Tulisan ini diambil dariย situs Assyariahย dengan diberikan sedikit perbaikan dalam tampilan dll agar mudah dibaca tanpa merubah isi.
ย Tanda Husnul Khatimah
Senin, 07 April 2008 โ 07:21:44,
Penulis :ย Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah
Kategori : Mutiara Kata
Meninggalkan dunia yang fana ini dalam keadaan husnul khatimah merupakan dambaan setiap insan yang beriman, karena hal itu sebagai bisyarah, kabar gembira dengan kebaikan untuknya. Al-Imam Al-Albani rahimahullahu menyebutkan beberapa tanda husnul khatimah dalam kitabnya yang sangat bernilai Ahkamul Jana`iz wa Bidaโuha. Berikut ini kami nukilkan secara ringkas untuk pembaca yang mulia, disertai harapan dan doa kepada Allah Subhanahu wa Taโala agar kita termasuk orang-orang yang mendapatkan husnul khatimah dengan keutamaan dan kemurahan dari-Nya. Amin!
Pertama: mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal,
dengan dalil hadits Muโadz bin Jabal radhiyallahu โanhu, ia menyampaikan dari Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam:
ู
ููู ููุงูู ุขุฎูุฑู ูููุงูู
ููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู
โSiapa yang akhir ucapannya adalah kalimat โLa ilaaha illallahโ ia akan masuk surga.โ (HR. Al-Hakim dan selainnya dengan sanad yang hasan [1])
Kedua: meninggal dengan keringat di dahi.
Buraidah ibnul Hushaib radhiyallahu โanhu ketika berada di Khurasan menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Didapatkannya saudaranya ini menjelang ajalnya dalam keadaan berkeringat di dahinya. Ia pun berkata, โAllahu Akbar! Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ู
ูููุชู ุงููู
ูุคูู
ููู ุจูุนูุฑููู ุงููุฌูุจููููู
โMeninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.โ (HR. Ahmad, An-Nasai, dll. Sanad An-Nasai shahih di atas syarat Al-Bukhari)
Ketiga: meninggal pada malam atau siang hari Jumโat,
dengan dalil hadits Abdullah bin โAmr radhiyallahu โanhuma, beliau menyebutkan sabda Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam:
ู
ูุง ู
ููู ู
ูุณูููู
ู ููู
ูููุชู ููููู
ู ุงููุฌูู
ูุนูุฉู ุฃููู ููููููุฉู ุงููุฌูู
ูุนูุฉู ุฅููุงูู ููููุงูู ุงูููู ููุชูููุฉู ุงููููุจูุฑู
โTidak ada seorang muslimpun yang meninggal pada hari Jumโat atau malam Jumโat, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.โ (HR. Ahmad, At-Tirmidzi. Hadits ini memiliki syahid dari hadits Anas, Jabir bin Abdillah g dan selain keduanya, maka hadits ini dengan seluruh jalannya hasan atau shahih)
Keempat: syahid di medan perang.
