CPlf00DLFRL/?utm_medium=tumblr
#motivationmonday letās get it! My Start of the week is reading a new book last night that I have wanted to read forever. #thinkingfastandslow by #danielkahneman. I hope it helps me consider things in a different way each day. What are you starting this week? #life #start #getstarted #now #justdoit #whynot #change #changeyourlife #habits https://www.instagram.com/p/CJ6PviypI71/?igshid=19z9gukxvevby
Slowed down on my reading list, but finally finished this one. #thinkingfastandslow by #danielkahneman is pretty dense, but a lot to think about when applying to #riskaversion #investing and #optimism https://www.instagram.com/p/CAsI9ZlpiSh/?igshid=2lpyjm3b2udf