Malam ini, Aku menikmati secangkir kopi sambil memikir "Mengenal seseorang itu sedalamnya terlebih dahulu adalah membuat aku rasa lebih nyaman". . Tarik nafas panjang, Lalu aku keluarkan semua rasa itu. Tenang --
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from United States

seen from Canada
seen from Yemen
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Ecuador

seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from Greece
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands
seen from United States
Malam ini, Aku menikmati secangkir kopi sambil memikir "Mengenal seseorang itu sedalamnya terlebih dahulu adalah membuat aku rasa lebih nyaman". . Tarik nafas panjang, Lalu aku keluarkan semua rasa itu. Tenang --

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Tanpa Kebetulan”
Hari ini,
aku tak berharap ada kebetulan apapun
yang akan mempertemukan kita.
Biarlah waktu berjalan dengan tenangnya,
tanpa sengaja menautkan pandang,
tanpa takdir yang tiba-tiba berbelok arah.
Meski ada rindu yang menderu,
mengetuk dada tanpa henti,
aku biarkan ia jadi angin—
berhembus, tapi tak harus sampai.
Sebab mungkin,
yang paling tulus dari mencintai
adalah berani tidak berharap lagi,
namun tetap mendoakan dalam diam.
Kopi
Rasanya secangkir kopi seperti amunisi tersendiri untuk tubuhku yang mudah terkantuk
Meneguknya memberikan efek tersendiri.
Menghirupnya ada beragam aroma , salah satunya manis
Namun nyatanya rasa tak semanis aroma
Mungkin ini mirip perasaan yang belum tentu semanis ucapan
Hahaha
Jadi janganlah langsung percaya dengan kata, nyalakan sinyal hati untuk menangkap rasa
Tapi rasa juga bisa salah...
Bingung? Sama.
Bagiku kopi punya ruang makna yang tidak mudah aku jabarkan dengan kata
Tapi yang paling utama kadang ia yang membuat malamku terasa panjang karena terjaga
.
Waterenough, 1 Juni 2021
Wadotme
Ada teman, ada keluarga, ada yg dikasih, ada yg disayang.
Namun, hatiku masih kosong. Jiwaku tak tenteram.
Dunia bising dengan hasutan serakah dan berbisik untuk mencari jalan yg nyaman dan menyenangkan tanpa mengira dosa. Bangkai juga boleh dimakan katanya.
Aku masih menjunjung nilai fahamku. Aku masih dijalan keyakinanku yg satu. Aku mengerti hati ini diduga utk menguji keimanan dan ketaqwaan ku.
Jika emosiku dan nafsu bersatu, aku tahu tiada siapa yg dapat membantu. Kerana sekarang, aku juga bersendirian didalam kegelapan. Cuma dada ku yg bercahaya utk menerangi jalanku sendiri.
Dan yg menemaniku, hanyalah DIA yg satu.
Hidup untuk terus terang
terkadang sulit untuk mengucap kebenaran
lebih baik berbohong demi menyenangkan orang lain
gundah gelisah dengan perkataan yang terucap
apakah ini yang paling benar?
tersenyum dibibir tidak di hati
mulut yang tertawa mata yang menangis
hanya bisa berkata maaf
aku tidak bisa lagi berkata jujur kepadamu

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
🚸 LELAHKU TERBAYAR DENGAN SENYUM ANAK ISTRIKU. 🚸 SEMANGATKU HADIR DARI DOA ANAK ISTRI & KELUARGAKU. 🚸 KEBANGGAAN KU DARI KEBERHASILAN MENDIDIK ANAK" KU.~Abie Quotes 00.58 WIB II 26 Agustus 2020 Ttd, Abie alief aziz www.abiealief.blogspot.com #Motivasi #SemangatDiri #RasaHati #CahayaHati #JatiDiri #RahasiaHati #MimpiSeorangAyah #CintaKasih #TujuanHidup (di Ayah Cinta Keluarga) https://www.instagram.com/p/CEUl1EsFbjCV6vfUxkAylMKRGXChMXjDJV2FKY0/?igshid=7ns5grhyjft0
Sisi Lain (Part 14)
Kali ini saya hendak mengatakan sesuatu
Barangkali Tuan dan Puan mau berhenti sejenak untuk membacanya
Terkadang yang terlihat abu tak sesungguhnya kelabu
Kadang yang nampaknya hitam tak sebenarnya legam
Kadang yang tengah bahagia tak terasa sampai kalbunya
Kadang yang sedang bermuram durja hanya sebatas wajahnya saja
Semua bisa terjadi, tapi agaknya sulit untuk dimengerti
Terkadang pesan ini disalahartikan
Terkadang pesan itu salah tujuan
Seperti menghempaskan debu ke udara
Sampainya entah kemana
Berlabuhnya tak tahu aturan
Mendaratnya tak tahu tujuan
Terkadang ada hal yang tak bisa dibahasakan
Terkadang ada persona tertentu yang mesti selalu terpasang
Hanya untuk menghindari kesalahpahaman
Hanya agar tak ada yang merasa dikecewakan
Tuan dan Puan yang baik hatinya,
Bagaimanapun juga kita mesti memilih jalan
Meski sulit badai menerjang
Meski raga yang menjadi taruhan
Tapi itu yang hadir sebagai kenyataan
Tuan dan Puan yang saya banggakan,
Main rasa, jiwa merana
Merayap mengendap di palung hati
Sekali prahara ini hinggap, gamanglah suasana
Yang tak terucap kemudian tenggelam sendiri
Dan yang terpikir akhirnya pergi
Tuan dan Puan yang sedang berbahagia,
Malam hitam gelap gulita
Meski benderang langit di hari selanjutnya
Tak terbetik, tak terperi remuk redamnya
Tak tergambar, tak terlukis rasa yang sesungguhnya
Masih,
Masih sama sahaja.
Tuan dan Puan, saya mengerti
Yang hadir akan berganti
Yang lama akan terganti
Yang tak sadar akan menghadapinya seorang sendiri
Entah terapung di tengah permainannya lagi
Entah menepi ke tempat yang menenangkan sanubari
Tuan dan Puan, saya mengerti
Sauh tak selamanya terhampar
Ada kapal yang mesti ke tepian
Ada jiwa yang harus diistirahatkan
Dari ketidakpastian laut pasang
Dari hembusan angin yang mulai meradang
Tuan dan Puan,
Ada sinar yang barangkali akan meredup
Tak terbendung sukma dirundung gugup
Tak terduga, wajah sudah tertelungkup
Tuan dan Puan,
Cukup beri saya sesuatu yang patut dikenang
Tak peduli apapun yang hendak Tuan dan Puan hadiahkan
Meski hanya sebatas senyuman
Karena saya tahu,
Suatu hari nanti,
Saya akan terganti
Akan terganti
To be continued...
Nonton drama korea. Langsung watak menyerapi diriku.
Lalu aku punya angan-angan. Hidup dikelilingi kemewahan. Cantik paras. Bijak keseluruhan.
Namun aku berfikir, harta itu penyelamat untuk kebaikan atau pendorong kearah kejahatan?
Ya, aku tahu. Terserah padaku, bagaimana untuk mengawal nafsu dan emosi. Tapi, kita semua manusia biasa.
Seusia ku ini, penuh dengan dosa. Kalau ditambah satu dosa lagi, mungkin tidak ada bezanya. Terserah aku lagi, apakah tidak serik? Apakah aku menjemput kemurkaan Tuhan?
Dan aku sedar, jika itu nasibku, aku pasti dapat mengubahnya menjadi baik.
30/04/2020 0341