Allah Subhanahu wa Taโala berfirman:
ูููุงู ุชูุญูุณูุจูููู ุงูููุฐูููู ููุชููููุง ููู ุณูุจูููู ุงูููู ุฃูู
ูููุงุชูุง ุจููู ุฃูุญูููุงุกู ุนูููุฏู ุฑูุจููููู
ู ููุฑูุฒูููููู. ููุฑูุญูููู ุจูู
ูุง ุขุชูุงููู
ู ุงูููู ู
ููู ููุถููููู ููููุณูุชูุจูุดูุฑูููู ุจูุงูููุฐูููู ููู
ู ููููุญููููุง ุจูููู
ู ู
ููู ุฎูููููููู
ู ุฃููุงูู ุฎููููู ุนูููููููู
ู ูููุงู ููู
ู ููุญูุฒูููููู. ููุณูุชูุจูุดูุฑูููู ุจูููุนูู
ูุฉู ู
ููู ุงูููู ููููุถููู ููุฃูููู ุงูููู ูุงู ููุถููุนู ุฃูุฌูุฑู ุงููู
ูุคูู
ูููููู
Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka dan mereka beriang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang mereka (yang masih berjihad di jalan Allah) yang belum menyusul mereka. Ketahuilah tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. (Ali Imran: 169-171)
Dalam hal ini ada beberapa hadits:
1. Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ูููุดููููููุฏู ุนูููุฏู ุงูููู ุณูุชูู ุฎูุตูุงูู: ููุบูููุฑู ูููู ููู ุฃูููููู ุฏูููุนูุฉู ู
ููู ุฏูู
ูููุ ููููุฑูู ู
ูููุนูุฏููู ู
ููู ุงููุฌููููุฉูุ ููููุฌูุงุฑู ู
ููู ุนูุฐูุงุจู ุงููููุจูุฑูุ ููููุฃูู
ููู ุงููููุฒูุนู ุงููุฃูููุจูุฑูุ ููููุญููููู ุญูููููุฉู ุงููุฅูููู
ูุงููุ ููููุฒููููุฌู ู
ููู ุงููุญูููุฑู ุงููุนูููููุ ููููุดููููุนู ููู ุณูุจูุนููููู ุฅูููุณูุงููุง ู
ููู ุฃูููุงุฑูุจููู
โBagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari adzab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun โin (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.โ (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad dengan sanad yang shahih)
2. Salah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam mengabarkan:Ada orang yang bertanya, โWahai Rasulullah, kenapa kaum mukminin mendapatkan fitnah (ditanya) dalam kubur mereka kecuali orang yang mati syahid?โ Beliau Shallallahu โalaihi wa sallam menjawab:
ููููู ุจูุจูุงุฑูููุฉู ุงูุณูููููููู ุนูููู ุฑูุฃูุณููู ููุชูููุฉู
โCukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai fitnah (ujian).โ (HR. An-Nasa`i dengan sanad yang shahih)
Kelima: meninggal di jalan Allah Subhanahu wa Taโala.
Abu Hurairah radhiyallahu โanhu menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam:
ู
ูุง ุชูุนูุฏูููููู ุงูุดููููููุฏู ููููููู
ูุ ููุงููููุง: ููุง ุฑูุณููููู ุงููููุ ู
ููู ููุชููู ููู ุณูุจููููู ุงูููู ูููููู ุดูููููุฏู. ููุงูู: ุฅูููู ุดูููุฏูุงุกู ุฃูู
ููุชูู ุฅูุฐูุง ูููููููููู. ููุงููููุง: ููู
ููู ููู
ู ููุง ุฑูุณููููู ุงููููุ ููุงูู: ู
ููู ููุชููู ููู ุณูุจููููู ุงูููู ูููููู ุดูููููุฏู, ููู
ููู ู
ูุงุชู ููู ุณูุจููููู ุงูููู ูููููู ุดูููููุฏูุ ููู
ููู ู
ูุงุชู ููู ุงูุทููุงุนููููู ูููููู ุดูููููุฏูุ ููู
ููู ู
ูุงุชู ููู ุงููุจูุทููู ูููููู ุดูููููุฏูุ ููุงููุบูุฑููููู ุดูููููุฏู
โSiapa yang terhitung syahid menurut anggapan kalian?โ Mereka menjawab, โWahai Rasulullah, siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid.โ Beliau menanggapi, โKalau begitu, syuhada dari kalangan umatku hanya sedikit.โ โBila demikian, siapakah mereka yang dikatakan mati syahid, wahai Rasulullah?โ tanya para sahabat. Beliau menjawab, โSiapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit thaโun2 maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit perut maka ia syahid, dan siapa yang tenggelam ia syahid.โ (HR. Muslim)
Keenam: meninggal karena penyakit thaโun.
