Sudah Bukan Prioritas “Hey! Lihat aku disini” Masih sibuk dengan pekerjaannya “Hey, bisakah kau lihat aku sebentar?” Masih sibuk dengan obrolan bersama dunianya “Hey, aku hanya butuh waktumu sebentar untuk lihat kesini” Masih ada urusan yang harus diselesaikan cepat “Hey, tolong! Kakiku terluka!” Hanya memberi saran untuk segera diobati “Hey, tolong aku sudah tidak bisa bangun!” Hanya menanyakan karena penasaran, bukan peduli “............” ....................................................................... “..........” Kamu kenapa? apakah harus menunggu tak ada suara dan wujud di dunia dulu baru bisa “peduli”? Bisa bisanya kamu masih melukai dirimu sendiri wahai diri.. kau terlalu percaya diri untuk dia yang terlalu cepat beranjak.. mungkin hanya aku saja yang terlalu berharap. mungkin hanya aku saja yang terlalu percaya diri. mungkin hanya aku saja yang menyimpannya dengan baik. mungkin hanya aku saja.. dia tidak (lagi)...
Loading...
