Selain disebutkan dalam hadits di atas juga ada hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu โanhu, ia berkata, โRasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda: ุงูุทููุงุนููููู ุดูููุงุฏูุฉู ููููููู ู
ูุณูููู
ูย โThaโun adalah syahadah bagi setiap muslim.โ (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Aisyah radhiyallahu โanha pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam tentang thaโun, maka Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam mengabarkan kepadanya:
ุฅูููููู ููุงูู ุนูุฐูุงุจูุง ููุจูุนูุซููู ุงูููู ุนูููู ู
ููู ููุดูุงุกูุ ููุฌูุนููููู ุงูููู ุฑูุญูู
ูุฉู ููููู
ูุคูู
ูููููููุ ููููููุณู ู
ููู ุนูุจูุฏู ููููุนู ุงูุทููุงุนููููู ููููู
ูููุซู ููู ุจูููุฏููู ุตูุงุจูุฑูุง ููุนูููู
ู ุฃูููููู ูููู ููุตููุจููู ุฅููุงูู ู
ูุง ููุชูุจู ุงูููู ููููุ ุฅููุงูู ููุงูู ูููู ู
ูุซููู ุฃูุฌูุฑู ุงูุดูููููุฏู
โThaโun itu adalah adzab yang Allah kirimkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Maka Allah jadikan thaโun itu sebagai rahmat bagi kaum mukminin. Siapa di antara hamba (muslim) yang terjadi wabah thaโun di tempatnya berada lalu ia tetap tinggal di negerinya tersebut dalam keadaan bersabar, dalam keadaan ia mengetahui tidak ada sesuatu yang menimpanya melainkan karena Allah telah menetapkan baginya, maka orang seperti ini tidak ada yang patut diterimanya kecuali mendapatkan semisal pahala syahid.โ (HR. Al-Bukhari)
Ketujuh: meninggal karena penyakit perut, karena tenggelam, dan tertimpa reruntuhan,
berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam:
ุงูุดููููุฏูุงุกู ุฎูู
ูุณูุฉู: ุงููู
ูุทูุนููููู ููุงููู
ูุจูุทููููู ููุงููุบูุฑููู ููุตุงูุญูุจู ุงููููุฏูู
ู ููุงูุดููููููุฏู ููู ุณูุจููููู ุงูููู
โSyuhada itu ada lima, yaitu orang yang meninggal karena penyakit thaโun, orang yang meninggal karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.โ (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu โanhu)
Kedelapan: meninggalnya seorang ibu dengan anak yang masih dalam kandungannya,
berdasarkan hadits Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu โanhu. Ia mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam menyebutkan beberapa syuhada dari umatnya di antaranya:
ุงููู
ูุฑูุฃูุฉู ููููุชูููููุง ููููุฏูููุง ุฌูู
ูุนูุงุกู ุดูููุงุฏูุฉูุ ููุฌูุฑููููุง ููููุฏูููุง ุจูุณูุฑูุฑููู ุฅูููู ุงููุฌููููุฉู
โWanita yang meninggal karena anaknya yang masih dalam kandungannya adalah mati syahid, anaknya akan menariknya dengan tali pusarnya ke surga.โ (HR. Ahmad, Ad-Darimi, dan Ath-Thayalisi dan sanadnya shahih)
Kesembilan: meninggal dalam keadaan berjaga-jaga (ribath) fi sabilillah.
Salman Al-Farisi radhiyallahu โanhu menyebutkan hadits Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam:
ุฑูุจูุงุทู ููููู
ู ููููููููุฉู ุฎูููุฑู ู
ููู ุตูููุงู
ู ุดูููุฑู ููููููุงู
ูููุ ููุฅููู ู
ูุงุชู ุฌูุฑูู ุนููููููู ุนูู
ููููู ุงูููุฐูู ููุงูู ููุนูู
ูููููุ ููุฃููุฌูุฑููู ุนููููููู ุฑูุฒููููู ููุฃูู
ููู ุงููููุชูุงููู
โBerjaga-jaga (di jalan Allah) sehari dan semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan shalat sebulan. Bila ia meninggal, amalnya yang biasa ia lakukan ketika masih hidup terus dianggap berlangsung dan diberikan rizkinya serta aman dari fitnah (pertanyaan kubur).โ (HR. Muslim)
Kesepuluh: meninggal dalam keadaan beramal shalih.
Hudzaifah radhiyallahu โanhu menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam:
ู
ููู ููุงูู: ูุงู ุฅูููู ุฅููุงูู ุงููู ุงุจูุชูุบูุงุกู ููุฌููู ุงูููู ุฎูุชูู
ู ูููู ุจูููุง ุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู. ููู
ููู ุตูุงู
ู ููููู
ูุง ุงุจูุชูุบูุงุกู ููุฌููู ุงูููู ุฎูุชูู
ู ูููู ุจูููุง ุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู. ููู
ููู ุชูุตูุฏูููู ุจูุตูุฏูููุฉู ุงุจูุชูุบูุงุกู ููุฌููู ุงูููู ุฎูุชูู
ู ูููู ุจูููุง ุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู
โSiapa yang mengucapkan La ilaaha illallah karena mengharapkan wajah Allah yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga.โ (HR. Ahmad, sanadnya shahih)
Kesebelas: meninggal karena mempertahankan hartanya yang ingin dirampas orang lain.
Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ู
ููู ููุชููู ุฏููููู ู
ูุงูููู ูููููู ุดูููููุฏู
โSiapa yang terbunuh karena mempertahankan hartanya maka ia syahid.โ (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin โAmr radhiyallahu โanhuma)
Abu Hurairah radhiyallahu โanhu berkata: Datang seseorang kepada Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam, ia berkata, โWahai Rasulullah, apa pendapatmu bila datang seseorang ingin mengambil hartaku?โ Beliau menjawab, โJangan engkau berikan hartamu.โ Ia bertanya lagi, โApa pendapatmu jika orang itu menyerangku?โ โEngkau melawannya,โ jawab beliau. โApa pendapatmu bila ia berhasil membunuhku?โ tanya orang itu lagi. Beliau menjawab, โKalau begitu engkau syahid.โ โApa pendapatmu jika aku yang membunuhnya?โ tanya orang tersebut. โIa di neraka,โ jawab beliau. (HR. Muslim)
Keduabelas: meninggal karena membela agama dan mempertahankan jiwa/membela diri.
Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam pernah bersabda:
ู
ููู ููุชููู ุฏููููู ู
ูุงูููู ูููููู ุดูููููุฏูุ ููู
ููู ููุชููู ุฏููููู ุฃููููููู ูููููู ุดูููููุฏูุ ููู
ููู ููุชููู ุฏููููู ุฏููููููู ูููููู ุดูููููุฏูุ ููู
ููู ููุชููู ุฏููููู ุฏูู
ููู ูููููู ุดูููููุฏู
โSiapa yang meninggal karena mempertahankan hartanya maka ia syahid, siapa yang meninggal karena membela keluarganya maka ia syahid, siapa yang meninggal karena membela agamanya maka ia syahid, dan siapa yang meninggal karena mempertahankan darahnya maka ia syahid.โ (HR. Abu Dawud, An-Nasa`i, dan At Tirmidzi dari Saโid bin Zaid radhiyallahu โanhu dan sanadnya shahih)
Wallahu taโala aโlam bish-shawab.
1 Penghukuman hadits ini dari Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam kitab yang sama.
2 Satu pendapat menyebutkan bahwa thaโun adalah luka-luka semacam bisul bernanah yang biasa muncul di siku, ketiak, tangan, jari-jari dan seluruh tubuh, disertai dengan bengkak serta sakit yang sangat. Luka-luka itu keluar disertai rasa panas dan menghitam daerah sekitarnya, atau menghijau ataupun memerah dengan merah lembayung (ungu) yang suram. Penyakit ini membuat jantung berdebar-debar dan memicu muntah. (Lihat Al-Minhaj Syarhu Shahih Muslim, 14/425) Penjelasan lain tentang thaโun bisa dilihat dalam Fathul Bari, 10/222,223) -pent.